Kucing-Kucing Penjaga Hermitage Museum di Rusia yang Melegenda!
21/11/2015 2601 Views

Kucing-Kucing Penjaga Hermitage Museum di Rusia yang Melegenda!

Kucing sebagai penjaga? Mengapa tidak! Hal ini tidak hanya dapat dilakukan oleh anjing yang secara fisik lebih besar dan berwajah lebih galak daripada kucing. Bahkan tidak main-main, kali ini kucing-kucing telah menjadi penjaga dari sebuah museum nasional di Rusia! Seperti kita tahu, Rusia sendiri merupakan negara yang sangat aman dilihat dari segi armada perangnya dan polisinya. Namun kali ini Rusia lebih memilih teman berkaki empat dan berbulu yang kita sukai, yakni kucing. Bahkan disebut pula bahwa kucing-kucing penjaga museum nasional Rusia ini juga telah melegenda tidak hanya di Rusia, tapi di seluruh dunia! Dan ini juga merupakan daya tarik pengunjung agar berkunjung ke Muesum tersebut. Lalu sebenarnya, kemanan apakah yang menjadi major dari kucing-kucing penjaga tersebut? Penasaran bukan? Maka dari itu, ayo dilanjut baca artikel cattery.co.id kali ini!

MUSEUM MOUSERS

Saint Petersburg, Rusia. Sudah lebih sejak 1 abad yang lalu turis-turis dari berbagai negara mengunjungi Hermitage Museum untuk melihat dan menikmati koleksi-koleksi berharga nan indah yang ada disana.Namun selain dari koleksi-koleksi berharga tadi, Hermitage Museum juga memiliki daya tarik tersendiri untuk memanjakan para pengunjung, terutama para pengunjungnya yang merupakan seorang catlovers. Ya, sejak dulu Hermitage Museum menjadikan kucing-kucing sebagai penjaga keamanan disana. Namun, bukan sebagai penjaga keamanan seutuhnya yang menjaga koleksi-koleksi berharga yang ada di Hermitage Museum, akan tetapi penjaga keamanan museum atas kedatangan “tamu tak diundang” yang pastinya juga musuh dari kucing-kucing. Ya, kucing-kucing itu memiliki tugas utama sebagai pembasmi hama sejenis tikus yang dapat berkeliaran di dalam museum tersebut.

Tim penjaga keamanan bagian pembasmi hama tikus dan sejenisnya di Hermitage Museum ini memiliki 70 anggota yang semuanya merupakan kucing-kucing yang lucu. Mereka telah menancapkan cakar mereka dalam-dalam di museum terbesar di Rusia dan merupakan salah satu museum tertua di dunia ini. Pastinya sangat unik bahwasannya pihak Hermitage Museum menggunakan kucing sebagai unit spesial yang didedikasikan di museum mereka. Hama tikus dan sejenisnya sangat perlu dibasmi disana, ini dikarenakan koleksi-koleksi berharga disana banyak juga yang merupakan kertas dan kayu, sehingga tidak ada kemusthailan jika hama tikus dan sejenisnya siap menggerogoti koleki-koleksi berharga tersebut. “Kucing-kucing kami di Hermitage Museum sama terkenalnya dengan koleksi-koleksi berharga kami di Hermitage Museum” tukas Irina Popovets yang merupakan orang yang bertanggung jawab atas kinerja unot keamanan bagian pembasmi hama tikus dan sejenisnya.

calico-250-250 kotak-250x250

hermitage_2570645b

Setiap pagi pecinta seni dari seluruh belahan dunia datang dan sudah mengantri didepan gerbang komplek Hermitage di perumahan Neva River. Tentu saja mereka mengantri dan menunggu didepan gerbang disana tidak karena telat datang bekerja atau kesekoah, namun menjadi penikmat langsung dari koleksi-koleksi berharga yang ada di dalam Hermitage Museum. Koleksi-koleksi indah ini termasuk barang-barang bersejarah dari zaman Mesir Kuni, karya seni pada masa Renaissance hingga karya seni modern seperti Cezanne, Gauguin da Degas. Maka dari itu pula, Popovets sendiri telah menjadi organisator dari tim pembasmi hama tikus dan sejenisnya di Hermitage Museum ini sudah sejak 45 tahun yang lalu. Tentunya ia telah sangat akrab dengan tim kucing tersebut, ini terlihat dari kucing-kucingnya yang sangat merasa senang disaat Popiovets datang.

