Mengharukan! Tempat Penampungan kucing di Aleppo kembali Dibangun!
19/03/2017 7047 Views

Mengharukan! Tempat Penampungan kucing di Aleppo kembali Dibangun!

Kucing selalu saja dapat menjadi alasan terbesar para pemeliharanya atau para pecintanya untuk mem-prioritaskan diri mereka diatas segalanya. Tetapi sepertinya itu memang setimpal jika kita melihat sisi positif dari si kucing yang setia menemani kita, selalu ingin menjadi sahabat kita dan sangat-sangat penurut. Tidak jarang juga si kucing ini kemudian membuat para pemeliharanya melindungi mereka dari segala bahaya bahkan yang mengancam nyawa para pemeliharanya. Seperti pada kisah yang sangat mengharukan dan merenyuhkan hati kita kali ini yang datang dari tanah Suriah, tepatnya di Aleppo. Ada seorang relawan yang telah menjadi teman untuk banyak sekali kucing disana dan terus mengajak mereka bermain, memberikan mereka makanan dan segala macam kebutuhan yang dibutuhkan si kucing di tengah konflik yang sedang menimpa negara itu. Sempat ia membangun panti khusus untuk kucing dan anjing yang ikut menjadi korban dari peperangan yang terjadi disana, namun sayangnya panti tersebut terkena bom yang jatuh tepat diatasnya. Surga untuk para kucing dan anjing yang telah ia bangun hancur lebur termasuk juga beberapa ekor kucing dan anjingnya yang ikut menjadi korban jiwa dari peristiwa memilukan tersebut. Namun dikabarkan bahwasannya sekarang ia telah berhasil membangun kembali sebuah panti khusus untuk kucing-kucing dan anjing-anjingnya yang terlantar. Kira-kira bagaimana ya kisah lengkapnya? Yuk, baca saja hanya di cattery.co.id!

5da6981f-c4fc-4f7f-90de-b141bcf019a6_xlIngat dengan kisah tempat penampungan hewan di Aleppo timur? Kini telah hancur karena terkena bombardir Russia.

Selama bertahun-tahun sebuah tempat penampungan kucing terlantar di Aleppo Timur, Suriah yang juga menjadi korban dari peperangan yang terjadi disana sempat menjadi secercah harapan dan juga tanda dari rasa kemanusiaan masih sangat hidup ditengah bahaya dan dentuman bom yang kian menerjang. Tetapi ketika tempat penampungan kucing dan hewan lainnya tersebut hancur karena bom, kehidupan mereka pun seperti semakin hancur bak telur yang terhantam keras oleh palu baja. Padahal, ini merupakan salah satu cara mereka untuk mendapatkan hidup yang normal kembali.

Setelah hujan bom mulai memasuki kawasan Alepo. Banyak keluarga yang pada akhirnya melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa mereka selama peperangan yang telah berlangsung tanpa henti semenjak tahun 2012. Ironisnya lagi banyak sekali keluarga yang terpaksa tidak membawa atau bahkan meninggalkan hewan peliharaannya karena mereka tidak tahu kemana mereka harus mengungsi karena hampir seluruh area di sana telah masuk kedalam Red Zone (zona bahaya). Disinilah seorang paramedic dan juga sopir dari mobil ambulans yang bernama Mohammad Alaa Al-Jaleel atau sering juga disapa dengan nama Alaa menjadi malaikat untuk hampir seluruh anjing dan kucing yang terjebak di dalam peperangan di Alepo tersebut dengan memberikan mereka makanan, minuman bahkan membangunkan satu rumah untuk mereka semua tinggali. Alaa tidak sekedar memberikan kasih sayang kepada kucing dan anjing yang tidak sengaja ia temukan, Alaa juga sering mengambil resiko yang sangat besar untuk mencari kucing-kucing dan anjing yang terlantar di sekitar Alepo dengan mengendarai mobil ambulans-nya. Mulia? Tentunya.

calico-250-250 kotak-250x250

CxkKa9iXcAAZs6TIni merupakan foto dari Cat House of Ernesto sekarang setelah terkena bom.

Pada awalnya Alaa merawat sekitar 20-an kucing yang ia temukan terlantar dan tertinggal di Alepo. Alaa merawat mereka di sebuah bangunan yang kemudian ia jadikan sebagai tempat penampungan hewan terlantar (khususnya kucing) di Alepo. Setelah satu tahun semenjak itu kucing-kucing yang ia rawat kemudian berjumlah 100. Disinilah nama Alaa mulai ter-ekspos di internet. Nama dari tempat penampungan kucing yang Alaa kelola ditengah peperangan itu adalah Cat House of Ernesto atau juga disebut Il Gattaro D’Aleppo. Namun sayangnya tempat penampungan kucingnya yang telah susah payah ia bangun kemudian terkena bom dan kucing-kucing dan juga beberapa anjing yang ia rawat didalamnya ikut menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami selalu siap dan setia untuk menemani para kucing dan beberapa anjing yang dirawat di Cat House of Ernesto ini” tukas Alaa kepada BBC News. “Setiap orang ingin sekali meninggalkan Aleppo karena bagi mereka mungkin ini merupakan representasi dari neraka di dunia. Bagaimana tidak. Dentuman bom dimana-mana bak kiamat yang telah ditujukan kepada setiap orang di Aleppo. Terror telah menjadi makanan sehari-hari kami yang tinggal disini. Teman-teman saya dan banyak saudara saya kemudian telah meninggalkan tanah Aleppo untuk ke tempat yang lebih aman. Beberapa dari mereka juga telah menjadi korban jiwa dari peperangan ini. Namun saya tetap tinggal karena para kucing disini seperti menjadi alasan terbesar saya untuk tetap menjaga mereka dan terus menjadi secercah harapan kemanusiaan bagi orang-orang yang masih tinggal disini” kata Alaa.

