Senjata Kimia pada Kucing Ampuh Basmi Tikus
06/07/2015 4557 Views

Senjata Kimia pada Kucing Ampuh Basmi Tikus

Kucing memang dirancang tubuhnya sebagai predator, termasuk menjadi predator tikus. Kucing juga dipersenjatai dengan taring dan cakar yang kuat untuk menangkap mangsanya. Namun kucing juga memiliki senjata rahasi lainnya lho. Pada kali ini Cattery.co.id akan menjelaskan senjata rahasia yang dimiliki kucing.

Selain memiliki cakar dan taring yang cukup untuk melumpuhkan tikus, ternyata kucing juga memiliki senjata kimia yang terkandung di dalam urine kucing yang ampuh untuk mengalahkan tikus. Urin kucing mengandung senyawa kimia yang disebut L-Feline, dan tikus telah berevolusi untuk bereaksi terhadap senyawa ini. Ketika tikus mencium L-Feline, tubuh mereka akan memproduksi hormon stres yang disebut kortikosteron, dan mereka akan melarikan diri dari kucing.

Penemuan ini dipresentasikan di pertemuan tahunan Society for Experimental Biology’s di Prague. Para peneliti dari AN Severtov Institute of Ecology and Evolution di Moscow, sebelumnya menemukan bahwa ada suatu senyawa di dalam urine kucing yang dapat menyebabkan tikus hamil menjadi keguguran atau menahan tikus agar tidak bereproduksi. Reaksi tersebut tidak lah unik hanya untuk tikus saja. Beberapa spesies juga tidak akan bereproduksi, atau akan menunda kelahirannya, jika mereka tahu ada predator di dekatnya.

a-common-housecat

calico-250-250 kotak-250x250

Dr Vera Voznessenskaya menjelaskan bahwa tikus memiliki respon fisiologis terhadap L-Feline yang dihasilkan oleh kucing. Pengindraan aroma kimia yang dimiliki tikus dapat merangsang neuron pada otaknya sehingga memicu peningkatan hormon stres. Interaksi senyawa kimia antara tikus dan kucing ini telah terjadi selama ribuan tahun.

Studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa bayi tikus yang terkena senyawa kimia yang dihasilkan oleh kucing, pada masa perkembangannya, tikus tersebut tidak akan lari terhadap kucing, sehingga tikus tersebut mudah ditangkap oleh kucing. Para peneliti melakukan percobaan dengan bayi tikus yang berumur satu bulan, bayi tikus tersebut dipaparkan senyawa kimia kucing selama dua minggu. Ketika tikus tersebut dewasa, probabilitas untuk si tikus lari ketika mencium aroma kedatangan kucing sangat kecil. Indra penciuman tikus sangat tajam, dalam keadaan normal, tikus akan segera lari ketika mencium kedatangan kucing. Namun ketika sudah terkena paparan senyawa kimia kucing, kecenderungan tikus itu untuk lari ketika bertemu kucing sangat kecil.

Itu artinya kucing menjadi hewan penting dalam pengendalian populasi tikus. Selain ketangkasannya sebagai predator tikus, kucing juga memiliki senjata kimia L-Feline dalam urinenya untuk mengontrol populasi tikus secara tidak langsung. Tertarik untuk memelihara kucing? Bisa dipastikan rumah catlovers menjadi bebas tikus jika terdapat kucing di sekitar rumah.

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Dunia Kucing

Kenapa Kucing Suka Bersantai di Tempat yang “Aneh”?

Hallo catlovers! Masih ingat tidak dengan artikel cattery.co.id tentang kucing sangat menyukai kardus? (Lihat : 5 Alasan Mengapa Kucing Sangat Suka di Dalam Kardus) Nah ternyata bukan Cuma kardus loh

Dunia Kucing

Berapa Lama Umur Kucing?

Suatu saat pasti catlovers pernah bertanya-tanya, “berapa lama ya kucing saya akan hidup?”. Sedangkan banyak diantara kita yang memilih untuk tidak tahu jawaban tepat dari pertanyaan ini. Bagaimana pun umur

Dunia Kucing

Alasan Ilmiah Kenapa Kita Merasa ‘Gregetan’ Dengan Kucing!

Kita pasti sering melihat segerombolan anak kucing di jalan, di rumah teman / saudara kita atau bahkan dirumah kita sendiri. Lalu disaat mereka berjalan melewati kita, pasti kita akan merasakan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!