cs10

Suatu hari ia membawa 3 orang asisten yang siap membantunya untuk memvaksinasikan kucing-kucing yang ada di Hermitage Museum dan kucing-kucing lain yang baru datang disana. “Hampir seluruh kucing ini dulu memiliki bentuk fisik yang sangat mengenaskan bahkan sangat kotor” tukas Popovets jujur. “Kami terkadang sedikit lebih sibuk disaat datangnya beberapa keluarga yang ingin berpindah rumah namun tidak membwa kucingnya yang pada akhirnya dititipkan pada museum kami. Dalam hal ini kami selalu berusaha keras untuk menempatkan kucing-kucing new comer tadi agar mendapatkan posisi dan tidak terlantar di jalanan” tambah Popovets.

abc_cats_17_100727_ssh

Tahun 1850-an merupakan tahun pertama kucing mendapatkan “rumah” di Hermitage, dan pada tahun tersebut belum dibuka untuk publik. Pada tahun 1745, anak perempuan dari Peter the Greats (Peter yang Agung) yakni Putri Elisabeth mendeklarasikan bahwasannya “Kucing terbaik dari Kazan (sebuah kota di danau Volga) yang sangat besar dan sangat cocok untuk menangkap hama tikus, jadi kirim kucing-kucing Kazan yang mereka dapat kepada Pusat Pengadilan Negara yang pastinya memiliki gudang berkas yang terdiri dari kertas yang sangat banyak” Lalu pada tahun 1762 masa kekuasaan jatuh kepada Catherine the Great (Catherine yang Agung) dan pada masa Catherine the Great berkuasa, kucing telah diangkat statusnya menjadi penghuni resmi dari istana tempat Catherine the Great tinggal. Bahkan mereka disebut sebagai ‘Winter Palace cats’ dan sekarang telah menjadi bagian dari Heritage Museum.

image

Kucing-kucing ini selamat beserta petinggi-petinggi di Winter Palace saat tentara Napoleon menyerang bahkan pada saat peraturan Tsarist tidak lagi berlaku disana. Akan tetapi kucing-kucing di Winter Palace tidak dapat bertahan pada kurun tahun 1941-1944. Ini dikarenakan kucing-kucing tersebut mati karena penyakit bahkan menjadi makanan untuk penghuni Winter Palace. Bukan tanpa alasan, pada kurun tahun tersebut tentara Nazi dari Leningrad menduduki Rusia pada masa itu dan tidak membiarkan masyarakat rusia bahkan penghuni dari Winter Palace hidup dalam ketenangan. Akibat kekejaman Nazi, penghuni Winter Palace sangat terisolasi sehingga mereka tidak dapat memperoleh makanan dari luar dan terpaksa memakan apapun yang dapat dimakan yang masih ada di Winter Palace termasuk kucing. Tetapi masa kelam tersebut kembali terang pada saat perang dunia II berakhir dan Nazi telah gugur, pada saat itu pulalah tiap bagian dari Rusia melatih kembali kucing-kucing dan mengirimnya untuk menjadi penghuni dan penjaga Winter Palace.

abc_cats_4_100727_ssh

Populasi tikus yang semakin meningkat juga menjadi alasan utama semakin banyaknya kucing yang dilatih untuk menjadi penjaga di Winter Palace. Meskipun tidak lagi menjadi penjaga yang diperbolehkan masuk ke dalam 1.000 aula yang memamerkan 60.000 koleksi dan mahakarya di Heritage Museum, staff dariHeritage Museum mengatakan bahwa kucing-kucing tersebut tetap dapat mengontrol populasi tikus di Heritage Museum. Kucing-kucing ini tidak diperbolehkan masuk untuk berjaga di dalam Heritage Museum karena para staff kewalahan dengan masalah feses dan urine dari kucing-kucing tersebut. Sebelumnya telah diadakan litter box untuk para kucing-kucing tersebut, tetapi tetap saja tidak cukup. Namun, meskipun para kucing ini bertugas di luar Heritage Museum sekarang, mereka tetap menjadi bintang dengan cara mereka sendiri. Mereka sangat populer di mata 3.000.000 turis yang datang hampir setiap tahunnya ke Heritage Museum. Sehingga pihak Heritage Museum juga mengadakan suvenir yang dapat dibeli oleh para turis berupa kartu pos ataupun barang cinderamata lainnya yang syarat dengan foto kucing di dalamnya.