CxkKa9cWQAYmtNETidak akan pernah ada seorang pun yang pernah memiliki mimpi buruk yang lebih buruk di dalam tidurnya dibandingkan rasa teror yang terus menghantui warga Aleppo, Suriah.

Dulu Cat House of Ernesto sangat penuh dengan kebahagiaan. Banyak orang yang berkunjung terutama anak-anak. Mereka senang sekali bermain dengan para kucing disini dan itu membuat mereka lupa dengan teror-teror yang terus menghantui kehidupan mereka atas peperangan yang terjadi. Ditambah lagi Alaa sengaja membuatkan taman bermain kecil didepan tempat penampungan kucingnya agar anak-anak yang mampir kesana bisa berkunjung sembari bermain. “Mereka tidak pantas berada di situasi seperti ini. Mereka hanya pantas untuk bahagia dan merasa senang. Bahkan apa yang telah saya lakukan untuk mereka di Cat House of Ernesto ini sangat-sangat kurang karena banyak dari mereka terus merasa dihantui oleh terror perang yang terjadi disini” tukas Alaa.

November lalu mungkin sangat membahagiakan bagi sebagian orang yang sedang menunggu-nunggu waktu akhir tahun. Banyak juga dari kita yang telah merencanakan liburan bersama teman, kekasih dan orang spesial di dalam hidup kita seperti keluarga. Tapi tidak bagi warga Aleppo timur. Ini merupakan mimpi terburuk bagi mereka karena pada bulan inilah peperangan terjadi secara intensif. Russia dengan gagahnya menjatuhkan bom berjumlah banyak di tanah Aleppo tanpa rasa kasihan sedikitpun dan Cat House of Ernesto juga menjadi salah satu objek yang terkena bom. Disini juga warga Aleppo sempat viral karena ada video seorang anak kecil Aleppo yang terunggah ke internet. Video tersebut merupakan ‘perwakilan’ucapan warga Aleppo untuk mengatakan selamat tinggal kepada dunia dan harapan-harapan mereka ke depannya tanpa menaruh rasa dendam sedikitpun.

CudmK3pWEAASgrHBanyak yang mengganggap dan mengakui bahwa Mohammad Alaa Al-Jaleel merupakan malaikat yang sengaja diturunkan di tanah Aleppo untuk terus memperlihatkan kepada dunia bahwa rasa manusiawi warga Aleppo tidak akan pernah hilang meski dalam masa tersulit.

“Saya sangat menyesal untuk memberitahu kalian bahwasannya hari ini tempat penampungan kucing kami di Aleppo timur yang bernama Cat House of Ernesto telah menjadi salah satu tempat yang terkena bombardir Russia” tukas Alessandra Abidin yang merupakan admin daripada sebuah kelompok di facebook yang bernama “Cat House of Ernesto – Il Gattaro D’Aleppo” dari rumahnya di Italia pada bulan November lalu. “Beberapa kucing dan juga anjing yang telah kami rawat semenjak mereka sakit hingga bahagia kembali telah meninggal dan menemukan tempat terbaiknya di surga karena bombardir Russia ini.” Tutup Alessandra.

f503b1a6-f70b-4ef9-a3cc-07be7be782dc_mediumMohammad Alaa Al-Jaleel bersama salah satu kucingnya di Cat House of Ernesto yang telah menjadi korban jiwa pada saat tempat penampungan hewan tersebut terkena bom.

Alaa yang pada saat itu sedang berlindung di sebuah bunker kemudian menemukan Cat House of Ernesto telah hancur lebur. Kemudian Alaa yang sempat tinggal disaat-saat terakhir Cat House of Ernesto sebelum terkena bom pada akhirnya sempar berpindah sementara dengan keluarganya ke Turki bersama dengan kucingnya juga yang bernama Ernesto.

1425717_10153884327307990_5773012692238068322_nAlaa selalu menjadi sosok yang paling ditunggu oleh para kucingnya di Cat House of Ernesto

Setelah baru saja menyelamatkan dirinya bersama dengan keluarga dan kucingnya, Alaa telah membuat rencana yang sangat apik untuk kembali ke Aleppo timur dan memulainya dari awal lagi. Ya, Alaa tidak patah semangat dan merasa takut untuk kembali ke ‘tanah’-nya setelah terkena bombardir sedemikian rupa dari Russia. Ia telah memiliki tekad yang bulat untuk membangun kembali tempat penampungan hewan-nya, Cat House of Ernesto. Alaa kemudian mendapat dukungan dari seluruh orang di dunia untuk kembali membangun Cat House of Ernesto meskipun itu harus ia bangun diatas reruntuhan tempat penampungan-nya yang telah lalu dan hancur.

