Pablo Ruiz Y Picasso: Seniman dan Pecinta Kucing
14/11/2015 2180 Views

Pablo Ruiz Y Picasso: Seniman dan Pecinta Kucing

“Seni adalah kebohongan yang menyadarkan kita tentang seluruh kenyataan”. Bagi kita sebagai catlovers mungkin ini merupakan kata-kata mutiara yang seliweran tentang seni tentunya. Tetapi tahukah kita bahwa ternyata ini merupakan kata-kata mutiara yang dilontarkan oleh seorang pelukis yang sangat-sangat kenamaan asal Malaga, Spanyol. Ya, dia adalah Picasso, Pablo Ruiz Y Picasso lebih tepatnya. Ia merupakan salah satu pioneer dalam seni lukis aliran kubisme. Tapi ternyata ia juga merupakan seorang catlovers! Tetapi apa saja ya kira-kira buktinya? Kali ini cattery.co.id akan mengulasnya!

picasso-2-enrique-mallen-otrolunes31Pablo Ruiz y Picasso (25 Oktober 1881 – 8 April 1973)

Pablo Ruiz Y Picasso, lahir pada tahun 25 Oktober 1881 di Malaga. Ia merupakan salah satu pelukis besar yang berpengaruh di abad 20 (hingga sekarang). Lukisannya yang syarat dengan hal yang berbau politik dan revolusioner pada zaman itu membuat namanya selalu menjadi perbincangan dimana-mana bahkan ada beberapa dari karyanya yang sangat kontroversial. Maklum, sebagai seorang seniman Picasso pastinya sangat menganut bahwasannya ia adalah pribadi yang bebas dalam mengekspresikan kata hatinya dalam tiap karyanya. Ia tidak pernah memikirkan apa yang orang lihat atas dirinya dan karyanya “aku adalah aku dan karyaku tetaplah aku, tidak ada yang mempengaruhi sama sekali” tukasnya.

ff16c31d2e50b601452e3e147be98cafPicasso dan kucingnya, Minou

calico-250-250 kotak-250x250

Jika dikaitkan dengan kucing, memang, bagi banyak orang yang mengetahui sedikit banyak tentang Picasso akan sedikit merasa heran. Apa benar orang seperti Picasso yang dapat dikatakan sedikit apatis dan tidak acuh dengan apa yang dilakukan oleh sekitarnye adalah seorang pecinta kucing? Namun karyanya pun menjawab pertanyaan tersebut. Beberapa karya dari Picasso memang benar-benar syarat dengan kucing, tidak hanya kucing yang dijadikan sebuah analogi dari satu peristiwa yang terjadi pada masa itu, akan tetapi kucing disitu-pun merupakan sebuah arti yang harfiah.

Berikut karya-karya picasso yang bertemakan kucing:

Woman with a Cat (1900)

woman-with-cat-1900

Lukisan ini tertlihat layaknya lukisan pelukis lainnya. Bahkan dapat dikatakan disini Picasso tidak sama sekali mengeluarkan gaya kubisme-nya. Lukisan ini dikatakan dibuat oleh Picasso pada masa ia merasa sepi dan sendiri. Terlihat memang dari lukisannya bahwa sang wanita sedang merasa kesepian dan sedih, namun ada seekor kucing yang setia menemaninya diatas ranjang tidurnya.

Crazy Woman with Cats (1901)

crazy-woman-with-cats-pablo-picasso

Crazy Woman with Cats sangat syarat dengan esensi / stereotip “crazy cat lady”. Memang, disaat Picasso melukis ini ia sedang merasa gundah dan seperti orang yang sedang mencari jati diri. Terlihat dari lukisannya terdapat seorang wanita yang seakan teracuhkan oleh dunia sekitarnya namun ada 2 kucing didekatnya yang menemaninya. Namun ada juga yang menganalogikan bahwa ini merupakan lukisan yang syarat dengan kekacauan Eropa pada masa itu sehingga tiap insan menjadi gila atas peperangan dan merasa teracuhkan dari sosialnya.

Cat Eating a Bird (1939)

cat-eating-a-bird-1939

Cat Eating a Bird merupakan karya dari Picasso yang menganut 2 aliran yakni kubisme dan surrealisme. Kubisme sendiri merupakan aliran seni melukis yang syarat dengan ketajaman lekuk goresan (lebih seperti membentuk kotak-kotak) dan surrealisme merupakan aliran seni lukis yang syarat dengan dunia khayal dan lintas imaji, dapat dikatakan bahwa surrealisme merupakan aliran melukis yang tidak masuk akal dan cenderung aneh bagi orang awam. Dan pada lukisan Cat Eating a Bird ini Picasso ingin menjelaskan tentang kejamnya dunia alam liar dan sisi menakutkan dari seekor kucing sebagai predator alam liar. Banyakyang menganggap bahwa lukisan ini merupakan analogi Picasso tentang kekejaman Nazi yang ada di Perancis dimasa itu (memang, disaat melukis Cat Eating a Bird Picasso sedang ada di Perancis).

