“Let’s Go Home” : Puisi yang Menyentuh tentang Tempat Penangkaran Hewan karangan Steve Connell
06/03/2016 1045 Views

“Let’s Go Home” : Puisi yang Menyentuh tentang Tempat Penangkaran Hewan karangan Steve Connell

Hallo catlovers! Seperti biasa kami terus mengharapkan catlovers dan si kucing tetap dalam keadaan sehat dan semangat setiap waktunya, terutama pada saat sedang beraktivitas! Tentunya seperti biasa pula kami akan selalu menyuguhkan artikel-artikel menarik untuk catlovers baca di sela-sela kesibukkan catlovers, mungkin pada saat after-lunch, coffee break di sore hari atau sesampai kita dirumah sebelum makan malam. Kali ini pembahasan catlovers akan sedikit sentimentil karena kita akan membicarakan tentang ‘puisi’. Apa diantara catlovers pernah membuat sebuah puisi? Mungkin kepada orang-orang tersayang disekitar catlovers? Atau mungkin sebagai perspektif lain dari pemandangan alam? Atau bahkan sebuah puisi untuk si kucing?? Tidak ada salahnya loh catlovers kita membuat sebuah puisi yang mungkin membicarakan tentang apa saja yang kita inginkan sekalipun itu tentang si kucing. Puisi juga tidak perlu ditujukan kepada orang yang kita sebut di dalam puisi kita, cukup dengan menyimpannya dalam arsip pribadi kita itupun sudah menjadi satu hal yang amat sangat sentimentil. Seperti sebuah puisi yang dibuat oleh seorang aktor (yang juga dikenal sebagai seorang comic) yang berkebangsaan Amerika Serikat kali ini. Puisi ini dikatakan sangat menyentuh dan juga dapat ‘menyihir’ orang yang mendengarnya untuk mengadopsi kucing dan hewan peliharaannya dari penangkaran. Kira-kira seperti apa ya isi puisinya? Dan apa motivasi dari aktor ini untuk membuat puisi ini? Apakah ia juga seorang catlovers seperti kita? Catlovers akan tahu jawabannya sebentar lagi hanya di cattery.co.id!

Steve-Connell-Steve Connell

Steve Connell. Seorang aktor, comic (orang yang melakukan stand up comedy), pengarang drama / sandiwara peran / sinematografi, dan juga motivator ini lahir di Thousand Oaks, California pada tanggal 11 Maret 1975. Connell memiliki latar belakang pendidikan yang cukup linier dengan dunia kerja yang ia geluti saat ini karena Connell merupakan seorang mahasiswa lulusan University of California (UCLA) pada subjek Seni Teater dan telah memiliki gelar Bachelor of Arts in Theatre (Sarjana Seni Teater), hebat ya catlovers? Connell tentu tidak melalui masa yang mudah hingga akhirnya mencapai posisinya sekarang sebagai aktor sekaligus comic yang amat multi-talenta karena Connell mengawali perjalanan karirnya semasa ia masih duduk di bangku kuliah dan mulai mengikuti lomba-lomba pembuatan dan pembacaan puisi, lomba motivasi dan lomba-lomba lainnya yang termasuk di dalam ranah sastra dan seni peran karena Connell merasa bahwa ia sangat tertarik dan dapat melakukan yang terbaik dalam kedua hal tersebut. Lalu mulai dari tahun 2002 Connell mulai mengoleksi banyak piala dari lomba-lomba seni sastra dan juga seni peran yang ia terus menangkan setiap kali ia ikut serta. Prestasi yang amat membanggakan ya catlovers?

maxresdefaultSteve Connell adalah seorang seniman dan sastrawan lulusan University of California (UCLA) yang bergelar Bachelor of Arts in Theater (Sarjana Seni Teater).

