Meninggalnya Kucing Maskot Halte Bus di Hampshire Menjadi Duka yang Mendalam Bagi Semua Orang
05/02/2016 6654 Views

Meninggalnya Kucing Maskot Halte Bus di Hampshire Menjadi Duka yang Mendalam Bagi Semua Orang

Catlovers, pernahkah sekali catlovers memukul atau bahkan menendang kucing dirumah? Kami yakin, sekalipun si kucing melakukan hal yang mungkin terkadang membuat catlovers marah, catlovers tidak akan pernah melakukan hal tidak manusiawi seperti itu bukan? Lagipula jika kita berfikir lebih dalam, bahkan disaat kita merasa ‘gregetan’ kepada mereka dan ingin sekali mencubitnya, akan tetapi kita pasti memutuskan untuk tidak mencubit si kucing terlalu keras bukan? Lagipula pikiran manusia yang sekacau apa ya catlovers hingga akhirnya memutuskan untuk menyakiti kucing secara sengaja? Seperti kali ini kisah tragis yang datang dari Hampshire tentang seekor kucing yang selalu datang ke pemberhentian bus yang ada disana. Dikabarkan bahwa kucing ini meninggal karena dipermainkan oleh sekelompok orang dan menjadikannya sebagai bola hingga akhirnya kucing itu meninggal karena rasa sakitnya. Amat tragis dan sakit di hati kan catlovers? Kami saja ingin rasanya bertemu dengan sang pelaku dan membalas apa yang telah ia lakukan kepada si kucing ini, namun hal seperti tidak akan menyelesaikan masalah. Lalu, bagaimana akhirnya kisah tragis si kucing ini? Apakah kasus yang terjadi diluar rasa kemanusiawian ini diusut secara serius oleh pihak berwenang mengingat memang masih banyak juga tindak tidak manusiawi yang diperlakukan kepada hewan? Kali ini cattery.co.id akan membahas kasus ini hanya untuk catlovers semua, jadi tetap ditempat catlovers dan terus simak artikel kami kali ini ya.

01_01221226_6effcb_2668137a

Missy si kucing sedang duduk di bangku tempat orang yang ingin menunggu bis

Bouquette bunga dan beberapa cinderamata yang sangat menyentuh hati memenuhi sebuah pemberhentian bus di Hampshire. Ya, ikatan bunga dan cinderamata yang berjumlah sangat banyak dan berderet tadi merupakan bentuk rasa belasungkawa dan kesedihan yang amat mendalam dari tiap penumpang bis yang selalu menunggu bis yang akan mereka tumpangi di pemberhentian bus nomor 39 Dunsbury Way Leigh Park atas kepergian Missy si kucing yang meninggal dengan cara yang tidak layak dan amat tragis. Bayangkan saja, ia meninggal dalam keadaan seperti habis dipukuli dan ditendang oleh sekelompok orang yang benar-benar sadis dan seperti tidak memiliki jiwa manusia. Apa Missy pernah mengganggu orang-orang disekitar pemberhentian bis tersebut? Tidak, tidak sama sekali. “Ia merupakan seekor kucing yang penuh dengan rasa kasih sayang dan tidak pernah luput untuk mendatangi pemberhentian bis ini. Ia selalu menyapa tiap-tiap penumpang yang datang kesini. Ia tidak takut untuk berada di dekat kita dan tidak bermasalah jika kita ingin memeluknya” tukas salah seorang penumpang sambil sedikit menangis karena terkenang sosok Missy si kucing yang seringkali menemaninya dikala ia terjebak hujan sendirian di pemberhentian bis tersebut.

calico-250-250 kotak-250x250

CaI1ztrWkAA9N0a

Missy merupakan kucing yang dikenal baik oleh para penumpang bis yang sedang menunggu bis di tempat pemberhentian tempat Missy bermain. Banyak yang berkata bahwa Missy adalah kucing yang penuh dengan kasih sayang dan amat bersahabat dengan orang dsekitarnya dan itu mengapa banyak sekali yang merasa kehilangan Missy setelah Missy meninggal.

