Louis Wain, Pelukis yang Selalu Bertemakan Kucing
14/08/2015 2960 Views

Louis Wain, Pelukis yang Selalu Bertemakan Kucing

Kucing dapat menjadi apapun yang mereka inginkan. Mereka sangat pintar memposisikan dirinya sebagai apapun dalam kehidupan kita. Sebagai boneka kesayangan, teman tidur, sahabat dekat bahkan sumber inspirasi seperti untuk Louis Wain. Mungkin namanya tidak begitu familiar ditelinga kita, tetapi Louis merupakan salah satu pelukis kenamaan yang legendaris. Penasaran kan apa yang membuat Louis Wain menjadi bahasan kita kali ini?

Louis William Wain (5 Agustus 1860 – 4 Juli 1939), pelukis kenamaan dari Inggris ini sangat terkenal dan menjadi legendaris karena tiap lukisannya yang selalu bertemakan kucing dewasa dan kucing kecil bermata besar. Kadang dalam lukisannya ia menggambarkan kucing yang sedang melakukan aktivitas manusia.

louis_wain_at_the_start_of_the_20th_centuryLouis Wain

Louis yang dibesarkan dalam sebuah keluarga biasa di Clerkenwell, London tidak dianjurkan untuk bersekolah oleh dokternya hingga umur 10 tahun karena keterbelakangan yang ia derita, hingga akhirnya ia mencapai fase mudanya. Layaknya anak muda sebayanya, ia seringkali membolos dari sekolahnya dan pergi mengelilingi kota London.

calico-250-250 kotak-250x250

wain-louisLouis dan Peter dimeja tempat ia biasa melukis

Louis mengenyam pendidikan seninya di West London School of Art sekaligus sempat menjadi guru seni disekolah tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama. Selepas dari masanya menjadi seorang guru, ia lalu menjadi seniman lepas. Ia seringkali menjadi pelukis lepas dan memfokuskan gambarnya pada binatang dan alam pedesaan. Ia sempat bekerja pada beberapa jurnal di London.

Wain_Cat_(realistic)Salah satu karya Louis yang bergenre realistis

Diumurnya yang ke-23 ia menikahi Emily Richardson yang 10 tahun lebih tua darinya. Masa pernikahan mereka sangat dipenuhi kontroversi dan skandal. Mereka lalu pindah ke Hampstead di London Utara. Banyak hal yang mereka lalui disini hingga akhirnya Emily meninggal karena kanker payudara yang dideritanya. Semasa hidupnya dalam berjuang melawan kanker, Emily memiliki seekor kucing berwarna hitamputih yang dinamai Peter. Peter sebelumnya adalah kucing terlantar yang diselamatkan oleh Louis dan Emily ditengah hujan lebat. Louis percaya bahwa kekuatan dan jiwa Emily juga berada di dalam raga Peter, Louis sangat didukung oleh Emily untuk melukis Peter dan mempublikasikannya sebelum ia meninggal. Lalu pasca meninggalnya Emily, Louis terus melanjutkan sketsa lukisan kucingnya sampai akhirnya membuat catatan pada lukisannya yang berisi : “Kepadanya (Peter), yang menjadi pondasi dari karirku, keyakinanku dan peluncuran karyaku” lalu mulai saat ini Peter sering melukis sebuah lukisan yang ada Peter didalamnya.

louis_william_wain_the_contented_catSalah satu lukisan Louis yang menggambarkan Peter si kucing

Pada tahun 1886, lukisan kucing anthropomorphised (gaya lukisan yang membuat sesuatu berlaku seperti manusia) pertamanya diluncurkan. Lukisan yang berjudul “A Kittens’ Christmas Party” (Pesta Natal si Kucing Kecil) itu lalu dipampang oleh Illustrated London News yakni salah satu jurnal tempat ia bekerja sebagai pelukisnya pada saat itu. Lukisan ini menggambarkan pesta natal yang berisi 150 kucing didalamnya termasuk Peter. Ada yang bermain, memegang bola, berpidato dan menyalakan lilin. Tetapi dalam lukisan ini mimik dari para kucing disana belum secara total berlaku seperti manusia. Mereka masih belum berekspresi layaknya manusia.

louis_wain_cats_black_cat_brings_food_printSalah satu lukisan wain yang bergenre anthropomorphised

Beberapa tahun setelahnya barulah lukisan Louis syarat dengan kucing yang berlaku seperti manusia. Mereka mulai digambarkan berdiri dengan 2 kaki, senyum yang lebar, berekspresi lebih hidup dan pakaian atau asesoris mahal yang kontemporer. Banyak lukisan dari Louis juga yang menggambarkan kucing yang melakukan aktivitas manusia seperti bermain musik, memancing ikan, bermain golf ataupun menyaksikan pentas opera.

