10 Tips Menghilangkan Bau dan Noda Urin Kucing
21/09/2016 28342 Views

10 Tips Menghilangkan Bau dan Noda Urin Kucing

Sangat menyenangkan melihat tingkah laku kucing yang manja di rumah. Kehadirannya dipercaya sebagai penghilang rasa stres setelah kita beraktivitas seharian di kantor. Akan tetapi, bagaimana mungkin akan menjadi suasana nyaman jika ternyata yang kita dapatkan malah bau urin kucing yang memenuhi ruangan, belum lagi noda-noda yang ditinggalkan oleh kucing.

Jangan khawatir, kali ini Cattery.co.id akan memberikan tips-tips yang jitu untuk masalah noda dan bau urin kucing. Dijamin suasana nyaman bermain dengan kucing-kucing di rumah akan segera kalian dapatkan. Berikut tips nya :

1.  Sediakan box pasir ukuran besar 

kitten in blue plastic litter cat

calico-250-250 kotak-250x250

Mungkin box pasir yang kamu sediakan sudah terlalu kecil untuk ukuran si kucing yang mulai dewasa. Berikan lah dia box yang besar dengan diisi pasir yang cukup agar kucing mudah untuk mengubur sendiri kotorannya setelah selesai. Jika kucing lebih dari satu, siapkan box pasir sebanyak jumlah kucing yang kamu miliki. Hal ini mengingat kucing adalah hewan yang cukup sensitif terhadap teritori wilayahnya.

2. Letakkan box pasir pada sudut ruangan

 CLTBX

Sebagai pemiliknya, tentu kita akan memahami kebiasaan kucing di rumah. Sediakan box pasir pada sudut-sudut ruangan, karena mengikuti naluri kucing yang kerap buang air di area tersebut.

3. Gunakan pasir yang menyerap bau

Cat-Litter-silica-gel-bentonite-

Saat ini sudah banyak dijual jenis pasir yang memiliki aroma wangi dan bersifat menyerap bau urin. Gunakan pasir semacam itu, membuat kita lebih praktis dan tentu saja menjadikan ruangan lebih nyaman.

4. Bersihkan kotoran segera

Cat litter box scoop and clean

Jika kita melihat kucing buang kotoran sembarangan, bersihkan segera karena noda urin mengandung asam, enzim, serta bakteri yang dapat memudarkan warna, terutama urin kucing.

5. Miliki Senter Ultraviolet

e4259e364f9b

Senter Ultraviolet tersedia di pet store dan online, membantu kamu dalam menemukan noda urin, yang kemungkinan ada di banyak spot, untuk menghilangkan baunya. Periksa lantai dan dinding atau permukaan vertikal lainnya, bahkan kucing betina dan kucing jantan yang sudah di kebiri dapat menyemprotkan urin nya pada situasi tertentu.

6. Gunakan Campuran Cuka dan air

vinegar-awesome-uses-rev

Campurkan ½ cangkir cuka putih dengan 1 ½ cangkir air hangat. Tuangkan campuran ini di atas noda urin, biarkan selama tiga sampai lima menit sebelum meninggalkan bekas noda pada permukaan. Cobalah ditempat yang kecil dan area yang tidak begitu terlihat, untuk melihat apakah warna karpet atau perabot kamu berubah. Setelah noda kering, taburkan baking soda untuk menghilangkan bau terakhir, dan vakum setelah 24 jam.

Kotoran terutama urin hewan peliharaan mengandung kadar amoniak. Cairan cuka dapat melunturkan noda serta bau yang ditimbulkan amoniak tersebut. Cuka juga terbukti efektif dalam menghilangkan noda karena cairan ini dapat mengurai kandungan lemak dan protein yang ada pada noda bekas kotoran tersebut.

7. Gunakan pembersih berbahan dasar karbon dioksida

maxresdefault

Seperti yang diutarakan Jackson Galaxy tentang pembersih urin berbahan dasar karbon dioksida, yang mempromosikan produk ini untuk alasan yang bagus: ampuh dan mudah digunakan. Sekali kamu menemukan noda urin, campurkan butiran dengan air hangat sesuai dengan petunjuk pada kemasan, dan semprotkan pada noda. Biarkan selama 15 menit agar noda kering alami.

8. Hidrogen peroksida sebagai pembersih yang efektif

11-awesome-uses-for-hydrogen-peroxide.1280x600

Gunakan Hidrogen Peroksida bila furniture di rumah sedikit memudar akibat dari noda yang ditimbulkan kotoran kucing, namun tetap berhati-hati dalam menggunakannya. Bila urin kucing tersebut terlanjur meninggalkan noda kekuningan pada lantai atau furniture, jangan gunakan cairan pemutih untuk menghilangkannya karena cairan tersebut terlalu keras dan mungkin malah dapat merusak furniture Anda.

9. Hindari ammonia

Kamu mungkin menyadari kemiripan bau urin dan ammonia. Ini dikarenakan urin sebenarnya mengandung ammonia. Kalau kamu menggunakan ammonia untuk membersihkan urin, hal ini bisa membuat kucing berpikir bahwa kucing lain juga buang air kecil ditempat yang sama, dan membuatnya buang air kecil kembali ditempat yang sama.

10. Jangan mengandalkan deterjen biasa

Deterjen pembersih (bukan spesial untuk urin hewan) tidak akan bekerja melawan protein penyebab bau pada urin kucing. Pembersihan dengan steam juga dapat membuat noda dan bau menyebar dan menetap di karpet jika kamu tidak menggunakan penghilang noda dan bau yang sesuai terlebih dahulu.

Jangan gunakan deterjen sebagai cairan pembersih karena bahan ini pun terlalu keras untuk furniture, terutama sofa. Deterjen mengandung alkali yang dapat merusak kain atau kulit pada sofa tersebut. Selain itu, deterjen juga mengandung Fosfat yang cukup beracun dan dapat menimbulkan iritasi alergi pada kulit manuasia dan kulit binatang peliharaan.

Setelah membaca tips-tips tadi, cukup mudah bukan untuk kita kerjakan sendiri di rumah. Bacalah petunjuk secara teliti untuk penggunaan pembersih yang sifatnya keras, dan jangan lupa jauhkan tempat penyimpanan nya dari jangkauan kucing di rumah. Selamat mencoba ya…

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Perlengkapan Kucing

9 Mitos dan Fakta Seru Tentang Litter Box Kucing

Catlovers mungkin seringkali memiliki masalah dengan litter box pada kucing. Pada artikel kali ini Cattery.co.id akan membahas mengenai fakta dan mitos masalah litter box. Berikut mitos dan fakta masalah mengenai

Perlengkapan Kucing

Memilih tempat tidur untuk kucing kesayangan

Memilih Tempat Tidur untuk Kucing Kucing tidak berbeda jauh dengan manusia, sama-sama suka mencari yang namanya kenikmatan. Bila manusia mencari kenikmatan yang tiada habisnya berbeda dengan kucing mencari kenikmatan yang

Perlengkapan Kucing

Food Puzzle, Rahasia Membuat Kucing Lebih Bahagia ketika Makan

Saat Catlovers memutuskan memelihara kucing dalam ruangan, perlu dimengerti bahwa bagaimanapun juga mereka adalah binatang pemburu alami. Menempatkan kucing dalam ruangan dapat menyebabkan sejumlah masalah perilaku dan kesehatan mereka lho

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!