Umur Kucing vs Umur Anjing: Mana yang Lebih Panjang Umur?
10/12/2015 4907 Views

Umur Kucing vs Umur Anjing: Mana yang Lebih Panjang Umur?

Kucing. Mamalia yang paling imut dan menggemaskan ini selalu saja dibanding-bandingkan dengan anjing. Mungkin dari segi keberanian, ketangkasan, kesetiaan kepada pemeliharanya, kepintarannya atau hal-hal lainnya. Seringkali perbandingan tadi menjadi perdebatan yang tidak kunjung usai hingga sekarang, dimana pemilik anjing merasa anjing jauh lebih unggul dari kucing dan pemilik kucing juga terus menyangkal bahwasannya anjing lebih unggul daripada kucing. Sebenarnya, hal seperti ini hanya dapat dibuktikan kebenarannya melalu penelitian ilmiah. Dalam beberapa penelitian perihal beberapa aspek diatas yang sering dijadikan perbandingan antara kucing dan anjing menghasilkan bahwasannya kucing memang nyatanya lebih unggul. Lalu, kali ini ada perbandingan baru, yakni : “Diantara kucing dan anjing, mana yang lebih panjang masa hidupnya?”. Tentunya secara otomatis pemelihara kucing dan pemelihara anjing merasa hewan peliharaannya-lah yang jauh lebih panjang umurnya. Akan tetapi penelitian ilmiah telah dilakukan untuk membuktikan secara empiris siapakah diantara kucing dan anjing yang lebih panjang umur. Dan hasilnya adalah… Simak dulu artikel cattery.co.id kali ini agar tahu hasilnya!

dog-and-catDiantara mereka, manakah yang lebih panjang umur?

Dari pribadi kucing dan anjing, mereka telah memiliki perbedaan yang sangat terlihat. Secara umum, kucing memiliki pribadi yang tenang dan tidak pernah terlalu aktif sedangkan anjing memiliki pribadi yang lincah dan sangat-sangat aktif. Disaat anjing menghabiskan kesehariannya dengan bermain dan berlari-lari kesana kemari, kucing lebih menggunakan waktunya untuk tidur siang , bersantai dan mengawasi teritorialnya. Secara keturunan, anjing memiliki gen turunan yang kuat dari serigala sehingga mereka lebih senang untuk pergi secara berkelompok dan bgergantung satu sama lain, sedangkan kucing memiliki gen turunan dari kucing-kucing besar di hutan yang memiliki kebiasaan untuk hidup secara soliter dan menggantungkan hidupnya pada diri sendiri. Lalu hal ini merupakan beberapa alasan kenapa kucing yang hidup secara soliter memiliki masa hidup lebih lama daripada anjing.

lone-red-and-white-cat-walking-along-grassy-path--axel-lauererKucing merupakan hewan yang soliter dan penyendiri

calico-250-250 kotak-250x250

Rata-rata umur kucing dan umur anjing yang telah diteliti secara umum, kucing memiliki panjang umur rata-rata 15 tahun sedangkan anjing memiliki panjang umur rata-rata 12 tahun. Ini juga merupakan bukti dari para peneliti bahwasannya binatang yang memiliki badan lebih besar sudah pasti memiliki masa hidup yang jauh lebih lama daripada binatang yang memiliki badan lebih kecil. Bebepara peneliti dari Amerika mengatakan bahwasannya disaat anjing merupakan binatang yang selalu berkelompok, kucing lebih memilih untuk bergantung pada dirinya sendiri. Kucing sangat pintar dan bijak untuk melakukan segala halnya sendiri, dari mulai mencari mangsa, memiliki teritorial bahkan disaat beristirahat, karena hal ini dapat memutuskan rantai penyakit yang dapat menular dari satu kucing ke kucing yang lainnya. Sebagai analogi, disaat kita diharuskan duduk disebuah ruangan bersama beberapa orang dan salah satu orang tersebut sedang terkena penyakit flu. Tidak kecil kemungkinan kita dan yang lainnya akan terjangkit flu juga bukan?

Group2Anjing merupakan hewan yang senang berkelompok dan tidak bermasalah dengan itu

Dr. Steve Austad, seorang pawang singa yang beralih profesi menjadi orang ahli biolgi mengatakan: “Ada sebuah teori evolusioner perihal masa hidup (panjang umur). Sesuatu akan berada dalam kondisi yang selalu aman dan baik apabila ia berdiri sendiri. Ambil contoh hal itu adalah kucing. Berbalik dari kucing, anjing yang merupakan hewan yang selalu berkelompok memiliki kesempatan besar untuk terkena penyakit yang menular dari satu anjing ke anjing lainnya di kelompok tersebut, termasuk pula penyakit yang disebabkan infeksi pada luka”. Tetapi, soliternya si kucing bukanlah semata-mata sebuah keuntungan terhadap si kucing dan menyimpulkan bahwa kucing adalah hewan yang lemah. Meskipun kucing hewan yang soliter, kucing juga dilengkapi “senjata perang” sejak ia lahir dan berguna disaat ia ingin menyerang / diserang. Disaat anjing menggeram dan memamerkan rangkaian giginya yang sangat tajam dan menyeramkan pada situasi mendesak (diserang oleh anjing atau hewan lain), kucing memiliki cakar yang tajam dan penguasaan teritorial yang sangat tertata. Hal ini juga merupakan beberapa alasan mengapa kucing merupakan salah satu hewan yang disegani oleh binatang-binatang yang sekelasnya.

