Persahabatan Tentara Ukraina dengan Anjing dan Kucing di Medan Perang
30/03/2016 2625 Views

Persahabatan Tentara Ukraina dengan Anjing dan Kucing di Medan Perang

Hallo catlovers! Bagaimana kabar para catlovers dirumah bersama para kucing yang catlovers pelihara dirumah? Kami selalu mengharapkan kondisi terbaik untuk para catlovers dan juga si kucing tentunya! Seperti pada artikel-arikel kami sebelumnya, kami akan mengawali artikel kali ini dengan sebuah pertanyaan yang mungkin akan sulit untuk dijawab secara cepat. Pertanyaannya adalah, Apa catlovers pernah berfikir untuk tetap menyayangi anjing dan kucing catlovers meski di dalam situasi tergenting sekalipun? Terkadang memang, situasi yang bersifat urgent atau genting seperti bencana alam, acara keluarga yang bersifat mendadak atau hal lainnya mungkin merupakan sebuah pilihan yang sangat berat ditengah apa yang harus diprioritaskan untuk kita ‘selamatkan’. Akan tetapi, jika kita mendengar kisah dari para tentara yang masih berjuang di tanah Ukraina kali ini, kita pasti akan merasa terenyuh dan juga tersentuh setelah mendengar kisah dari tanah Ukraina ini. Selain itu, ternyata memelihara seekor kucing ataupun anjing oleh para tentara Ukraina merupakan sebuah hal yang juga diperlukan pada saat peperangan. Wah sekiranya apa saja ya yang mereka dapatkan sebagai manfaat dari memelihara seekor kucing pada saat mereka berperang di tanah Ukraina? Apakah kucing tersebut juga mendapatkan tugas sebagai pengirim pesan seperti kucing-kucing yang dipelihara pada masa perang dunia ke 2 pada zaman dahulu sebagai pengirim pesan antar post tentara atau bahkan antar tim yang sedang saling berperang? Daripada kita menebak-nebak tanpa ada bukti yang jelas, lebih baik kita bahas saja secara runut kali ini di cattery.co.id tentunya!

gi-8857-42260-bigPara tentara di Ukraina Timur hampir seluruhnya merupakan pecinta kucing dan juga anjing

Banyak sekali kucing dan juga anjing yang menjadi sebuah ‘hadiah’ membanggakan untuk para tentara yang sedang berjuang di bagian timur Ukraina. Kucing dan anjing ini kemudian dijadikan sebagai rekan tim tiap tentara yang berjuang disana sehingga seluruh tentara disana menganggap bahwa kucing atau anjing yang mereka pelihara merupakan sahabat yang juga harus mereka perjuangakan ditengah peperangan yang sedang terjadi. Para kucing dan anjing yang mereka pelihara itu merupakan kucing dan anjing liar yang mereka temukan sebagai korban dari peperangan. Banyak juga diantara kucing dan anjing sebelumnya adalah merupakan hewan yang tinggal di tiap penangkaran hewan yang sudah terabaikan atau hancur ditengah peperangan. Lalu ternyata kucing dan anjing yang para tentara tersebut pelihara ditengah peperangan juga sangat bermanfaat sebagai peningkat rasa moral ditengah peperangan dimana memiliki arti sebagai “bukan hanya kita (manusia) yang menjadi korban dari tiap peperangan dan bombardir yang terjadi dalam tiap belahan negara, akan tetapi mereka (para hewan termasuk kucing dan juga anjing) merupakan pihak yang juga amat sangat dirugikan sekaligus menjadi korban karena perang yang terjadi. Maka hentikanlah peperangan ini sebelum lebih banyak makhluk hidup lainnya yang ikut binasa karena peperangan!”. Selain itu para kucing dan anjing yang dipelihara oleh tentara Ukraina ini juga sangat bermanfaat sebagai ‘penjaga’ dari para tentara yang hidup dan juga sedang berperang di tengah medan peperangan.

gi-8857-42259-bigKucing dan anjing menjadi sahabat di tanah Ukraina Timur.