Missy merupakan seekor kucing yang berwarna ginger yang selalu duduk di pemberhentian bis tersebut setiap harinya untuk menyapa para penumpang yang ingin berangkat kerja dan menumpang bis yang juga berhenti pada pemberhentian bis tersebut. Missy sendiri memiliki seorang pemelihara yang memang membebaskannya untuk bermain kemanapun ia mau. Nama dari pemeliharanya adalah Richard McCormick, dan Richard tau bahwa pemberhentian bis nomor 39 Dunsbury tersebut adalah tempat favoritnya untuk dikunjungi. Tentu saja Richard sebagai sang pemelihara merupakan orang yang merasa paling ditinggalkan oleh Missy si kucing. Richard mengatakan : “sebenarnya pada saat ditemukan, Missy masih dalam keadaan sadar namun telah sekarat karena luka yang amat parah. Saya bergegas dengan beberapa orang membawanya ke dokter hewan terdekat. Namun naas, sang dokter terpaksa memberikannya obat bius agar Missy dapat seutuhnya tenang di alam sana. Tentu saja sang dokter tidak memberikannya obat bius tanpa pertimbangan. Pada awalnya ia berusaha semaksimal mungkin bersama timnya untuk dapat membuat Missy kembali sembuh. Hanya saja tulangnya yang remuk total, rahangnya yang patah dan luka parah disekujur tubuh Missy tidak akan membuat Missy kuat menjalani perawatan intensif. Kalaupun Missy dapat tertolong, itu juga hanya membuat Missy tersiksa di sisa hidupnya karena ia akan terus merasakan sakit yang telah dideritanya”.

cat-upright_3564724b

Surat dan juga foto Missy yang dijadikan bukti rasa belasungkawa seorang supir bis yang beroperasi di Dunsbury Road yang juga ikut merasa kehilangan Missy.

Sang dokter hewan ini bernama Andy West. Ia mengatakan bahwa luka-luka yang diderita oleh Missy si kucing mengindikasikan 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama adalah adanya sekelompok orang yang mungkin menyiksanya tanpa rasa manusiawi dan meninggalkannya begitu saja. Kemungkinan kedua adalah Missy si kucing tertabrak oleh mobil atau kendaraan lainnya yang melewati jalanan tersebut, lalu entah si pengendara ketakutan atau memang tidak acuh dengan Missy, akhirnya ia memutuskan untuk pergi tanpa menghiraukan keberadaan Missy yang telah ia tabrak. “Namun saya lebih meyakini kemungkinan yang kedua. Missy adalah kucing yang terkenal baik oleh orang-orang sekitar sini dan saya tidak habis pikir jika ada sekelompok orang yang membenci Missy sampai akhirnya menyiksa dirinya hingga seperti itu. Tapi, siapapun dia dan dalam keadaan yang seperti apapun, orang yang memperlakukan Missy hingga seperti ini adalah orang yang sama sekali tidak memiliki hati nurani dan bertanggung jawab” tukas Andy sang dokter.

03_01221226_93d2c4_2668134a

Bouquette dari sang supir bis untuk Missy.

Pasca meninggalnya Missy hingga hari ini banyak sekali orang yang mengenal Missy meninggalkan bouqette bunga yang amat banyak pada tempat pemberhentian bus favorit Missy. Banyak juga dari mereka yang meninggalkan surat berisikan tulisan yang menyentuh hati tentang kenangan mereka bersama Missy. Tidak sedikit pula dari mereka yang masih anak kecil dan meninggalkan gambar buatan mereka yang mencitrakan diri Missy dan menuliskan Rest in Peace pada gambar mereka. Richard McCormick (72 tahun) yang merupakan pemelihara Missy adalah orang pertama yang menemukan Missy dalam keadaan yang amat tragis. Ia melihat Missy yang terluka parah itu disebabkan karena adanya seseorang yang menendang Missy di dekat tempat pemberhentian bis favoritnya di Dunsbury Road, Havant, Hampshire. “Missy selalu ada di pemberhentian bis tersebut, semua orang yang menunggu bis di tempat pemberhentian itu sudah pasti mengenal Missy dengan baik. Ini terlihat seperti ada seseorang yang menendang dan menyiksa Missy yang mana perbuatan itu tidaklah manusiawi dan amat buruk. Sebelum pihak yang berwenang membangun tempat pemberhentian bis tersebut, Missy adalah kucing yang sejak awal senang berada disitu dan duduk direrumputan yang dulu ada disana. Lalu pada saat tempat pemberhentian bis ini telah resmi dibangun, Missy tetap mendatangi tempat tersebut dan duduk di bangku yang juga diletakkan disana. Missy amay mencintai perhatian orang-orang disekitarnya, ia juga merupakan kucing yang bersahabat dengan orang-orang yang bertemu dengan dirinya, terutama orang-orang yang menunggu bis di tempat pemberhentian bis favoritnya tersebut. Saya yakin orang banyak yang memperhatikan Missy dan juga bermain dengan Missy”.

