Kucing Stress dan Penanganannya
01/12/2016 524 Views

Kucing Stress dan Penanganannya

17b1878aebd0a68f078a2ac15ab05256

Stress. Ini adalah bagian yang selalu hadir dalam kehidupan manusia. Apakah itu terkait dengan pekerjaan, masalah kesehatan, masalah keluarga, atau masalah keuangan, ada begitu banyak cara bagi stress hadir ke dalam kehidupan kita. Ketika Catlovers memikirkan apa yang kucing alami di siang hari, pernahkah terpikirkan bahwa ada kemungkinan kucing juga juga dipengaruhi oleh stres? Mungkin jika dia duduk-duduk di dekat jendela dalam kondisi cerah, mungkin menjadi sulit untuk dibayangkan bahwa ada stres dalam kesehariannya. Tapi Catlovers perlu tahu lho ternyata ada banyak peristiwa yang dapat mengakibatkan stres untuk kucing kamu. Yuk kita simak kembali artikel dari cattery.co.id mengenai salah satu prilaku pada kucing kita ini.

calico-250-250 kotak-250x250

Terkadang sulit untuk mengenali tanda-tanda stress pada kucing yang terkenal individualistik dan penyendiri, tetapi ada juga beberapa ras yang terlihat lebih (tegang) dibanding lainnya. Contoh saja kucing Oriental, kucing jenis ini dapat berperilaku sangat buruk pada situasi yang asing. Bahkan pada saat kunjungan pertama ke rumah (pemilik) baru dapat merubah kepribadiannya lho. Begitu juga dengan kucing shorthair domestic, yang sifatnya dingin mungkin saja berprilaku buruk, tetapi lebih kearah tindakan dengan berdesis, serta mencakar dan menggigit. Kucing lebih ekspresif dalam menunjukkan stressnya daripada anjing, tetapi terkadang tanda-tanda awal yang terlalu ringan membuatnya tidak terdeteksi oleh kita.

 

Tanda-tanda Stress

Saat merasa tegang, kucing akan menarik diri, sikap dingin dan menyendirinya adalah petunjuk pertama bahwa kucing sedang mengalami stress. Kucing akan berusaha terlihat sebesar mungkin saat mencoba melawan stress, dan menjadi seukuran tikus saat tidak stress. Bulu terlihat rata, ekor melingkar, dan tubuh mendekam. Jika keadaan ini terus berlanjut, ciri selanjutnya kucing akan mulai gemetar, kemudian mengeluarkan banyak liur, muntah, dan buang air sembarangan.

afraid purebred siamese cat in front of white background

Seekor kucing dapat menunjukan tanda aktif atau pasif saat ketakutan. Tanda aktif terlihat dari pelebaran pupil, liukan punggung, bulu-bulu berdiri, dan berdesis. Kucing akan mencoba berbagai reaksi untuk menenangkan dirinya, seperti intonasi vocal, atau kontak tubuh dengan menyerang lebih agresif.

Gejala pasif lebih halus dan lebih sulit dideteksi. Kucing akan bersembunyi atau berusaha mengecilkan tubuhnya, meletakkan kupingnya ke belakang sehingga tidak dapat digerakkan. Kucing gejala pasif yang stress ini akan bergerak sangat pelan. Hal ini bisa disebabkan karena kucing pernah disiksa saat anak-anak, atau karena sosialisasi yang kurang tepat. Jika kamu memelihara kucing, sangat penting untuk mensosialisasikan anak kucing ke lingkungan yang lebih luas untuk mempersiapkannya menghadapi situasi harian dirumah.

 

Menangani Gejala Stress

kucing-mentimun

Rasa stress yang sifatnya ringan mungkin masih dapat diatasi oleh pemiliknya. Kucing yang stress/ ketakutan membutuhkan tempat yang sunyi dan aman untuk menarik dirinya, seperti di dalam selimut. Sebaiknya jangan terlalu memperhatikan tingkah lakunya pada kondisi ini berlangsung, tunggulah hingga kucing kembali mendekati kamu. Selalu bergerak dengan perlahan, berbicara lembut kepadanya, dan jauhkan dari orang asing atau situasi yang asing sampai kucing merasa nyaman. Wah seperti layaknya manusia juga ya Catlovers.