CvFBJAkXYAAtSa5Meskipun telah hancur, Alaa tetap memiliki tekad yang bulat untuk kembali ke Aleppo dan membangun kembali Cat House of Ernesto disana.

Akhirnya pada awal tahun ini Alaa melakukan perjalanan pulang dari Turki ke Suriah untuk menemukan tempat barunya untuk membangun tempat penampungan hewan kembali. Alaa juga membawa teman kucingnya yang baru dan bernama Feras dan juga seekor anjing baru yang bernama Hope. Ya, nama dari anjing ini sama dengan anjing-nya yang telah meninggal karena bom November lalu yang juga bernama Hope. Ini semata-mata untuk mengenang dan menghormati kematian dari anjing Alaa yang lalu.

CqQnhxSXEAAkv5QDukungan telah datang silih berganti setelah masyarakat dunia mengetahui niat mulia Alaa akan kembali dimulai di tanah Aleppo

Alaa kemudian mengarungi Aleppo untuk mencari kucing-kucing terlantar yang mungkin ia akan temukan dijalan seperti dulu sewaktu awal dia membangun Cat House of Ernesto. “Saya jadi ingat dulu sewaktu saya masih membangun tempat penampungan hewan saya yang dulu. Saya juga mengarungi Aleppo bersama ambulans saya persis seperti ini” tukas Alaa. Benar saja akhirnya Alaa menemukan banyak kucing di jalanan yang terlantar dan mengeong seperti meminta makanan. Kemudian alaa turun dan menggiring kucing-kucing ini ke dalam ambulans untuk segera diberikan makanan dan dibawa ke tempat penampungannya yang baru. Kucing-kucing ini juga telah diberi nama, antara lain : Lucy, Romeo, Loulou, Foulla, Oliver dan Warda. Lalu pada beberapa minggu lalu tempat penampungan hewan yang dibangun kembali oleh Alaa menjadi tuan rumah untuk sebuah pesta perayaan ulang tahun seorang anak gadis Aleppo. Ya, mereka menari-nari dan bermain bersama dengan kucing-kucing dan juga beberapa anjing disana. Tentu, tawa mereka tidak akan pernah bias dari kejamnya keegoisan kaum kapitalis yang terus menyerang atas nama keserakahan di balik kantung jas yang mereka pakai. Aleppo selalu memiliki waktu untuk tersenyum.

CYGLRLzUMAAjbfFAlaa kembali mengarungi Aleppo seperti dulu untuk mencari kucing-kucing terlantar yang kemudian akan ia rawat di Cat House of Ernesto.

Well, catlovers mungkin ini merupakan artikel dari cattery.co.id yang paling haru dan sentimental untuk dibaca. Cattery.co.id pun memiliki sedikit kesimpulan atas kisah ini, . Anak-anak dan hewan tidak pernah pantas menjadi korban dari suatu peperangan atas alasan apapun. Mereka benar-benar suci dan tidak tahu apa-apa yang menjadi masalah orang dewasa, apalagi jika masalah tersebut melibatkan keegoisan semata. Mereka hanya hidup untuk kebahagiaan dan tawa. Yang membuatnya semakin ironis adalah banyak anak-anak yang mungkin masih hidup secara fisik namun mental dan jiwa mereka seperti telah ‘mati’ karena menjadi korban psikis dari peperangan yang terjadi. Tidakkah kita bisa menghentikan ini? Bukankah damai itu indah?

C52xCGtWAAAFqGpKenangan Alaa bersama anjing-nya yang telah meninggal karena bom di Cat House of Ernesto bulan November lalu. Kini Alaa telah merawat anjing yang baru dan ia berikan nama yang sama, Hope.

Sources :

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Kucing ini Membantu Menyelamatkan Seekor Rakun Kembali ke Alam Liar

Seekor kucing, yang tidak pernah akur dengan kucing lainnya, menemukan seorang teman baru yang tak terduga, yaitu seekor rakun hasil rescue. Yang lebih mengejutkan adalah ia bahkan membantu rakun tersebut

Cat News

Ketika Lukisan Monalisa Menjadi Meow-Nalisa, Cats Galore oleh Susan Herbert

Catlovers mungkin pernah sesekali menggambar si kucing diatas kertas atau bahkan diatas kanvas karena ‘iseng’ atau bahkan memuaskan hasrat emosional yang ingin kita tumpahkan ke dalam seni. Seperti yang dilakukan

Cat News

Cat-Mageddon! Australia Akan Membantai 2 Juta Kucing Liar!

Di Indonesia kucing liar sangat membludak jumlahnya dan apakah hal ini mengganggu suatu ekosistem? Mengganggu keberadaan suatu spesies? Mengganggu masyarakat luas? Tidak sama sekali. Tetapi, beda hal-nya dengan negeri tetangga,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!