3525347035

Gambar dari seorang anak kecil yang diletakkan di tempat pemberhentian bis tempat Missy bermain.

“Sebenarnya, cucu sayalah yang berlari pertama kali ke pemberhentian bis favorit Missy karena menyadari bahwa Missy tidak lagi kembali kerumah dan disaat itulah ia mengatakan kepada saya bahwa kondisi Missy sudah sangat memprihatinkan. Disaat yang sama saya langung melarikan Missy ke dokter hewan terdekat. Dan tidak ada yang tahu bahwa saat itulah terakhir kalinya saya menggendong dan bertemu dengan Missy. Jika saja saya memiliki waktu yang lebih lama dan lebih memperhatikannya, tidak akan ada kejadian seperti ini. Saya amat sangat menyesal” tukas Richard.

ad_195026269-e1454336082520

Seorang teman manusia Missy yang seringkali disapa Missy pada saat ia sedang menunggu bis. Ia amat merasa terpukul mendengar kabar bahwa Missy telah meninggal.

Pertemuan tuan Richard dengan Missy adalah sekitar 9 tahun yang lalu. Itu berawal pada saat teman salah satu anaknya yang ingin memasuki kuliah memberikan Missy kepada tuan Richard dan istrinya, Clara (69 tahun). Tuan Richard dan nyonya Clara tidak pernah memelihara seekor hewan peliharaan sekalipun dan Missy merupakan satu-satunya hewan yang mereka pelihara sejak 9 tahun yang lalu. Karen Wells (48 tahun) anak dari Tuan Richard dan nyonya Clara memberikan penjelasan lebih : “Saya mendapatkan kabar bahwa Missy telah meninggal pada Sabtu sore lalu. Pada saat itu ibu sayalah yang mengirimkan pesan singkat kepada saya. Saya segera mendatangi kediaman orang tua saya dan menghampiri ibu saya sembari memeluknya dari belakang dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Missy merupakan hewan peliharaan satu-satunya bagi orang tua saya, dan Missy telah berumur 13 tahun. Ia merupakan kucing yang amat sangat bersahabat dengan semua orang. Tentu saja berita ini merupakan hantaman besar untuk kedua orang tua saya. Dari apa yang saya dengar keadaan Missy memang sudah tidak mungkin untuk dapat tertolong lagi meskipun sang dokter telah mengusahakan semaksimal mungkin”. “Saya telah melaporkan kasus ini kepada polisi. Ini sangat mengenaskan. Orang ataupun kelompok yang melakukan ini kepada Missy harus kami angkat ke pengadilan. Saya yakin banyak orang yang mengatakan ‘sabar saja. Itu hanyalah seekor kucing’. Ya, hanya kucing. Tapi mereka lupa bahwa kucing juga sama seperti kita. Mereka adalah makhluk hidup yang memiliki hak untuk hidup dan juga dihargai. Tidak ada satu alasan pun yang dapat ditolelir jika ada seseorang yang menyerang kucing yang jelas-jelas tidak dapat membela dirinya. Ini merupakan perlakuan yang tidak manusiawi sama sekali. Ini membuat pikiran saya semakin bercabang karena selain menghilangkan nyawa Missy, kepergian Missy juga menimbulkan efek yang amat besar untuk kedua orang tua saya. Saya hanya ingin adanya keadilan disini. Saya yakin bahwa Missy bukanlah korban tabrak lari, melainkan korban penganiayaan sekelompok orang karena ini terlihat jelas dari luka-luka yang ia derita” tambah Karen.

30C889F300000578-0-image-m-16_1454403371467

Orang-orang tanpa henti terus memberikan ikatan bunga sebagai rasa belasungkawa atas kepergian Missy