calico-250-250 kotak-250x250

Konflik yang terjadi di bagian timur Ukraina ini kurang lebih telah terjadi selama kurang lebih 23 bulan ( 1 tahun 11 bulan / menuju tahun ke-2) ini sekurang-kurangnya telah merenggut kebahagiaan (dalam bentuk apapun termasuk nyawa) dari sekitar 9.200 jiwa masyarakat Ukraina dan bertanggung jawab atas mengungsinya 1.5 juta jiwa ke pos-pos perlindungan yang tersebar di sekitarnya. Di Sartana, Ukraina Timur yang merupakan markas besar dari seluruh tim tentara Ukraina untuk distrik Kiev yang menjadi salah satu zona konflik, 2 ekor kucing hidup disana dan selalu berada di tengah para tentara pemerintah Ukraina sehingga mereka menjadikan kedua kucing tersebut sebagai kucing peliharaan mereka (para tentara Ukraina yang ditugaskan untuk berjaga disana) dan juga seringkali diberi makan sekaligus diajak bermain oleh para tentara yang berjaga daerah konflik tersebut. Seorang pemegang senapan machine (machine gun) di daerah konflik Sartana, Ukraina Timur tersebut merupakan seorang archaeologist yang berhenti bekerja semenjak mulainya peperangan di Ukraina Timur dan semua orang diharuskan untuk mengikuti wajib militer dan turun perang semenjak bulan April 2014. Orang ini bernama Pavlo dan baru berusia 28 tahun. Bukankah itu merupsksn udis yang masih terlalu muda untuk turun ke mendan perang? Tentunya. Namun Pavlo dan orang-orang lainnya di Ukraina Timur harus terjun langsung ke daerah konflik untuk berperang melawan musuh karena hal tersebut sangat bersifat wajib dalam hal bela negara. Pavlo sendiri yang merupakan salah satu tentara angkatan muda yang turun perang di Sartana dan memegang senapan mesin (machine gun) mengatakan bahwasannya binatang yang dipelihara oleh Pavlo pribadi dan juga masing-masing tentara angkatannya merupakan salah satu bagian dari win-win relationship. Pavlo mengatakan bahwa : “disaat satu tempat dipenuhi oleh banyak kucing, semuanya pasti akan baik-baik saja”.

385325011Seekor kucing yang menjadi sahabat dari seorang tentara gugus depan di Sartana sedang menunggu datangnya sang pemelihara

Ada juga seekor anjing besar yang berbulu warna hitam dan bernama Gilza yang berarti Bullet Shell dalam bahasa Inggris dan kulit peluru dalam bahasa Indonesia. Gilza ini merupakan salah satu hewan adopsian Pavlo juga selain kedua kucingnya di barak-nya dan jika sedang di medan perang Gilza lah yang menemani Pavlo sehingga pada saat Pavlo diwawancara oleh pihak DailyMail-pun Gilza selalu berada didekatnya dan juga melingkari kaki Pavlo. Pavlo juga mengatakan bahwa : “Anjing merupakan asisten perang yang tidak tergantikan di medan perang bagi saya. Mungkin pada kehidupan umumnya terutama di daerah yang tidak mengalami peperangan, kucing dan anjing adalah hewan peliharaan yang seringkali terlihat bermusuhan satu dengan yang lain, akan tetapi jika kita (para masyarakat dan tentara) dan juga mereka (para hewan terutama kucing dan anjing) sudah mengalami situasi genting dan urgent seperti pada saat peperangan di Ukraina ini, mereka cenderung lebih sering menjadi teman bahkan saling melindungi satu sama lain. Tidak jarang saya melihat kedua ekor kucing saya bermain dengan Gilza. Gilza juga menganggap kedua kucing tersebut seperti dua orang temannya yang selalu berada di sisinya sehingga pada saat mereka terlelap di waktu malam pasti mereka akan saling menjaga satu sama lain dan terkadang disaat seekor kucing tidur, kucing lainnya dan juga Gilza terjaga di tengah malam”. “Mereka juga akan bangun dan menemani saya seperti alarm, apalagi jika ada suara asing yang mulai tedengar dari jauh ataupun dekat. Hal ini karena pendengaran dari kucing dan juga anjing memang jauh lebih baik dari pada pendengaran manusia. Jadi dapat dikatakan bahwa anjing dan kucing yang kami pelihara merupakan penanda juga untuk kami jika ada hal asing (terutama musuh) yang mendekat. Disinilah kami mengatakan bahwa kucing dan anjing merupakan pelindung terhebat yang kami miliki. Kami berhutang banyak kepada mereka” tambah Pavlo.

385324999Kucing dapat menjadi anti-depressant bagi para tentara di tanah Ukraina Timur.

