Sejarah ‘Kucing Perpustakaan’ dan Cerita Menyentuh Dibaliknya
27/09/2015 2230 Views

Sejarah ‘Kucing Perpustakaan’ dan Cerita Menyentuh Dibaliknya

Setelah kucing menjadi pahlawan untuk manusia, menjadi dokter bagi manusia, menjadi salah satu siswa di sebuah sekolah tinggi, kali ini kucing menjadi penjaga perpustakaan! Wah, wah, wah, apa bisa mereka melayani orang yang meminjam buku? Mengurut buku dari alfabet A hingga alfabaet Z? Mengklasifikasikan buku di tiap rak-nya?

Ternyata catlovers, kucing disini tidak seutuhnya menjadi penjaga perpustakaan yang bertugas untuk melayani orang yang meminjam buku atau semacamnya, melainkan menjadi sebuah sarana hiburan bagi para researcher yang sedang mencari buku, mahasiswa/i yang sedang mencari referensi buku untuk skripsi / tesis-nya atau menemani si penjaga perpustakaan dimejanya. Kucing di perpustakaan juga bukan hal yang mengejutkan untuk beberapa negara diluar Indonesia, dan beberapa dari mereka menjadi terkenal karena benar-benar menjadi kucing perpustakaan yang selalu menjadi maskot dari perpustakaan itu sendiri.

calico-250-250 kotak-250x250

Favim.com-9849Kucing penjaga perpustakaan? Apa mungkin?

Pertama kali kucing menjadi “kucing perpustakaan” adalah pada saat zaman mesir kuno, jika catlovers tahu tentang Library of Alexandria, mungkin catlovers tahu sedikit banyak tentang Petsis si penjaga perpustakaan tersebut. Tentu saja perpustakaan ini belum memiliki karya sastra berupa buku layaknya zaman sekarang, akan tetapi merupakan gulungan kertas ataupun lembaran kertas yang merupakan aset penting dari ilmu pengetahuan bagi umat manusia pada zaman itu. Tentu saja ini juga merupakaan perpustakaan yang seringkali disambangi oleh Arichimedes, Euclid, Erastothenes dan cendekiawan lainnnya pada masa itu.

AncientlibraryalexKucing perpustakaan pertama diyakini berawal dari seekor kucing yang bernama Myeow di Library of Alexandria

Petsis, merupakan orang yang bertugas mengurutkan papirus-papirus dan gulungan agar terurut sesuai alfabet pada zaman itu dan menjadi rapi. Dikala Petsis mulai merasa lelah dan pusing mengurutkan papirus dan gulungan-gulungan tadi, Petsis seringkali pergi memancing untuk menyegarkan pikiran. Suatu hari disaat Petsis pergi memancing, seekor kucing muncul dan ikut menunggu ikan tangkapan Petsis seolah-olah ia menganggap Petsis adalah tuannya. Ia lalu sering mengikuti Petsis ke perpustakaan hingga akhirnya kucing itu diberi nama Myeo. Tentu saja Myeo merupakan kucing perpustakaan pertama di dunia karena ia seringkali membantu Petsis si penjaga perpustakaan dalam menangkap tikus yang seringkali memakan kertas-kertas dan juga menemani Petsis mengurutkan manuskrip, papirus dan gulungan kertas.

Chocolate_card_300dpiArchimedes, salah satu pengunjung yang sering ke Library of Alexandria

Setelah itu kita beranjak ke Russia, seorang petinggi Russia menunjuk banyak kucing untuk menjadi karyawan di perpustakaan negaranya yang bernama Russia’s Hermitage Museum Library pada tahun 1745. Petinggi itu berkata kepada pekerjanya “carilah kucing-kucing yang terbesar dan terbaik untuk menangkap tikus-tikus, dan sertakan mereka dengan makanannya”. Lalu, pada abad ke 19 Inggris membayar ekstra para penjaga perpustakaan apabila mereka mendapatkan satu kucing untuk dijadikan asistennya yang bertugas menangkap tikus, dan sejak saat itu Inggris telah 150 tahun mengakui bahwa kucing dapat menjadi penjaga perpustakaan!