Meninggalnya Missy membuat orang-orang yang mengenal Missy membuat sebuah pergerakan amal yang terus berjalan hingga saat ini. Bahkan ada pula dari mereka yang ikut mengusut siapa pelaku dibalik penderitaan Missy si kucing yang amat manis ini. “Untuk bagian amal, kami telah mengumpulkan dana sekitar 3.000 poundsterling untuk biaya pemakaman Missy dan sisanya akan kami gunakan untuk biaya perawatan kucing-kucing liar di sekitar pemberhentian bis disini. Kami tentunya juga akan melindungi mereka karena masih ada kemungkinan juga para kucing-kiucing ini mengalami hal seperti Missy” tukas seorang penumpang yang ikut beramal untuk Missy. “Saya merupakan salah seorang yang juga menyesal karena tidak dapat bertemu Missy untuk terakhir kali. Saya juga orang yang harus mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Missy karena ia adalah satu-satunya penyemangat saya acap kali saya berhenti di pemberhentian bis tempat favorit Missy untuk mengangkut penumpang. Missy, terima kasih banyak. Kau adalah penyemangat saya setiap hari saya berhenti di pemberhentian bis Dunsbury Road nomor 39. Kau selalu berhasil membuat saya tersenyum kapanpun itu” tukas salah seorang supir bis yang beroperasi disekitar Hampshire pada akun facebook resminya sekaligus melampirkan foto Missy yang sedang tertidur diatas bangku.

02_01221226_5d3f6a_2668133a

Richard dan Clara, sang pemelihara Missy

Twitter pun dibanjiri dengan rasa belasungkawa para tweeps London yang ikut merasa kehilangan Missy walaupun belum pernah bertemu dengannya. Lalu, pihak kepolisian hingga saat ini juga masih serius menanggapi kasus Missy. Mereka hingga saat ini masih mengusut secara runut atas apa yang terjadi dengan Missy. “Kami mengasumsikan bahwa kejadian penganiayaan terhadap Missy terjadi sekitar tanggal 28 Januari atau 29 Januari” tukas seorang pembicara dari kantor polisi Hampshire. “Jika seseorang memiliki informasi lebih dan mendukung tentang kasus ini, harap hubungi kantor kami pada nomor 101 dan paralel 441-600-456-90” tambah pembicara kantor polisi Hampshire yang masih terus mengusut kasus Missy.

1336

Halaman web untuk orang yang ingin ikut berdonasi atas meninggalnya Missy. Uang dari hasil donasi akan dialokasikan untuk biaya pemakaman Missy dan juga biaya perawatan dan makan untuk para kucing di sekitar pemberhentian bis di Dunsbury Road.

Tentunya kami amat sangat berharap bahwa pelaku Missy dapat diketahui dan diberikan hukuman yang setimpal dan berdasarkan undang-undang yang berlaku. Disini bukan perihal seberapa keji perlakuan si pelaku kepada Missy, namun ini juga merupakan sebuah kasus yang dapat dijadikan pelajaran bagi kita sebagai catlovers bahwa kita harus lebih menjaga si kucing dengan ekstra. Dilain hal pemberian hukuman yang setimpal juga pastinya amat diharuskan mengingat masih banyak sekali kasus serupa hanya saja tidak begitu diusut dikarenakan berakhir dengan kalimat ‘ini hanya sebuah kucing’. Tentu saja mereka kucing, akan tetapi mereka juga memiliki nyawa yang harus dihargai sama dengan yang kita miliki kan catlovers? Semoga saja penyidikan berjalan lancar dan menemukan titik terang. Untuk Missy, meskipun kami tidak pernah bertemu dengan Missy secara langsung, kami sangat yakin bahwa Missy adalah kucing yang penuh dengan rasa kasih sayang dan juga ketenangan. Tentu, kami juga merasa kehilangan atas kepergian Missy. Doa kami selalu menyertaimu. We will be missing you Missy… Hope justice will find the way.

590582796

We miss you already, Missy!

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Misterius! Anak Kucing Ditemukan Dalam Tembok Beton!

Catlovers, kucing dan manusia sepertinya memang 2 makhluk hidup yang tidak akan pernah terpisah satu sama lain. Mereka secara langsung maupun tidak akan saling membantu dan menghargai. Nah kali ini

Cat News

Kagurazaka Bakeneko: Festival ‘Halloween’ di Jepang yang Bertemakan Kucing!

‘Festival’. Mendengar kata ini pasti kita langsung berpikiran tentang sebuah acara yang sangat unik, berbeda, penuh dengan orang-orang, penuh dengan kegimbaraan, memakai topeng yang berbau masquerade dan kehebohan lainnya. Kagurazaka

Cat News

Hebat! Kucing Hitam Ini Berhasil Menangkap Buronan

Kucing hitam memang erat dengan kesan pembawa sial di beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat. Mungkin kejadian ini membuktikan bahwa itu benar, setidaknya untuk perampok ini. Seorang buronan pelaku perampokan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!