Seorang tentara lainnya yang berada pada divisi yang berbeda dari Pavlo yang merupakan armada depan megnatakan bahwa kucing merupakan pelepas stress dan obat terbaik untuk para tentara-tentara yang terluka dan juga tentara-tentara yang merasa kangen dengan suasana rumahnya sebelum berperang. Tentara ini dikenal sebagai Rodon dan ia berada di divisi Medis. “Kucing merupakan hewan peliharaan kami yang sangat memberikan dukungan moral tanpa batas kepada kami sebagai tentara. Mereka dapat menjadi anti-depressant. Mereka dapat meningkatkan mood kita disaat-saat terburuk sekalipun. Jika kita memanggil mereka, mereka akan mendatangi kita dan dengan sigap berada di dekat kita untuk melingkari kaki kita dan mengikuti kita kemana saja. Disaat itulah kita menjadi merasa lebih baik” tukas Rodon. Rodon yang merupakan seorang tentara dan berada di dalam divisi medis tidak hanya mengatasi pengobatan untuk tentara, akan tetapi juga para hewan peliharaan seperti kucing dan anjing yang sedang terluka ditengah peperangan. “Kami membawa banyak sekali kucing dan juga anjing dari Shyrokyne (salah satu daerah di area konflik peperangan) yang terabaikan oleh para pemiliknya yang mengungsi atau telah menjadi korban peperangan” tambah Rodon.

5Anjing lebih sering dibawa ke medan perang dibanding kucing dikarenakan kucing dijadikan sebagai penjaga markas dan dapat bersembunyi jika ada suara asing yang mendekati markas.

“Disaat mereka (para kucing dan anjing) tiba-tiba sakit atau berada di dalam kondisi buruk, saya segera memberikan mereka antibiotik dan obat-obatan lainnya agar mereka dapat segera sembuh. Saya hanya melakukan yang terbaik di waktu yang sangat sempit ditengah peperangan. Ini bukanlah kota dimana banyak dokter hewan dan obat-obatan hewan tersebar di mana-mana. Ini merupakan medan perang dimana peluru-peluru dan granat berjatuhan. Kami para tentara dan juga hewan peliharaan kami adalah insan yang kuat dan tidak takut untuk hal apapun karena kami benar-benar bekerja sama satu sama lain dalam segala aspek” tukas Rodon. “Yang paling menyedihkan adalah ada rekan tentara saya yang berumur 40 tahun dan sangat dikenal sebagai seorang yang ganas dan merupakan pemimpin komandi untuk bagian luar areal Donetsk. Timnya memelihara anjing jenis German Shepherd dan juga anak-anak dari anjing tersebut yang terselamatkan. Akan tetapi kesedihan melanda pada saat rekan saya dan timnya pada saat induk dari German Shepherd tersebut menginjak sebuah ranjau dan meledak seketika. Kini yang tertinggal hanyalah anak-anaknya. Rekan saya sampai mengatakan bahwa titik lelahnya mulai muncul pada saat ia kehilangan anjing kesayangannya tersebut” tambah Rodon.

Soldiers Pose On Front Line With Their PetsFoto diri seorang tentara gugus depang pemegang senapan mesin dengan seekor kucing kesayangannya!

Nah catlovers, mungkin pada artikel kali ini kami tidak membahas tentang kucing seperti biasanya, akan tetapi juga anjing. Namun pada satu sisi, artikel ini juga merupakan pesan bahwa kehidupan kita di dunia yang terlihat semakin ‘tidak akur’ dan tidak lagi harmonis antar beberapa negara yang saling berperang merupakan hal terburuk yang pernah terjadi semasa dunia ada. Mungkin benar bahwasannya dunia yang damai cukup mustahil untuk kita impi-impikan. Tapi sebenarnya dengan adanya rasa toleransi yang tinggi, kepedulian yang tinggi dan juga saling membantu satu sama lain, kami yakin segalanya akan berjalan menjadi jauh lebih baik dibanding hari-hari sebelumnya. Ingat, sebenarnya peperangan bukanlah jalan terbaik untuk mencari keadilan karena itu hanyalah akan menimbulkan korban dalam jumlah banyak dan juga rasa trauma berkepanjangan bagi yang mengalaminya.

Meanville in Ukraine Cat ProtesterLet’s bring peace!

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

‘Neko Zamurai’ : Seorang Samurai yang Sangat Mencintai Kucing!

Catlovers suka menonton film? Wah pasti mayoritas dari catlovers disini serentak mengatakan ‘iya’ kan? Lalu film bergenre apa yang catlovers sukai? Kami coba membantu menyebutkannya ya. Ada film bergenre kartun,

Cat News

Vito Vincent si Aktor Kucing yang Terkenal di Hollywood

Hallo catlovers! Kami selalu harapkan catlovers dan seluruh kucing di dunia ini dalam keadaan baik dan terus semangat! Nah, sebelum-sebelumnya kita pernah membahas beberapa kucing yang dapat bekerja di bidang

Cat News

Kucing Menyelamatkan Anak Anjing Berkaki 3 yang Hampir Dimakan Induknya

Hallo catlovers! Pasti kita semua selalu dalam keadaan sehat dan bahagia kan dengan si kucing? Kami pun selalu berharap begitu. Nah, kira-kira cattery.co.id akan membahas apa ya hari ini? Kucing

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!