Setelah Diselamatkan Biksu, Kucing ini akan Dijadikan Penjaga Kuil
24/10/2015 2425 Views

Setelah Diselamatkan Biksu, Kucing ini akan Dijadikan Penjaga Kuil

Kita sebagai umat manusia sangat diharuskan untuk peduli dengan alam semesta beserta isinya karena pada harkatnya kita merupakan makhluk hidup yang paling sempurna secara fisik dan jiwa. Maka ditiap kesempatan usahakanlah untuk selalu berbuat baik, peduli dan perhatian dengan sesama makhluk hidup tanpa harus membeda-bedakan. Seperti yang dilakukan seorang biksu di kuil Chiayi terhadap kucing yang ia temukan di kuilnya. Hal apa ya yang kira ia lakukan terhadap si kucing? Ayo disimak artikelnya!

Hal ini berawal pada pagi hari di kuil Chiayi, Taiwan. Ketenangan yang selalu ada di tiap pagi selalu dimanfaatkan oleh beberapa biksu di kuil tersebut untuk bermeditasi agar mendapatkan relaksasi dan ketenangnan yang sangat maksimal. Akan tetapi seorang biksu agak sedikit terpecah fokus-nya dalam bermeditasi waktu itu karena ia mendengar suara sayup yang berasal dari tembok kuil. Sesegera mungkin biksu tersebut menghampiri sumber suara tersebut.

Namun semakin ia mendekat, suara sayup itu semakin terdengar jelas seperti suara kucing. Akan tetapi bukan kucing dewasa, melainkan suara kucing kecil yang sangat tidak berdaya dan semakin lemah. Dengan sigap biksu tersebut melihat ke arah tembok yang memang didesain seperti berlubang, lalu ia mendapati seekor kucing yang memang masih kecil dan terlihat sangat lemah. Biksu tersebut segera mencari cara dan mengusahakan semuanya agar dapat meraih si kucing kecil yang malang tersebut, namun upayanya sia-sia melihat jarak si kucing yang terlalu dalam untuk diraih didalam tembok.

Biksu itu mencoba memasukan kepala dan tangannya ke dalam tembok secara bersamaan, namun tetap sia-sia karena lubang yang ada di tembok tersebut tidak cukup untuk dimasuki orang dewasa. Segera biksu itu melapor kepada biksu utama yang bertugas sebagai penjaga kuil Chiayi untuk mendapatkan solusi. Biksu utama pun tidak lama segera mencoba untuk meraih si kucing yang ada didalam tembok tersebut, tetapi tetap saja hasilnya sia-sia. Lalu terfikir oleh sang biksu utama untuk menelepon SPCA agar mendapatkan bantuan atas hal ini.

calico-250-250 kotak-250x250

Tidak lama setelah dihubungi oleh biksu utama kuil Chiayi, tim SPCA pun sampai di pekarangan kuil Chiayi dan dengan sigap menanyakan apa yang terjadi secara jelas dan mencoba mencari solusinya. Setelah tim dari SPCA tersebut mengerti atas apa yang terjadi, mereka langsung membawa peralatan yang sekiranya diperlukan dari dalam mobil. Awalnya mereka melakukan pertolongan kepada si kucing dengan cara yang sama dengan biksu utama lakukan, akan tetapi tetap saja sia-sia sehingga terpaksa mereka harus membobok sedikit tembok di bagian kanan lubang tersebut agar si kucing lebih mudah diraih.

