Kucing Himalaya
16/09/2016 8805 Views

Kucing Himalaya

Jika kucing Himalaya terlihat familiar buat kamu, kemungkinan kamu mengira bahwa dia adalah kucing persia yang memiliki warna bulu berbeda, tapi ternyata memang kamu benar. Kucing Himalaya adalah kucing Persia yang sedang menyamar dengan nama berbeda. Yupe, sebenarnya Himalaya atau ColorPoint adalah pola warna pada kucing, bukan hanya milik kucing persia. Ditemukan di beberapa ras lain juga seperti Ragdoll, Siamese, Burmese dan lain-lain. Pola warna himalaya sebelumnya pernah kami bahas disini http://www.cattery.co.id/pola-warna-colorpoint-atau-himalaya-pada-kucing/

Memiliki sebutan pendek Himmie, kucing Himalaya adalah kucing yang manis yang memiliki panampilan dan sejarah yang menarik. Kecantikan ini adalah hasil percobaan ilmiah, tetapi bukan seperti frankencat alias kucing frankenstein.

Kucing Himalaya Kitten

Kucing Himalaya Kitten

Hidup dengan kucing Himalaya

Dengan bentuk wajah yang pesek dan bulu yang panjang seperti kucing Persia dan pola warna tertentu dari kucing siam. Kucing Persia Himalaya merupakan persilangan dari dua ras kucing peranakan terbaik. Mereka begitu manis dan kalem dengan suara yang lembut, menyukai perhatian manusia, dan biasanya dengan mudah dapat berbaur dengan hewan peliharaan lain.

calico-250-250 kotak-250x250

Dikarenakan rasa cintanya terhadap manusia, kucing Himalaya dapat menjadi kucing keluarga yang baik. Mereka akan sangat baik dalam beradaptasi dengan situasi rumah yang memiliki anak-anak kecil yang memperlakukannya dengan baik.

Kucing Himalaya tidak terlalu aktif, tetapi mereka suka bermain dan diketahui dapat melompat berputar ketika bermain cat teaser. Mereka dapat belajar permainan seperti duduk, bersalaman, dan berbaring. Berat kucing Himalaya adalah sekitar 3,5 sampai 7 kg dan memiliki umur yang panjang diantara 15 sampai 20 tahun.

Cute 3 month old persian seal colourpoint kitten is lying, isolated on white background

Kucing Himalaya warna sealpoint usia 3 bulan

Yang harus diketahui

Jika kamu menginginkan jenis kucing ini, sebaiknya mulailah menyukai permainan perawatan rambut. Kucing Himalaya harus disisir dan disikat setiap hari agar tidak kusut dan tetap cantik, hal ini juga dapat mengurangi kemungkinan hairballs. Ketika sedang masa perontokan bulu, penting untuk grooming dua kali sehari untuk mencegah bulu rontok. Mandi satu kali dalam seminggu tidak akan melukainya, dan juga jangan lupa membersihkan matanya setiap hari.

Dikarenakan bulunya yang panjang, jadi butuh waktu bagi kucing Colorpoint ini untuk berkembang sempurna. Masalah kesehatan yang paling potensial yang menimpa kucing Himalaya adalah penyakit kista ginjal, penyakit turunan yang menimpa retina mata, katarak bawaan lahir atau saat anak-anak. Wajahnya yang datar cenderung membuatnya terkena sindrom brachycephalic (kepala yang pendek dan lebar); kesulitan bernapas dikarenakan lubang hidung yang sempit, langit-langit mulut yang lembut dan panjang, atau trakea yang sempit, dan produksi air mata yang berlebih.

The Cat’s Fanciers’ Association mengelompokkan kucing Himalaya sebagai versi warna lain dari Persia, tapi beberapa asosiasi kucing termasuk The International Cat Association, American Association of Cat Enthusiasts, American Cat Fanciers’ Association, dan Cat Fanciers Federation menganggap kucing Himalaya adalah ras yang berdiri sendiri.

kucing himalaya berwarna red atau flame point

Sejarah

Pertama kali kucing Himalaya menarik perhatian seseorang adalah pada awal 1930 saat peneliti genetik dari Harvard yang bernama Clyde Keeler dan peternak kucing Virginia Cobb menyilangkan kucing Persia dan kucing Siam untuk melihat gen yang diturunkan. Dua kucing seperindukan yang pertama menghasilkan kucing hitam berbulu pendek, tetapi ketika mereka menyilangkan kedua kucing seperindukan tadi, masing-masing membawa gen resesif berbulu panjang dan memiliki point color.