aus-mog1Keahlian kucing dalam mengejar tikus membuat seorang petinggi di Rusia meminta para penjaga perpustakaannya untuk memelihara kucing di perpustakaannya agar perpustakaan disana aman dari tikus

Pada tahun 1987, seorang penjaga perpustakaan di Minnesota yang bernama Phyllis Lahti pertama kali menggerakan sebuah komunitas yang bernama Library Cat Society. Library Cat Society yang ia bangun memiliki 2 visi, yakni untuk membiasakan kucing sebagai salah satu properti di perpustakaan dan memperlihatkan bahwa kucing sangat-sangat menguntungkan apabila ada di perpustakaan (seperti memburu tikus dan membuat suasana perpustakaan lebih terasa seperti dirumah). Untuk beberapa tahun Lahti mempublikasikan surat kabar ke tiap perpustakaan di Amerika yang memiliki kucing perpustakaan di dalamnya, dan ternyata seorang direktor film sekaligus seorang stand-up-comedian yang bernama Gary Roma melakukan sebuah penelitian kecil tentang seberapa banyak kucing perpustakaan yang ada di dunia ini.

032311-KellyOnBooks-revSeekor kucing jenis tortie yang tertidur diatas buku yang tertata di sebuah perpustakaan di Amerika

Kelak hasilnya mencengangkan, ternyata total dari perpustakaan yang memiliki kucing perpustakaan di dalamnya adalah 809 perpustakaan diseluruh dunia! 664 ada di Amerika Serikat dan sisanya tersebar diluar Amerika. Dan diantara seluruh kucing tadi, Roma jatuh hati kepada satu kucing yang bernama Dewey. “Dewey adalah kucing terindah yang pernah saya temui” tukas Roma. “Dewey adalah bintang” tambah Roma.
Dewey sendiri memiliki nama panjang Dewey Readmore. Ia pertama kali ditemukan oleh Vicki Myron, direktur dari Iowa’s Spencer Public Library pada tahun 18 Januari 1988 disaat ia keluar perpustakaan melihat buku sumbangan. Tentunya dari dus-dus yang berisi buku sumbangan itu tidak selalu penuh dengan buku, orang-orang yang menyumbang seringkali menyertakan barang yang telah usang didalamnya seperti batu, petasan bahkan sampah. Namun disatu dus ia mendengar ada rengekan seekor kucing yang sepertinya masih kecil dan baru lahir, ya itulah Dewey. “Ia sangat kurus kering bahkan tulang dadanya dapat terlihat, untuk mengangkat kepalanya pun ia masih kesulitan” tukas Myron. “Ia sangat kedinginan, dan saya menyadari bahwa ia sangat berharap pertolongan kepada saya dari kerlingan matanya” tambah Myron.

deweycover1Dewey the Library Cat seketika terkenal karena menjadi kucing perpustakaan di Iowa, Amerika Serikat

Lalu setelah persetujuan dari seluruh petinggi Iowa’s Spencer Public Library pada saat itu, Myron diperbolehkan memelihara kucing tersebut. Lalu setelah beberapa tahun setelahnya Dewey makin terlihat aktif dan mengambil peran spesial di perpustakaan tersebut. Ia selalu berdiri didepan pintu perpustakaan dan memberi ucapan selamat datang kepada para tamu perpustakaan dengan mengeong. Tetapi ia tidak akan memberi ucapan selamat datang kepada 2 orang ini, yakni: James Esterly sebagai dokter hewannya dan siapapun yang akan memandikannya. Setelah beberapa tahun tentunya Dewey menjadi selebriti lokal di sana. Ia selalu menjad bahan perbincangan orang-orang dan menarik tamu lebih banyak ke perpustakaan tersebut. Ia sangat akrab kepada tiap pengunjung Iowa’s Spencer Public Library. Tentunya Gary Roma yang mengadakan penelitian tadi pada akhirnya membuat sebuah film yang berjudul ‘Puss in Books: Adventures of the Library Cat’ yang menjadi kan Dewey sebagai ‘selebriti’ di buku tersebut. Di buku itu Roma menuliskan bahwa kucing perpustakaan mendatangkan banyak keuntungan, seperti membuat suasana perpustakaan menjadi seperti rumah sendiri, mengurangi ketegangan yang sedang dialami oleh pembuat skripsi dan menyatukan pengunjung satu sama lain.

