Kucing Keracunan, Bagaimana Cara Mengatasinya?
15/09/2015 36514 Views

Kucing Keracunan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kucing seringkali bersentuhan dengan hal-hal yang bisa membuat kucing keracunan hampir setiap hari dalam hidupnya. Ada berbagai hal yang mungkin dapat membuat si kucing keracunan, seperti tanaman indoor dan outdoor, pembersih dan bahan kimia rumah tangga, obat manusia, pestisida, cat dan bahkan beberapa makanan manusia.

Keracunan pada kucing lebih seringkali merupakan dugaan oleh pemiliknya, karena sangat jarang kita melihat langsung si kucing melakukan kontak dengan bahan beracun. Oleh karena itu cattery.co.id akan mencoba membahas mengenai ciri-ciri kucing keracunan dan tindakan apa yang harus kita lakukan. Silakan disimak ya catlovers!

Gejala dan ciri-ciri kucing keracunan

Gejala dan ciri-ciri kucing keracunan tergantung pada jenis dan seberapa banyak kucing terkontak dengan bahan beracun. Secara umum ciri-ciri kucing keracunan seperti:
– Perubahan warna pada kulit dan mulut
– Perubahan pada pernapasannya
– Peningkatan jumlah air liur atau mulut menjadi kering
– Menggosok mulutnya pada permukaan
– Menggaruk-garuk wajah dan mulutnya
– Nafas kering
– Muntah
– Tremor otot (kontraksi otot)
– Lemas
– Gelisah
– Diare atau sembelit

calico-250-250 kotak-250x250

SPC_cat_antifreezejauhkan kucing dari bahan-bahan berbahaya

Cara si Kucing Keracunan

Secara umum, kucing keracunan bisa melalui tiga cara, yaitu: dengan memakannya (menelannya), dengan menyentuhnya (kontak), dan dengan menghirupnya (inhalan). Oleh karena itu kita harus mengetahuinya agar dapat melakukan penanganan dengan tepat.

Racun yang tertelan. Efek dari menelan zat beracun akan bervariasi tergantung pada hukuran hewan, apa dan bagaimana racun itu tertelan, berapa banyak zat tersebut tertelan, tingkat metabolisme kucing kita, status gizi dan hidrasi relatif si kucing, dan kesehatan umum si kucing. Jika kita berpikir bahwa kucing kita menelan sesuatu yang beracun, jangan mencoba untuk memaksakan si kucing dengan paksa kecuali jika kita tahu bahwa zat beracun tersebut tidak bersifat korosif.

Ciri-ciri kucing keracunan dengan cara tertelan seperti:
– Muntah
– Diare
– Meneteskan air liur
– Sakit perut atau kram
– Kejang
– Perubahan perilaku

Contoh racun yang dapat menyebabkan gangguan dan keracunan seperti: antifreeze, pembunuh gulma, minyak, larutan pembersih, cat, dan tanaman.

Racun yang tersentuh. Kucing dapat mengalami keracunan akibat melakukan kontak dengan zat beracun, biasanay racun tersebut akan mengiritasi di daerah yang mereka sentuh, seperti, bantalan kaki, kulit dan gusi. Ciri-ciri khas kucing yang keracunan akibat kontak seperti:
– iritasi / muncul bintik merah pada kulit
– Kemerahan pada kulit
– Kulit mengelupas
– Bulu menjadi rontok
– Pembengkakan
– Nyeri

Contoh produk yang dapat menyebabkan keracunan kontak seperti: cairan pelarut, sabun dan insektisida.

Racun yang terhirup. Ciri-ciri kucing keracunan akibat terhirup biasanya memiliki gejala seperti:
– Bersin
– Batuk
– Gusi dan bibir kebiru-biruan
– Sesak napas

Contoh produk yang dapat menyebabkan keracunan akibat terhirup seperti, uap dari cat, pembersih dan asap

acetaminophenpoisoningalertberikan obat yang direkomendasikan oleh dokter hewan

Adakah Obat Kucing Keracunan?

