Telinga Kucing: Bentuk, Fungsi dan Penunjuk Emosi
07/12/2015 6460 Views

Telinga Kucing: Bentuk, Fungsi dan Penunjuk Emosi

Kucing adalah salah satu hewan yang memiliki indra pendengaran yang sangat hebat, lebih hebat dibandingkan dengan pendengaran manusia. Kucing mampu mendengar suara yang tidak dapat dideteksi oleh manusia, yaitu pada frekuensi 50-60 kilohertz, sedangkan manusia hanya mampu mendengar di frekuensi 16-20 kilohertz. Menarik bukan?

Selain itu, telinga kucing memiliki peran vital lho sebagai sistem penjaga keseimbangan badan, karena di dalam telinga kucing terdapat sistem vestibular. Jadi jika telinga kucing mengalami gangguan, bukan hanya si kucing akan kehilangan indra pendengarannya, namun ia juga akan kehilangan pusat keseimbangan badannya.

Tiga Bagian Organ Telinga Kucing

Untuk lebih memahami tentang telinga kucing, kita dapat mengklasifikasi telinga kucing menjadi tiga bagian, yaitu bagian luar, bagian tengah dan bagian dalam.

anatomi telinga kucing

calico-250-250 kotak-250x250

Pada telinga bagian luar terdapat daun telinga (pinna) yang terbuat dari tulang rawan dan ditutupi oleh kulit, bulu dan rambut. daun telinga dibentuk untuk menangkap gelombang suara dan menyalurkannya melalui saluran telinga menuju gendang telinga. Keunikan daun telinga kucing dibandingkan dengan manusia adalah karena daun telinga kucing dapat digerakkan secara bebas dan independen satu sama lain. Selanjutnya adalah saluran telinga (ear canal), saluran telinga kucing lebih dalam dan lebih meruncing dibandingkan dengan milik manusia, sehingga saluran ini dapat menciptakan suara yang lebih baik ketika membawanya ke gendang telinga. Saluran telinga ini seringkali terdapat kotoran yang menumpuk yang dapat menyebabkan peradangan dan infeksi sekunder, walaupun tingkatannya masih rendah dibandingkan dengan anjing.

Telinga bagian tengah meliputi gendang telinga (eardrum) dan sebuah ruang berisi udara yang terdapat 3 tulang kecil: palu (hammer), landasan (anvil), dan sanggurdi (stirrup). Selain itu juga terdapat 2 otot: jendela oval (oval window) dan tuba eustachius (tabung kecil yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung, yang memungkinkan udara masuk ke dalam telinga bagian tengah).

Telinga bagian dalam adalah struktur yang kompleks yang didalamnya terdapat cochlea (organ pendengaran) dan sistem vestibular (organ keseimbangan). Kanalis semisirkularis yang berada di telinga bagian dalam berisi cairan yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Organ-organ ini lah yang membantu kucing menjadi sebuah hewan yang lincah dan sangat baik keseimbangan tubuhnya.

Bentuk-bentuk Telinga Kucing

Telinga kucing, atau lebih tepatnya daun telinga kucing, memiliki beberapa variasi diantara kucing ras. Pada umumnya, hampir semua kucing memiliki telinga besar dan berdiri tegak yang berbentuk seperti setengah kerucut. Ukuran telinga kucing sangat bervariasi mulai dari telinga kecil kucing persia hingga yang memiliki telinga lebar seperti kucing siam. Secara umum bentuk telinga kucing terbagi menjadi 4 macam, yaitu pointed tips, rounded tips, curled dan folded.

bentuk telinga kucing

Bentuk-Bentuk Telinga Kucing

Telinga pointed tips atau berujung lancip dimiliki oleh kucing ras seperti kucing siam dan kucing anggora. Beberapa kucing seperti kucing maine coon memiliki sedikit rambut diujung telinganya sehingga menambah kesan lancip telinganya menyerupai kucing liar lynx. Kucing lainnya seperti kucing British Shorthair dan Kucing Abyssinian memiliki telinga rounded tips atau berujung bulat.

Sedangkan dua bentuk telinganya terakhir yang unik ini terbentuk akibat mutasi genetik. Telinga curled dimiliki oleh ras kucing American Curl dimana bentuk telinga kucing tersebut melengkung ke belakang. Terakhir adalah telinga folded yang dimiliki oleh ras kucing Scottish Fold, bentuk telinga kucing ini terlipat ke depan seolah menutupi lubang telinganya.