Sangat penting untuk mengetahui penyebab kucing ketakutan jadi kamu bisa atasi segera. Ini tidak selalu mudah, kecuali sangat kelihatan, seperti pertama kali mengunjungi dokter hewan contohnya. Atau kejadian yang terus menerus , seperti gangguan dari anak kecil, suara gaduh, atau kurungan. Ketika salah satu penyebab diatas muncul, segera jauhkan kucing dan kembalikanlah rasa percaya diri kucing.

Mungkin Catlovers dapat membujuk kucing untuk mengatasi rasa takutnya. Kucing memiliki respon yang sangat baik untuk mengatasi situasi yang mengancam dirinya, seperti terperangkap dalam kandang atau di dalam mobil dengan reaksi seketika adalah berusaha melarikan diri. Kamu dapat mengatasi masalah ini dengan berkata lembut atau secara perlahan buatlah kucing mengerti bahwa dia tidak perlu takut dengan mengenalkannya sedikit demi sedikit pada situasi tersebut.

827a7322b7025b4f97b96b1dafd7257a

Setelah melewati reaksi kaget pertama kali, kucing biasanya akan tenang dalam 48 jam. Jika mereka ditangani secara lembut pada masa-masa tersebut, mereka akan mencoba menghubungkan kejadian yang didapat dengan perasaan takut serta menahan perasaannya saat ada orang mendekat dan memberinya makan. Biarkan mereka sendiri, kemudian biasanya mereka akan menjadi tenang. Pada saat itu mulailah ajak kucing kamu diperkenalkan kepada orang-orang yang sebelumnya asing

 

Menghadapi Serangan

Jika seekor kucing yang biasanya lembut dan berperilaku baik tiba-tiba mencakar dan menggigit, mungkin kucing tersebut sedang sakit, bosan atau ketakutan, dan harus diketahui penyebabnya. Sangat penting untuk melatih anak kucing bahwa perilaku agresif tidak bisa diterima, bahkan saat bermain layaknya kamu berbicara dengan anak atau adik kamu ya. Berlakukan ini secara tegas dengan cara hentikan permainan, atau ketuk hidungnya dengan lembut setiap kucing menggigit atau mencakar. Hal ini dapat memperbaiki perilakunya dan dimengerti juga oleh si kucing. Selalu ingat bahwa kucing menyukai kebebasan, dan jika kamu memberikan perhatian saat dia tidak menginginkannya, contohnya saat kucing tidur, kemungkinan dia akan bereaksi secara insting dengan menyerang kamu.

Oke Catlovers, cattery.co.id harapkan kamu semakin mengenal sikap dan sifat kucing kamu dan semakin bertambah pula rasa sayang kamu ke mereka. Sayangi mereka terus ya Catlovers.

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Perilaku Kucing

Kebosanan yang Melanda Kucing ternyata Berbahaya!

Kucing yang kita pelihara, pada awalnya tentu akan sangat menyenangkan diajak bermain siang dan malam. Kita membanjirinya dengan perhatian, mengajaknya bermain dengan mainan-mainan interaktif, melempar bola-bola ringan kebawah melalui anak

Perilaku Kucing

9 Cara Membangun Kepercayaan Pada Kucing Pemalu

Banyak penyebab kucing menjadi pemalu atau takut pada manusia. Entah apakah kucing itu hasil rescue dari situasi dimana ia diperlakukan dengan buruk oleh manusia, tidak pernah berinteraksi dengan manusia sebelumnya,

Perilaku Kucing

Mengapa Kucing Melakukan Spraying

Kucing melakukan spraying atau “marking” terjadi ketika kucing mengeluarkan sejumlah kecil urin pada permukaan vertikal, seperti tembok, pintu, gorden, peralatan elektrik ataupun pada furnitur. Beberapa kucing cenderung untuk melakukan marking

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!