Warna Solid dan Gen Dilute pada Kucing
05/10/2015 7266 Views

Warna Solid dan Gen Dilute pada Kucing

Pada artikel sebelumnya cattery.co.id telah membahas mengenai tentang Genetik Warna dan Pola Dasar pada Kucing. Jika sudah membaca artikel sebelumnya, catlovers pasti sudah mengetahui bahwa kucing memiliki 2 warna saja, warna merah dan hitam. Maka pada pembahasan kali ini, cattery.co.id akan menjelaskan pola warna Solid.

Apakah warna solid itu? Secara sederhana, warna solid adalah kucing yang hanya memiliki satu warna dan tidak memiliki belang. Cara yang paling mudah untuk mengenalinya adalah perhatikan mantel bulu si seluruh tubuh kucing. Jika ada warna lain pada mantel bulu kucing, maka ia tidak lagi dianggap sebagai warna solid. Cara ini hanya berlaku pada kucing dewasa saja ya catlovers. Karena pada saat kucing masih kecil, beberapa anak kucing warna solid akan menampilkan warna bulu sekunder. Semakin kucing menjadi dewasa, warna bulu sekunder ini akan menghilang dan kucing akan menjadi warna solid seluruhnya. Di beberapa tempat, warna solid disebut sebagai “self-colored”.

Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus mempelajari dua warna dasar (hitam dan merah) serta gen modifikasi dilute dan dense.

Warna Dasar Hitam (Eumelanin) dan Warna Dasar Merah (Phaeomelanin)

calico-250-250 kotak-250x250

Adanya warna rambut, kulit dan mata disebabkan oleh keberadaan melanin. Pada bulu kucing, melanin disimpan pada poros rambut dalam bentuk butiran mikroskopik yang bervariasi dalam bentuk, ukuran dan susunannya, sehingga memberikan berbagai variasi warna.

red and blackcontoh kucing berwarna hitam dan merah

Ada dua jenis kimia yang berbeda pada melanin: eumelanin dan phaeomelanin. Butiran eumelanin berbentuk bulat dan menyerap hampir semua cahaya, sehingga memberikan pigmentasi hitam. Sedangkan butiran phaeomelanin memiliki bentuk lonjong dan memantulkan cahaya dalam kisaran warna merah-oranye-kuning. Beberapa gen dapat menyebabkan variasi dalam kepadatan butiran melanin, sehingga warna lain dapat dihasilkan.

Gen Modifikasi Dilute

Ada sebuah gen yang dapat “melunturkan warna”, dan gen ini disebut dengan Dilute. Lokus Dilute memiliki dua alel yang akan mempengaruhi distribusi butiran pigmen pada bulu. Alel Dense yang dominan (D), menghasilkan warna padat. Sedangkan alel Dilute yang resesif (d) menyebabkan penggumpalan butiran pigmen di batang rambut, sehingga meninggalkan daerah terbuka yang luas antara gumpalan tanpa butiran. Daerah terbuka ini lah yang menyebabkan warna menjadi luntur.

Ingat, gen modifikasi ini tidak berhubungan dengan kromosom seks. Jadi setiap kucing (baik jantan dan betina) memiliki 2 alel gen modifikasi dilute. Gen dilute bersifat resesif, jadi jika terdapat HANYA satu alel dilute pada gen, warna bulu kucing TIDAK AKAN BERUBAH, namun kucing tersebut dapat disebut sebagai pembawa gen dilute atau “dilute carrier”, dan kucing tersebut bisa menghasilkan anakan dilute JIKA dikawinkan dengan kucing dilute atau dilute carrier. Jika 2 kucing dilute dikawinkan, maka SEMUA anakannya pasti menjadi dilute.