calico-250-250 kotak-250x250

Lalu kini setelah ia mencapai posisi dimana ia telah dielu-elukan banyak orang dan juga digemari oleh orang-orang atas karya-karya seni sastra dan juga peran yang telah ia buat, Connell tetap terus membuat karya-karya baru di dalam hidupnya dan kali ini karyanya adalah sebuah puisi yang berjudul ‘Let’s Go Home’. Puisi ini berisikan makna yang mengajak semua orang yang mendegarnya untuk mengadopsi kucing dan hewan peliharaan lainnya dari sebuah penangkaran. Connell diminta oleh seorang sutradara (Steven Latham) dari sebuah serial yang berjudul ‘Shelter Me’ dimana Connell juga ambil bagian di dalamnya. Latham meminta Connell untuk membuat sesuatu yang sangat inspiratif untuk orang-orang agar mereka terajak untuk memelihara kucing atau hewan peliharaan lainnya dari sebuah penangkaran. Puisi ini berisi tentang kucing milik Connell dan kucing peliharaan dari seorang temang Connell saling ‘menguatkan’ diri untuk bertemu dengan teman-teman lama mereka di penangkaran.

take-me-homefeatureSteve Connell dalam satu scene dari pembuatan pusi ‘Let’s Go Home’ di serial ‘Shelter Me’

“Ini sebuah kesempatan yang sangat berharga untuk saya dapat membuat puisi tentang segala hal yang menyangkut pengadopsian hewan. Saya benar-benar senang pada saat Latham sang sutradara meminta saya untuk membuat satu yang inspiratif agar orang-orang ingin mengadopsi kucing atau hewan yang dapat dipelihara lainnya sehingga saya buatlah puisi berjudul ‘Let’s go Home’ ini” tukas Connell. “Latham mengatakan kepada saya agar dari sesuatu yang inspiratif dan kemudian akan saya buat ini dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang tempat penangkaran hewan dimana banyak sekali yang berfikir bahwa tempat penangkaran hewan adalah melulu tentang kesedihan dan tempat yang benar-benar penuh dengan rasa depresi disetiap sudutnya. Jujur, saya tertantang untuk mengubah pola pikir masyarakat luas tentang ini” tambah Connell. “Banyak sekali cerita, puisi dan seni sastra lainnya yang saya buat tentang kucing dan hewan peliharaan saya yang lainnya dan juga tentang hewan peliharaan yang dimiliki oleh teman-teman dekat saya. Saya dan teman-teman saya merasa bahwa binatang adalah bagian terbesar dari dalam hidup kita. Lalu, karena saya tahu secara signifikan tentang sistem di tempat penangkaran hewan dan bagaimana ‘ekspresi’ dari hewan-hewan yang pada akhirnya keluar dari sana untuk diadopsi, hal inilah yang dapat mendeskripsikan semuanya dan kenapa kita begitu menyayangi hewan-hewan peliharaan kita dirumah”.

catSeekor kucing di dalam kandang pada sebuah tempat penangkaran hewan

“Saya merasa apa yang telah kami lewati di ‘Shelter Me’ merupakan hal ter-keren dalam hidup saya. Puisi itu tidak hanya berupa tulisan yang disebar kemana-mana, melainkan dibacakan secara lisan oleh saya sendiri dan dibuat menjadi sebuah film pendek. Setting dari scene ini adalah sebuah tempat penangkaran hewan yang belum dibuka di pagi buta. Kami bertemu banyak sekali petugasnya disana, melakukan sedikit penelitian tentang hewan peliharaan di tempat penangkaran hewan, berjalan-jalan dan bermain bersama para hewan peliharaan yang ada di tempat tersebut. Saya hanya mencoba untuk menyerap energi dari apa-apa yang telah menginspirasi saya pada hari itu hingga akhirnya saya tuangkan ke dalam bentuk puisi. Inilah mengapa ‘Shelter Me’ benar-benar program yang hebat dimana saya tergabung juga didalamnya” tukas Connell. “Tujuan utama dari pembuatan puisi ‘Let’s Go Home’ ini adalah untuk mengubah paradigma orang-orang yang masih menganggap bahwa tempat penangkaran hewan adalah tempat yang penuh dengan kesedihan, keputus-asaan dan depresif. Selain itu tujuannya adalah untuk membuat sebuah gerakan dan juga ajakan untuk orang-orang agar mereka menyempatkan waktu untuk sekedar ‘mampir’ dan melihat-lihat ke tempat penangkaran hewan karena mungkin saja mereka belum mengadopsi kucing atau hewan lainnya hanya karena belum pernah berkunjung ke tempat penangkaran hewan. Jika kita bisa membuat orang-orang sadar bahwa selalu ada kesempatan untuk yang dinamakan ‘kasih sayang’, sebenarnya kita dapat menemukan ‘kasih sayang’ dimanapun kita berada dan didalam kesempatan apapun.” tambah Connell.