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan semua jenis keracunan! Kita harus mengetahui dahulu apa penyebab kucing keracunan dan bagaimana cara kucing keracunan. Namun ada beberapa hal yang dapat kita lakukan ketika kucing kita keracunan.
– Tetap tenang. Buang sumber racun
– Segera hubungi dokter hewan untuk memberitahu bahwa kita sedang menuju kesana
– Biarkan dokter hewan tahu apa jenis racun yang kita curigai menjadi penyebabnya
– Katakan pada mereka gejala dan ciri-ciri keracunan pada kucing kita
– Selimuti kucing kita dengan selimut hangat dan bawa ke rumah sakit dengan posisi kepala lebih rendah dari badan. Ini dilakukan untuk mencegah shock dan juga memungkinkan sisa racun yang berada mulut dapat keluar.
– Jika kucing mengalami kejang-kejang atau hiperaktif, bungkus dengan erat dalam selimut untuk menjaga si kucing agar tidak melukai diri sendiri, dan bawa ke dokter hewan secepat mungkin.
– Lalu ikuti petunjuk dari dokter hewan

Pertolongan Pertama Apa yang Dapat Kita Lakukan di Rumah?

Jika kita menduga bahwa kucing kita keracunan tetapi kita tidak dapat langsung menghubungi dokter hewan, ada beberpa pertolongan pertama yang bisa kita lakukan di rumah hingga kita bisa membawanya ke dokter hewan.
– Tertelan Racun: berikan penetral racun atau antidot racun pada kucing
– Terkontak Racun: Cuci area yang tersentuh racun pada kucing dengan air yang banyak
– Racun yang Terhirup: Bawa kucing kita keluar rumah untuk memberikan udara segar
– Periksa Label: Bila memungkinkan, periksa label pada kemasan racun untuk mencari petunjuk tentang prosedur pertolongan pertama dan penangkal racun.
– Jika si kucing tidak sadarkan diri, jangan mencoba memberikan apapun melalui mulutnya.
– Jika kucing muntah, simpan bahan muntahannya sehingga dokter hewan dapat mengevaluasi dan menganalisanya jika perlu.
– Bawa kucing ke dokter hewan SECEPATNYA
– Bawa bungkus, kotak, label dan apapun yang berhubungan dengan racun, karena ini dapat memberikan petunjuk penting dan informasi yang berguna

pet-poison-prevention-month-pictureselalu jaga kucing kita dari bahan-bahan beracun

Tindakan Pencegahan

Benar kata pepatah, pencegahan lebih baik daripada mengobati. Untuk itu catlovers harus melakukan tindakan pencegahan agar kucing kita tidak keracunan. Berikut ini beberapa tips agar kucing kita tidak keracunan

Di dalam rumah:
– Awasi kucing kita
– Jaga tanaman hias dimana kucing tidak bisa menjangkaunya. Kumpulkan daun/kelopak tanaman yang gugur.
– Jauhkan pestisida dimana kucing tidak bisa mengaksesnya
– Jika kita sedang mengobati hewan peliharaan lain dengan insektisida, pisahkan mereka dari hewan peliharaan lainnya

Di luar rumah:
– Pastikan area yang dapat diakses oleh kucing bebas dari tanaman beracun.
– Pastikan pasokan air yang diminum oleh kucing tidak terkontaminasi dan gantilah secara rutin.

Itu lah beberpa tips yang bisa diberikan oleh Cattery.co.id tentang kucing keracunan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk catlovers semua. Jagalah selalu kucing kita!

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Penyakit Kucing

Fakta tentang Muntah pada Kucing

Mari kita bahas masalah muntah pada kucing, apakah kucing kamu sedang mengalaminya? Salah satu hal yang bisa diingat tentang kucing adalah muntah, karena mereka lebih sering muntah dibandingkan dengan hewan

Penyakit Kucing

Kesulitan Memberikan Obat pada Kucing? Ini Solusinya!

  Semua yang mempunyai kucing di rumah pasti setuju, bahwa sebagai pemilik, kita di tuntut harus mengusai berbagai pofesi. Seperti baby sitter, ahli gizi, groomer, bidan, bahkan tenaga ahli medis.

Penyakit Kucing

Ear Mites (Kutu Kuping) pada Kucing

Ear Mites atau “Otodectes cynotis” adalah penyebab umum peradangan telinga pada kucing. Karena sistem imun kucing belum sepenuhnya berkembang, anak kucing biasanya yang sering terkena parasit ini. Biasanya ear mites

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!