Dora Maar au Chat / Dora Maar with a Cat (1941)

dora-maar-au-chat

Dora Maar au Chat menganalogikan inspirasi dari Picasso dimana terlihat kekasih dari Picasso sedan duduk disebuah bangku dengan kucing hitam di bagian pundaknya. Dalam seni lukis, kucing secara tradisional dianggap sebagai simbol dari kekuatan seorang wanita. Hubungan antara seekor kucing dan wanita di lukisan ini terlihat pada kuku sang wanita yang tajam dan runcing (pada dunia nyata ini merupakan perawatan kuku rutin wanita yang disebut manicure). Dan Picasso menganalogikan Dora Maar sebagai seekor kucing afghan. Ini secara nyata merupakan analogi dari serangan fasisme yang diusung oleh Jendral Franco kepada Madrid.

Le Homard et le Chat / The Lobster and the Cat (1965)

91.3916_ph_web

Le Homard et le Chat / The Lobster and the Cat merupakan lukisan dari Picasso yang sangat penuh dengan esensi humor dan ironis. Bagaimana tidak, seekor kucing hitam di lukisan tersebut digambarkan sedang terkejut bahkan takut oleh lobster yang berada didepannya. Di dunia nyata kita tahu bahwa kucing pasti akan memakan segala jenis ikan bahkan beberapa jenis crustacea. Tetapi bagian ironisnya ini merupakan analogi dari krisis misil yang terjadi di Kuba.

Jacqueline Assise Avon son Chat / Jacqueline Seated with her Cat (1960)

jacqueline-sitting-with-her-cat-1964

Jacqueline Assise Avon son Chat merupakan lukisan Picasso yang mencitrakan istrinya, Jacuqeline Roque dengan seekor kucing. Di lukisan ini terlihat Jacqueline sedang duduk di sebuah bangku dengan kucing hitam kecil di pangkuannya. Mata yang dimiliki si kucing berbentuk sangat bulat dan besar, ini merefleksikan sifat inosen yang sangat persis dengan sifat istrinya, Jacqueline. Posisi duduk Jacqueline persis seperti posisi duduk Dora Maar. Akan tetapi representasi Jacqueline disini berbeda dengan Dora Maar. Jacqueline memiliki wajah yang lebih terlihat jelas, kukunya tidaklah tajam dan memiliki kesan “hangat”. Berbeda dengan Dora Maar yang merupakan analogi dari sebuah kekuasaan fasis pada masa itu.

4dfbd6eb2807d6f51076ed7f76a0846d“Tuhan merupakan seniman yang hebat. Ia menciptakan jerapah, gajah dan kucing. Ia tidak memiliki sebuah aliran yang pasti dalam seninyy, namun yang pasti ia terus menciptakan hal yang baru” – Pablo Ruiz y Picasso

Jadi, memang benar kan bahwa Picasso merupakan seorang catlovers? Dan ini tidak hanya karena karyanya, ini merupakan kenyataan melihat Picasso memang memiliki seekor kucing yang dinamakan Minou. Dan ia sempat berfoto bersama kucingnya dengan pose duduk di sebuah sofa dengan memeluk kucing lucunya! Menggemaskan bukan?

(ibr)

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Dunia Kucing

9 Fakta Mengenai si Kucing Pasir (Sand Cat)!

Kucing pasir. Kucing ini sangatlah menggemaskan! Kupingnya yang berbulu tebal, wajahnya yang mendekati bentuk bulat dan matanya yang besar sangat-sangat mendukung bahwa dirinya benar-benar hewan yang lucu, menggemaskan dan sangat

Dunia Kucing

10 Pekerjaan Unik yang Bisa Dilakukan oleh Kucing

Manusia mengerjakan pekerjaan unik itu biasa, anjing yang bekerja di kepolisian atau militer itu juga sering sekali kita dengar. Tetapi kucing yang seringkali dianggap pasif dan pemalas memiliki ternyata memiliki

Dunia Kucing

Apakah Kucing Liar membuat Kucing Peliharaan Kita Dirumah Tertekan? Ini Solusinya!

Kali ini kita akan membahas tekanan apa yang dirasakan kucing peliharaan kita dirumah jika melihat ada kucing liar yang ada di luar rumah berkeliaran disekitar rumah. Tentu sebenarnya hal ini

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!