196976-244355Bagaimana mungkin hati kita tidak tergerak melihat kucing yang berada di tempat penangkaran hewan dan tidak teradopsi seperti ini?

“Di beberapa tempat penangkaran hewan yang saya sudah kunjungi sendiri atau dengan tim dari ‘Shelter Me’ pasti saya selalu beranggapan bahwa petugas-petugas disana adalah orang-orang yang baik dan juga menakjubkan. Tidak terlepas juga para hewan calon adopsian yang para petugas tadi rawat karena mereka juga sangat ramah sekaligus menakjubkan! Inilah mengapa saya melalui puisi ini hanyalah mencari orang-orang yang meluangkan waktunya untuk berkunjung ke tempat penangkaran hewan, bermain dengan kucing-kucing disana dan cobalah untuk mengadopsi mereka. Saya yakin mereka akan merasa bahagia setelah merawat seekor kucing dirumah, karena saya juga dulu seperti itu” tukas Connell.

51fb4e9fb4535.preview-620‘Let’s Go Home’

Benar kan catlovers? Kucing tidak hanya menjadi ‘sumber’ kegemasan orang-orang di sekitarnya, melainkan juga sumber inspirasi bagi semua orang yang melihatnya. Contohnya yang nyata adalah Connell. Ia adalah seorang seniman dan juga sastrawan yang mengakui bahwa kucing-kucing ia dirumah, kucing-kucing teman terdekatnya bahkan kucing-kucing di tempat penangkaran hewan merupakan sumber inspirasi terbesar di dalam setiap karyanya. Lalu kami juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh Connell bahwasannya tidak ada salahnya kita memberikan kesempatan untuk kucing-kucing diluar sana agar menjadi terawat dan terpelihara. Mungkin tempat penangkaran hewan di Indonesia belum ada secara struktural, akan tetapi kita memiliki banyak sekali kucing liar di jalanan bukan? Cobalah rawat mereka dan pelihara mereka. Kami yakin akan ada sesuatu yang berubah didalam hidup kita setelah kita mencoba untuk memelihara seekor kucing. Maka dari itu bagi readers yang mungkin belum memiliki kesempatan untuk memelihara seekor kucing, cobalah pelihara seekor kucing dirumah! Hal itu akan menjadi salah satu hal terbaik di dalam hidup kita!

Lets Go Home in Shelter Me by Steve Connell

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Anjing Ini Kehilangan Kucing Sahabatnya Akibat Kanker, Kini Ia Mendapatkan Teman Baru

Forsberg, seekor anjing Golden Retriever memiliki sahabat terbaik seekor kucing. Kucing berwarna ginger ini juga sangat sayang pada Forsberg. Dua sahabat ini memiliki ikatan yang sangat kuat. Si kucing ginger

Cat News

Seekor Kucing Bernama Bubba Menjadi Mahasiswa Disebuah Sekolah Tinggi di San Jose-California

Seekor kucing melakukan hal yang menggemaskan dan lucu? Itu hal biasa. Mengeong dengan suara aneh? Itu sudah biasa. Kalau kucing ikut bersekolah? Ini baru luar biasa! Seperti yang terjadi di

Cat News

Mrs. Doubtfire, Kucing Jantan yang Menjadi Orang Tua Asuh

Rasa cinta dan empati tentunya sifat alamiah dari makhluk hidup ya catlovers? Meski tak ada ikatan darah, namun hal itu tak menjadi soal. Kali ini Cattery.co.id akan memberikan salah satu kisah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!