Cool+cats+don+t+look+at+explosions+even+though+it+s+a_caadac_5093580Kucing memiliki berbagai cara dan ‘senjata’ agar lolos dari serangan musuhnya

Dr. Austad yang masih melanjutkan lagi gelar lanjutan dari ahli biologi-nya dengan melakukan sebuah penelitian tentang panjang dan pendeknya masa hidup di University of Alabama di Birmingham mengatakan “kucing tidak pernah dijadikan mangsaan oleh banyak hewan pemangsa yang lebih besar darinya hanya karena satu hal. Kucing sangat penuh dengan kewaspadaan dan senjata untuk melindungi dirinya dari serangan apapun”. “Disaat kita ingin menggendong si kucing dan si kucing tersebut tidak ingin digendong, kita akan sadar bahwasannya kucing memang memiliki ‘senjata’ yang siap sedia untuk melindungi dirinya dari hal yang membuatnya tidak nyaman (keempat kaki yang bercakar dan juga gigi taring yang cukup tajam sekaligus pergerakan kucing yang sangat cepat ketimbang anjing) dibandingkan anjing. Ya anjing dapat membela dirinya dengan senjata andalannya yakni giginya. Namun selain itu? Anjing tidak memiliki senjata lagi untuk digunakan saat ia perlu membela diri.” tambah Dr. Austad.

iStock_000018314939SmallSelain giginya, anjing tidak memiliki senjata lain untuk membela dirinya

Hal lain lagi yang menjadi bukti mengapa kucing memiliki masa hidup lebih lama daripada anjing adalah karena manusia belum pernah memberlakukan perkawinan silang yang kepada kucing sehingga memiliki keturunan yang beragam dan exotic seperti anjing. Sebenarnya perkawinan silang (secara alami ataupun dikawinkan secara sengaja oleh pemelihara) merupakan salah satu penyebab mengapa seekor binatang memiliki penyakit keturunan atau ringkih. “Kita belum pernah merubah gen turunan kucing seperti kita merubah gen turunan anjing. Kita tahu benar bahwa anjing dan serigala merupakan binatang yang tergabunyg dalam satu gen. Akan tetapi semakin kesini perbedaan antara serigala dan anjing semakin besar, meliputi besar badannya dan juga karakteristik pribadinya.” Tukas Dr. Austad. “Kita hanya tahu bahwa gen kucing berawal dari singa yang sangat besar dan kucing merupakan hasil dari gen turunan yang dikawinkan silang. Hal itu merupakan anggapan yang salah kaprah. Apakah kita telah mengetahui bahwasannya ada pula kucing purba yang besarnya memang seperti kucing rumahan sejak awal? Bahkan ada kucing yang besarnya hanya sebesar cangkir teh atau binatang tarsius. Sebenarnya, hal ini hanya masalah kita ingin mengetahui lebih jauh tentang kucing dan anjing atau tidak. Menurut saya, singa lebih memiliki pribadi seperti anjing yang kemana-mana pasti secara berkelompok. Dan hal ini merupakan kelemahan terbesar dari kedua mamalia tersebut, karena makhluk hidup yang hidup secara berkelompok dapat lebih mudah dibaca gerakannya oleh musuh karena mereka merupakan segerombolan yang ramai. Sedangkan kucing merupakan hewan penyendiri yang bahkan hingga sekarang terkadang kita masih sulit untuk membaca jalan pikirnya” tambah Dr. Austad menutup penjelasan perihal panjang umur kucing dan anjing.

600px0cat-dog-playingKucing dan anjing memiliki masing-masing gen turunan pertama dan menurut Dr. Austad, kucing tidak pernah dikawinkan silang sesering anjing

Well, dapat dikatakan bahwa kucing adalah pemenang dari perbandingan ini karena kucing memang nyatanya dapat hidup lebih lama beberapa tahun daripada anjing. Namun, itu juga kembali kepada si kucing. Apakah ia hidup di habitat yang mendukung kelangsungan hidupnya atau tidak? Apakah ia kucing peliharaan yang terurus dengan baik atau tidak? Statement dari Dr. Joao Pedro De Magalhaes yang merupakan seorang peneliti ageing di Liverpool University kami jadikan kesimpulan akhir. :”Saya tidak yakin adanya tolak ukur yang pasti atas panjang pendeknya usia satu spesies pun di dunia ini. Pertanyaan sebenarnya adalah ‘Seberapa jauh kita dapat menjalani kehidupan?’ Mungkin 1.000 tahun ke depan atau 300 tahun kedepan, dan itu kembali kepada bagaimana cara kita menjaga dan melindungi segalanya dari situasi yang akan datang secara mendadak ataupun tidak. Tetapi intinya, apakah ada orang yang ingin hidup selamanya tanpa sahabat terbaik (kucing ataupun anjing) disampingnya?”

cat-and-dog-ftrLama atau tidaknya masa hidup kucing atau anjing kembali kepada bagaimana mereka menjalani kehidupannya meskipun secara umum kucing memiliki masa hidup lebih lama dibandingkan anjing

(ibr)

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Dunia Kucing

10 Kucing Lucu Terpopuler di Internet

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa kucing merupakan hewan peliharaan terpopuler di Internet. Masih ingat kah catlovers dengan Maru, Grumpy Cat, dan sebagainya? Banyak alasan yang membuat kucing begitu populer, salah

Dunia Kucing

6 Jenis Kucing Terpintar

Seperti yang ditunjukan Dr Marty Becker, semua kucing adalah pintar. Karena kucing mana yang tidak ingin menghabiskan hari-hari mereka bersantai dan diberi makan oleh pemiliknya? Namun, beberapa jenis kucing sebenarnya

Dunia Kucing

Mango si Kucing yang Perhatian, Mengira Kelinci sebagai Anaknya

Mango, seekor kucing yang sangat perhatian dengan semua anak-anak kucing. Dalam video tersebut, pemiliknya melihat Mango sudah melompat ke dalam kandang kelinci. Mango keliru karena mengira kelinci-kelinci tersebut sebagai anaknya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!