Simbol Hasil
DD Dense
Dd Dense
dd Dilute

Berikut ini adalah contoh bagaimana gen dilute diturunkan.

inheritance-recessive

Warna Hitam dan Merah serta Modifikasi Gen Dilute

Warna dasar hitam dapat bermutasi menjadi dua warna Dense lainnya, yaitu Chocolate dan Cinnamon. Warna-warna ini dianggap karena jumlah butiran eumelanin dalam batang rambut lebih sedikit. Warna dasar hitam memiliki simbol (B).

self-solidcontoh warna solid pada kucing

Mutasi gen untuk warna Dense dapat menghasilkan warna Biru, Lilac dan Fawn. Warna-warna ini merupakan hasil modifikasi gen Dilute. Warna Biru (atau yang kita lihat sebagai warna abu-abu) adalah hasil modifikasi gen dilute dari warna Hitam, Lilac adalah modifikasi gen dilute dari warna Chocolate, sedangkan Fawn adalah modifikasi gen dilute dari warna Cinnamon.

blue and creamcontoh kucing berwaran Biru dan Cream

Sebagai perbandingan, warna dasar merah (phaeomelanistic) hanya memiliki sedikit variasi. Warna merah juga dideskripsikan sebagai warna Jeruk atau oranye, namun beberapa kucing merah memiliki pigmentasi agak pucat, sehingga orang melihatnya sebagai warna kuning. Warna cream adalah hasil modifikasi gen dilute dari warna merah. Simbol untuk gen warna Merah/Cream adalah (O). Warna Merah lebih dominan dibandingkan Hitam.

colors1tabel modifikasi gen dilute pada warna dasar hitam dan merah

Warna Putih pada kucing

Warna putih kita tempatkan dalam kategori khusus terpisah dari yang lainnya. Warna putih dihasilkan oleh Gen Modifikasi Putih yang bersifat dominan dan bersimbol (W). Dalam dunia genetika warna kucing, warna putih adalah Raja dari segala warna dan pola. Gen ini dapat mengalahkan semua gen warna lainnya, tidak peduli apakah mereka dominan atau resesif.

DJwarna putih adalah gen ‘masking’ yang dapat menutupi semua pola dan warna

Dengan memiliki gen warna putih, maka warna-warna seperti hitam, merah dan tortoiseshell semua menjadi warna yang sama – warna putih. Jika kucing memiliki satu salinan gen putih, maka warnanya akan menjadi putih karena gen ini bersifat dominan. Seekor kucing yang memiliki dua salinan gen putih disebut juga “putih homozigot”, ketika ia dikawinkan dengan kucing warna apapun maka 100% keturunannya akan berwarna putih.

Warna putih adalah “masking” gen, atau gen penutup segala warna dan pola. Walaupun dalam gen kucing memiliki warna hitam atau merah, atau dengan pola tabby misalnya, warna yang akan muncul akan tetap putih. Banyak orang yang ahli genetika warna kucing menyebut bahwa warna putih bukan lah benar-benar warna pada kucing, karena itu adalah hasil supresi warna putih terhadap pola warna lainnya. Warna asli pada kucing dapat muncul ketika kedua kucing yang memiliki gen putih heterozigot dikawinkan.

Nah, hasil penjelasan ini kita telah mengetahui sembilan warna solid pada kucing, yaitu Hitam, chocolate, cinnamon, Biru, Lilac, Fawn, Merah, Cream, dan Putih. Penjelasan ini sedikit banyak telah memberikan kita penjelasan bagaimana warna solid pada kucing dihasilkan. Semoga informasi ini berguna bagi catlovers.

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Pola Warna Kucing

Genetik Warna dan Pola Dasar pada Kucing

Banyak diantara catlovers yang sering bertanya, jika saya mengawinkan kucing warna A dengan warna B, maka akan menjadi warna apa bayi kucingnya. Pada pembahasan kali ini cattery.co.id akan membahas genetik

Pola Warna Kucing

Mengenal Pola Tabby pada Kucing

Salah satu yang menarik dari pola warna kucing adalah Tabby.  Kita sering menyebut kucing kita dengan panggilan “si Belang” karena pola Tabby ini. Ada berbagai macam pola Tabby pada kucing.

Pola Warna Kucing

Pola Warna Tortoiseshell (Tortie) dan Calico pada Kucing

Pada kali ini cattery.co.id akan membahas dua pola warna, yaitu Tortoiseshell (atau yang disebut dengan Torties) dan Tortoiseshell and white (atau yang disebut sebagai calico). Dinamakan Tortoiseshell karena warna ini

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!