65663Salah satu lukisan Louis yang menggambarkan dua kucing sedang tersenyum layaknya manusia

Wain juga seringkali menuangkan parodi dalam lukisannya, parodi ini menyinggung kebiasaan manusia, karya satir lain ataupun menyinggung fesyen yang sedang tren pada saat itu. “Saya membawa buku sketsa ke sebuah restoran atau tempat umum lainnya lalu menggambar segala tingkah laku manusia dengan penganalogian manusia sebagai kucing, dan saya akan membuat si kucing berkarakter persis seperti manusia. Saya rasa pengalaman ini merupakan hal humor terbaik yang pernah saya lakukan” tukas Louis dalam buku biografinya.

louis_wain_help_cat_printKarya Louis yang dipampang dalam salah satu buku anak kecil

Ia dapat terus menghasilkan lukisan hingga beberapa ratus pertahunnya hingga 30 tahun kedepan semasa ia berjaya. Ia mengilustrasikan ratusan buku untuk anak kecil, karyanya selalu terpampang di koran, majalah dan jurnal, termasuk Louis Wain Annual yang diadakan sepanjang tahun 1901 sampai 1915. Dan seringkali pula karyanya menjadi gambar kartu pos yang hingga sekarang merupakan barang koleksi untuk kolektor kartu pos sedunia.

kittens christmas“A Kittens’ Christmas Party” merupakan lukisan anthropomorphised pertama yang dilukis Louis Wain

Sebagai pelukis, ia tidak selalu mencintai kucing melalui goresan kuas dalam dunia kanvasnya. Ia juga mencintai kucing dengan berperan aktif dalam beberapa komunitas yang sering menggalang dana dan aksi kemanusiaan kepada binatang terutama kucing. Ia sempat tergabung dalam Governing Council of Our Dumb Friends League, The Society for the Protection of Cats dan Anti-Vivisection Society. Bahkan ia merupakan ketua dari sebuah komunitas kucing yang bernama National Cat Club pada masanya.

imagesKarya Louis yang dipampang dalam sebuah komik

Tetapi sayangnya kejayaan ini tidak berlangsung lama karena masalah finansial akhirnya menjadi alasan terbesar keterpurukan Louis. Louis semasa hidupnya tetap membantu kehidupan ibunya dan kelima saudara perempuannya, tetapi sangat disayangkan bahwa Louis adalah orang yang naif. Diluar kenaifannya, ia juga orang yang mudah terpengaruh dan tidak memiliki kemampuan tawar-menawar yang baik dengan pihak penerbitan. Sehingga seringkali ia menjual lukisan dan gambarnya secara langsung tanpa ada pengemasan eksklusif. Louis juga tidak begitu mempedulikan hak paten untuk lukisan-lukisannya sehingga banyak sekali karya lukisannya ditiru orang. Pada akhir karirnya pun Louis masih sering tertipu dalam hal bisnis hingga pada akhirnya tidak ada lagi uang tersisa.

cat-3Salah satu karya Louis disaat menjelang akhir hayatnya

Pada akhir hayatnya Louis Wain divonis menderita schizophrenia. Schizophrenia merupakan gangguan mental yang membuat penderitanya sangat lemah dalam mengatur emosinya dan seringkali mengganggu proses berfikir. Hasil dari gangguan ini bagi penderita adalah seringnya berhalusinasi, paranoid, pikiran bercabang yang sangat bertolak belakang ataupun berfikir dengan cara yang salah dan disambungkan dengan dunia nyata.

Wain_catLukisan ini merupakan bukti kuat bahwa Louis menderita schizophrenia karena diyakini bahwa gambar yang menjadi latar belakang si kucing ini adalah bentuk dari corak baju ibunya yang Louis lihat pada waktu ia masih kecil

Tetapi gangguan mental ini tidak menjadi hambatan untuk Louis. Ia terus menggoreskan kuas diatas kanvasnya. Ia terus berkarya hingga akhirnya meninggal pada tahun 1939. Karya-karya lukisannya pun semakin berwarna, penuh sentuhan yang dipengaruhi suasana hati dan pikiran dan memliki ciri khas yang kuat yakni 2 tema yang tergabung dalam 1 kanvas atau gambar abstrak yang sangat simetris. Keren!

244ac3d13bd66ed5e03734a593fe0dd8

 

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Polisi Berkumis yang Menyelamatkan Kucing Kini Dibanjiri Lamaran Pernikahan

Seorang polisi berkumis bernama Cody Garrent dari South Carolina ini berpose dengan anak kucing lucu yang baru diselamatkannya. Namun ia tidak menyangka bahwa hal itu akan menjadi viral di internet.

Cat News

Kucing Menyelamatkan Anak Berumur 3 Tahun dari Sebuah Peluru

Kucing lagi-lagi menjadi pahlawan untuk manusia. Setelah aksi beberapa lucing sebelumnya, Oppie jenis kucing ginger ini menyelamatkan salah satu anggota pemeliharanya, yakni seorang anak kecil berumur 3 tahun yang sedang

Cat News

(Video) Kucing Bertenaga Surya yang sedang Me-recharge di Bawah Sinar Matahari

Pasti catlovers seringkali menemukan si kucing di tempat yang hangat. Yups, Kucing sangat menyukai kehangatan, terutama sinar matahari. Sinar matahari sangat baik bagi kucing dan berfunsi untuk mengisi kembali baterai tenaganya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!