Hasilnya? Anak kucing yang disebut Debut Newton, yang memiliki corak bulu kucing siam dan bulu panjang kucing Persia. Para peneliti Harvard tidak tertarik dalam menciptakan keturunan baru, tapi pada saat yang sama, banyak peternak dari Inggris telah melakukan penyilangan yang sama dengan tujuan menciptakan seekor kucing Persia dengan point color. Perang Dunia II mengganggu proses ini, tapi pada 1950 seorang peternak Amerika bernama Marguerita Goforth berhasil dalam membiakkan seekor kucing dengan penampilan sesuai keinginannya.

Pada tahun 1955 para peternak dari inggris kembali melanjutkan persilangan yang sempat tertunda, versi mereka dikenal oleh the Governing Council of the Cat Fancy (GCCF) dengan nama Colorpoint berbulu panjang (the longhaired colorpoint).

ACFA dan CFA mengenali keturunan yang baru dinamakan kucing Himalaya di Amerika pada tahun 1957. Pada 1960 Asosiasi peternakan lainnya mengikuti.

kucing himalaya

kucing himalaya bercorak lynx

Fakta Unik

  • Tidak seperti kucing Persia yang bisa memiliki variasi warna mata, bahkan odd-eyes, warna mata kucing Himalaya hanya biru.
  • Kucing Persia adalah kucing keturunan nomor dua paling popular yang terdaftar di CFA, dan Kucing Himalaya adalah satu yang paling popular dari variasi warna kucing Persia.
  • “points” dari kucing Himalaya – warna yang lebih gelap pada muka, kaki, telinga bahkan ekor – bisa berwarna coklat, black/seal/hitam, lilac, blue, red, cream, tortie, blue-cream, coklat-tortie, lilac-cream, seal lynx, blue lynx, red lynx, cream lynx, tortie lynx, blue-cream lynx, chocolate lynx, lilac lynx, chocolate-tortie lynx, dan lilac-cream lynx. Warna yang lebih muda pada bagian badan antara putih menuju krem.
  • Nama Himalaya tidak ada hubungannya dengan nama gunung, tetapi karena kucing Himalaya menyerupai kelinci Himalaya yang juga memiliki point pada bulunya.

Kucing Himalaya

Kucing Himalaya di Indonesia

Kucing Himalaya pernah begitu populer di Indonesia. Rentang waktu 2007-2010, hampir semua kontes yang diadakan Indonesian Cat Association dipenuhi oleh kucing-kucing persia Himalaya yang cantik-cantik. Namun entah mengapa sekarang tren warna kucing himalaya ini segera ditinggal secara kompak oleh banyak cattery, bahkan cenderung dihindari walaupun hanya carrier (Colorpoint Carrier alias CPC). Saat ini bisa dibilang tidak ada cattery resmi (registered cattery) di Indonesia yang melakukan breeding warna Himalaya ini. Kita semua tentunya berharap warna Himalaya atau Colorpoint ini segera kembali mewarnai dunia kucing ras di Indonesia.

kucing himalaya

Tahukah kamu?

  • Menurut Guinness Book of Records, kucing terkecil di dunia adalah Tinker Toy, seekor kucing Himalaya jantan dengan blue-point. Saat berumur 2,5 tahun, tingginya hanya 2,75 inci dan panjang 7,5 inci. Sayangnya dia juga berumur pendek dan hanya hidup sampai umur 6 tahun.
  • Season lalu ada Persia Himalaya yang merebut gelar NW di CFA bernama Blue Genes. Foto ada dibawah ini.

    kucing himalaya

    23rd BEST CAT – REGIONS 1-9 GC, BW, NW BENOMA PRECIOUS BLUE GENES Seal Point Persian

Bagaimana? kangen dengan kucing himalaya? tertarik untuk membawa pulang?

(nes)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Jenis Kucing

Kucing Persia | Jenis Kucing

Pada kali ini Cattery.co.id akan membahas salah satu jenis kucing terkenal di dunia, yaitu Kucing Persia. Dokumentasi tertua mencatat bahwa leluhur pertama kucing persia diimpor dari Persia (Iran) ke Eropa

Jenis Kucing

Kucing Manx

Kucing Manx adalah salah satu jenis kucing yang unik karena mereka tidak memiliki ekor. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ekor pada kucing memiliki fungsi yang sangat penting untuk kucing sebagai alat

Jenis Kucing

Kucing Exotic Shorthair | Jenis Kucing

Jenis kucing Exotic adalah jenis kucing yang dikembangkan untuk menjadi Kucing Persia versi bulu pendek. Exotic Shorthair sangat mirip dengan Kucing Persia, termasuk temperamen dan fisiknya, kecuali bulunya yang pendek.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!