244318275602_244318275602_1_11291_Access360_StPetersburg-HermitageMuseumCats1_e_610x343_244358211956

“Dengan memberikan kucing-kucing Hermitage Museum kepopuleran, kami memutuskan untuk membuat hak paten bagi nama tim mererka”, tukas direktur dari Heritage Museum, Mikhail Potrovsky. Untuk menghormati dan menghargai jasa-jasa para kucing tersebut, Saint Peterseburg memberlakukan satu hari libur nasional untuk mengingat jasa-jasa kucing Hermitage Museum, dan pada hari libur nasional tersebut Saint Petersburg mengajak masyarakatnya untuk mengadopsi seekor kucing yang ada di Hermitage Museum. Popovets pada hari libur nasional tersebut akan sibuk mengangkat telepon kantor yang berdering di ruangannya untuk menjawab panggilan beberapa pengadopsi yang berencana untuk mengadopsi seekor kucing yang ada di Hermitage Museum dari display yang ada di situs resmi Hermitage Cats. “Ya benar sekali, adalah sebuah kehormatan untuk mengadopsi seekor kucing penghuni Hermitage Museum mengingat jasa-jasa dan sejarah mereka” tukas Popovets.

3620d8e1308ad9717aaed211a138a59a

Wah catlovers, sangat terhenyak bukan mendengar bagaimana cara masyarakat dari St. Petersburg menghargai kucing-kucingnya? Memang benar bahwasannya kucing sangat bermanfaat dalam membasmi hama tikus mengingat hama tikus dan sejenisnya merupakan hewan yang penuh dengan bakteri, kuman dan penyakit yang siap menyerang kita. Bahkan di tiap rumah kita pasti banyak sekali tikus yang berkeliaran diluar rumah bahkan di dalam rumah. Maka dari itu marilah kita juga mengadopsi seekor kucing di dalam rumah! Dan mengingat kucing-kucing ini juga sangat dianggap keberadaannya oleh petinggi-petinggi di St. Petersburg, bukanlah ide yang buruk untuk Indonesia meniru apa yang telah di berlakukan di Winter Palace yang sekarang telah menjadi Heritage Museum. Mungkin akan sangat baik apabila kucing-kucing yang ada di jalanan lalu dilatih untuk membasmi hama tikus dan dikirim ke Istana Negara dan instansi-instansi kenegaraan lainnya. Mungkin saja sosok kucing juga dapat sangat membanggakan oleh hal itu!

00-hermitage-cats-russia-st-petersburg-03-25-10-14

00-hermitage-cats-russia-st-petersburg-05-25-10-14

464

CSgWbNWUcAAoIjmPatung emas yang ada di depan Hermitage Museum sebagai penghormatan dan penghargaan terhadap kucing-kucing yang tergabung di “The Hermitage Cats”

(ibr)

Sources:

 

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Seorang Pria Menemukan Kucing Jalanan Bersembunyi Dibawah Truk dan Memutuskan Memeliharanya

Kali ini Cattery.co.id akan menceritakan kisah yang tidak kalah menyentuh. Pernahkah catlovers menemukan kucing di jalanan dan memutuskan untuk memeliharanya karena tersentuh oleh pandangan kucing? Ya, hal ini pun dirasakan

Cat News

‘Game for Cats’: Permainan untuk Kucing di Ipad Kita

‘Game’ atau yang berarti ‘permainan’ dalam bahasa indonesia ini mungkin merupakan hal yang sangat berpotensi untuk membuat manusia keranjingan, terutama untuk mereka yang masih anak-anak. ‘Game’ pertama kali menyeruak hampir

Cat News

(Video) Kisah Dibalik Kucing yang Kabur untuk Bisa Bersama Dengan Teman Anjingnya

Pernahkah catlovers merasa kangen dan ingin segera bertemu dengan teman-teman? Seekor kucing kecil ini juga tidak bisa tahan untuk ingin segera bertemu dengan temannya. Ia pun segera naik melalui celah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!