Posisi Telinga dan Perasaan yang Dirasakan Kucing

Selain ekor, ternyata posisi telinga kucing dapat menjadi petunjuk bagi kita untuk mengetahui perasaan apa yang sedang dialami oleh si kucing. Menurut Jackson Galaxy dalam bukunya Catification mengatakan bahwa setidaknya terdapat empat posisi telinga kucing yang bisa menjadi petunjuk bagi kita untuk mengetahui emosi si kucing.

telinga kucing ke depan

Telinga Ke Depan

Telinga kedepan
Ini adalah posisi netral, yaitu kedaan santai telinga kucing. Artinya si kucing merasa yakin, santai dan tenang, namun siap bereaksi ketika sesuatu datang, seperti ajakan untuk bermain. Secara naluriah, kucing akan cukup waspada sepanjang waktu, bahkan pada saat ia sedang tertidur dan terjaga, telinga kucing dapat bergerak cepat secara insting dan naluriah.
Apa yang seharusnya kita lakukan? Tidak ada

telinga kucing berdiri tegak

Telinga Berdiri Tegak

Telinga Berdiri Tegak
Ini adalah posisi si kucing dalam keadaan aktif lebih waspada. Kucing akan menunjukkan posisi ini ketika ia mendengar sesuatu. Kita pun bisa melihat telinga kucing akan memutar kekiri dan kekanan untuk mencari sumber suara. Jika mungkin, wajah dan mata kucing pun akan menghadap sumber suara tersebut. Kucing pun akan menganalisa apa yang sedang terjadi.
Apa yang seharusnya kita lakukan? Kita mungkin dapat mencari tahu apa yang membuat kucing kita menjadi waspada.

Telinga kucing Mengarah Ke Belakang

Telinga Mengarah Ke Belakang

Telinga Mengarah Ke Belakang
Jika telinga kucing mengarah ke belakang, artinya si kucing sedang gugup, mungkin juga jengkel dan cemas. Ini merupakan sinyal bahwa si kucing siap untuk menghadapi masalah. Namun kita juga perlu memperhatikan juga posisi punggung dan wajah si kucing. Bisa saja posisi telinga ini terjadi hanya karena kucing merasa mendengar sesuatu di belakangnya.
Apa yang seharusnya kita lakukan? (a) Jika perilaku ini diarahkan pada kita, sebaiknya kita mundur dan menjauh atau (b) jika perilaku ini diarahkan pada kucing atau hewan lain, sebaiknya kita turun tangan dan menghentikan potensi pertarungan yang mungkin terjadi.

Telinga kucing Mendatar

Telinga Mendatar

Telinga Mendatar
Kita mungkin sering melihat kucing melakukan posisi ini, dimana telinga mereka menjadi datar. Ini adalah sinyal bahwa kucing dalam keadaan defensif/agresif, kemungkinan takut, marah dan siap untuk menyerang. Kepala kucing akan terlihat lebih bulat. Posisi ini akan membuat telinga kucing akan terlindungi selama perkelahian berlangsung
Apa yang seharusnya kita lakukan? Cari tahu penyebabnya. Jika intervensi diperlukan untuk menjaga keselamatan si kucing, cari jalan terbaik agar tidak ada yang terluka.

Kita juga harus bisa membedakan antara telinga kucing yang sedang menunjukkan emosinya atau posisi telinga kucing akibat luka atau ada earmites di dalam telinganya. Semoga informasi ini berguna bagi catlovers semua!

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Anatomi Kucing

Misteri dibalik Mata Kucing yang ‘Menyihir’!

Hallo catlovers! Apa kabarnya? Cattery.co.id selalu berharap catlovers dan juga si kucing dirumah selalu di sehat, semangat dan selalu senang dimanapun kalian berada! Well, kali ini kita akan membahas hal

Anatomi Kucing

Cakar Kucing: Bentuk dan Fungsi

Pada kali ini Cattery.co.id akan membahas mengenai salah satu anatomi yang penting pada kucing, yaitu cakarnya. Setiap catlovers tentu sudah tahu kan jika kucing memiliki cakar. Sebagian catlovers pasti memiliki

Anatomi Kucing

Ekor Kucing: Bentuk, Fungsi dan Penunjuk Emosi

Ekor kucing merupakan salah satu anatomi yang unik pada kucing. Selain menjadi fungsi vital dalam menjaga keseimbangan tubuh, ekor juga bisa menunjukkan emosi pada kucing – apakah ia sedang takut,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!