Pembobokan pun memakan waktu cukup lama meskipun tidak begitu banyak tembok yang dibobok karena hanya membuat posisi tangan petugas dari SPCA leluasa untuk mengambil si kucing kecil. Namun karena didalam lubang tersebut sangat gelap, akhirnya tim SPCA menggunakan senter dan juga cermin untuk memantulkan cahaya dan juga agar mengetahui posisi si kucing secara tepat di dalam lubang tersebut.

photoSegala usaha dilkakukan oleh tim SPCA yang dihubungi oleh biksu utama kuil Chiayi untuk mengeluarkan kucing kecil yang terjebak di lubang dalam tembok tersebut

Benar saja, segala usaha yang dilakukan oleh para biksu di kuil Chiayi dan juga tim SPCA membuahkan hasil yang diharapkan sejak awal. Si kucing kecil tersebut dapat dikeluarkan secara aman dan selamat. Terlihat dari kondisi si kucing, ia tidak terluka serius hanya saja bulunya kotor karena terkena banyak debu di dalam tembok tersebut. Dilihat dari matanya yang masih tertutup dan belum bisa dibuka oleh si kucing kecil itu sendiri, sepertinya ia merupakan kucing yang masih berumur seminggu hingga 2 minggu.

201509281456283_7054vsKucing kecil tersebut pada akhirnya dapat diselamatkan setelah segala upaya yang dilakukan oleh tim SPCA dan juga para biksu kuil Chiayi

Yang diherankan adalah bagaimana si kucing kecil tersebut dapat berada di situ. Dilihat dari matanya yang masih susah untuk terbuka, bulunya yang masih sangat halus dan tipis lalu juga kemampuan berjalannya yang beum seimbang, tidak mungkin kucing kecil ini dapat sampai di lubang yang ada di tembok tersebut karena jarak antara lantai dan lubang di tembok tersebut cukup jauh untuk seekor kucing kecil untuk melompat ke dalamnya. Lalu SPCA menyimpulkan bahwasannya kucing kecil tersebut dapat berada disana karena dibawa oleh induknya yang baru saja melahirkannya dan beberapa saudaranya. Kebiasaan seekor induk kucing yang baru melahirkan adalah berpindah-pindah tempat dengan membawa seluruh anaknya dengan cara digigit lehernya dan digiring ke tempat yang ia akan tuju sebagai bersarang. Mungkin saja disaat si induk ini berpindah dari lubang dalam tembok tersebut ke sebuah tempat yang baru, si kucing kecil ini tertinggal di dalam dan induknya tidak menyadari hal tersebut. Lalu kebiasaan berpindah-pindah tempat oleh induk kucing yang baru melahirkan adalah sekitar 7-8 kali. Dan ini seringkali menjadi kebiasaan kucing-kucing jalanan.

Screen-Shot-2015-10-20-at-10.01.36-AMPada awalnya kucing ini masih sulit untuk membuka matanya (pasca penyelamatan)

Kembali kepada si kucing kecil yang berhasil diselamatkan tersebut, biksu utama berniat untuk memelihara kucing itu dan ingin menjadikannya sebagai penjaga kuil Chiayi. Maka ia akan merawatnya secara baik hingga kucing tersebut menjadi kucing dewasa. Menakjubkan ya?

Screen-Shot-2015-10-20-at-10.01.31-AMBiksu yang sedang merawat kucing kecil tersebut. Mereka akan menjadikan kucing kecil yang diselamatkan tadi menjadi kucing penjaga kuil Chiayi

(ibr)

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Mengenal Kucing-Kucing 7 Selebritis Dunia

Kita sebelumnya pernah membahas kucing-kucing yang menjadi artis di sosial media (Lihat: 17 Akun Instagram Kucing yang Wajib Di Follow oleh catlovers!). Pastinya, mereka sangat lucu dan menggemaskannya ya catlovers!

Cat News

Kindergarten Die Katze, TK Unik di Jerman yang Berbentuk Kucing!

Thomas Muller. Jika mendengar nama ini, fikiran kita pasti segera tertuju pada sebuah negara yang memang selalu menjadi negara yang dapat dikatakan hebat dalam sepak bola-nya. Ya, Jerman! Kali ini

Cat News

Komari: Seekor Kucing yang Merasa Dirinya seekor Linsang (Ferret)

Kita pasti pernah mendambakan diri kita menjadi satu sosok yang berbeda dari diri kita sendiri, mungkin ingin memiliki kepribadian yang terlihat apik dan gagah seperti Jason Statham, dingin dan cantik

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!