ee04bcbd0431a2023ea9865cbf17c090Film yang dirilis Gary Roma sebagai dedikasinya terhadap tiap kucing perpustakaan, terutama Dewey

Tetapi Dewey telah tiada, ia terkena Asthritis di bagian pinggulnya dan ada tumor yang tumbuh di dalam perutnya. Tim dokter hewan telah melakukan yang terbaik untuk penyakit Dewey, hanya saja Tuhan berkehendak lain dan lebih menyayangi Dewey. Banyak simpatisan yang akhirnya mengirimi e-mail ke perpustakaan tersebut dan juga sumbangan untuk mempublikasi sebuah buku tentang Dewey yang berjudul ‘Dewey the Library Cat’. Sumbangan yang mengejutkan datang dari Grand Central Publishing, New York sebesar 1,2 juta dollar Amerika Serikat.

081230-vicki-myron-cat-hmed-1p.grid-6x2Kepergian Dewey merupakaran kesedihan mendalam bagi Vicki Myron.

Tetapi ternyata pengadaan kucing perpustakaan di dalam perpustakaan juga menuai kontroversi, beberapa orang menganggap bahwa pengadaan kucing perpustakaan menghambat kinerja perpustakaan itu sendiri “jika pengunjung perpiustakaan ada yang alergi terhadap kucing, pasti ini akan menghambatnya untuk mendatangi perpustakaan” tukas salah seorang yang tidak setuju dengan pengadaan kucing di perpustakaan. Hanya saja kasus ini pada akhirnya tidak dibesar-besarkan karena memang pengadaan kucing perpustakaan itu sendiri tidak mengganggu pengunjung bahkan yang alergi.

90718825_d76a523b33_zPengadaan kucing perpustakaan menuai kecaman untuk beberapa orang karena dianggap menghambat kinerja perpustakaan

“Dewey adalah pengubah hidup saya, ia anugerah terbesar” tukas Myron. Untuk mengenang Dewey, pihak Iowa’s Spencer Public Library membuat sebuah patung tembaga yang diletakan tepat dibagian pintu masuk perpustakaan tersebut sehingga orang-orang akan terus merasa Dewey menyapa mereka tiap kali mereka datang. Tentunya, tiap pengunjung selalu mengelus kepala patung Dewey layaknya disaat Dewey hidup.

ScreenShot2014-11-20at9.52.42AMPatung tembaga Dewey yang ada di Iowa’s Spencer Public Library

Nah catlovers, sepertinya Indonesia dapat juga memberlakukan kucing perpustakaan di tiap perpustakaannya ya catlovers! Bayangkan saja jika kita sedang di Perpustakaan Nasional dan seketika seekor kucing duduk dipangkuan kita, pastinya itu akan membuat kita sangat nyaman dan lebih tenang disaat membaca buku. Apalagi bagi mahasiswa/i yang sedang mencari referensi buku untuk skripsi atau tesis mereka, kucing perpustakaan pasti akan siap duduk dipangkuan kita agar kita bisa melepaskan stress.

 (ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

(Video) Kucing Dalam Kostum Monyet

Pada tanggal 8 Februari adalah Tahun Baru Cina. Pada tahun 2016 ini merupakan tahun monyet berdasarkan zodiak Cina. Untuk memperingatinya, sebuah akun youtube 10 Cats memakaikan salah satu kucingnya di

Cat News

Biso, Kucing yang Terjebak di Dalam Dinding Selama 5 Tahun

Kucing adalah binatang yang penuh rasa ingin tahu. Terkadang rasa penasarannya bisa berakibat membahayakan dirinya sendiri. Seperti kisah Biso, kucing yang terperangkap selama 5 tahun di antara dinding stasiun kereta

Cat News

Attention! Kucing Selamat dari Kebakaran yang disebabkan Petasan!

Catlovers, kebakaran itu memang musibah yang mayoritas disebabkan oleh kelalaian manusia secara sengaja ataupun tidak. Seperti kebakaran karena konsleting listrik atau kebakaran hutan mungkin tidak bisa dikategorikan karena kelalaian manusia.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!