Konsultasi Vet: Bagaimana cara menyembuhkan kutu pada kucing?
08/06/2015 10456 Views

Konsultasi Vet: Bagaimana cara menyembuhkan kutu pada kucing?

Dok, saya baru adopsi kucing, namun saya tidak tahu apakah kucingnya berkutu. Apakah saya harus beri obat kutu walaupun belum tentu kucing saya berkutu? Selanjutnya, jika kucing saya positif terkena kutu, bagaimana cara menyembuhkannya? Terimakasih dok.

Imam, Jakarta


Pemberian obat itu harus ada indikasi terlebih dahulu. Harus kita pastikan dahulu apakah kucingnya berkutu, karena obat adalah racun. (lihat: 10 Tanda Kucing Terkena Kutu) Ditakutkan adalah jika kita memberikan obat kutu tanpa ada indikasi maka kucingnya tidak kuat dan keracunan. Jika kucing kita tidak berkutu, maka kita harus pertahankan. Solusi yang paling baik adalah cek kucingnya ke dokter hewan untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti. Namun perlu diperhatikan jika kucing tersebut biasa kita lepas ke luar rumah kemungkinan untuk terkena kutu lebih besar, karena si kucing bisa tertular dari kucing atau anjing tetangga.

Kutu itu sejenis serangga yang habitatnya itu tubuh kucing dan lingkungannya. Selain tubuh kucing, kutu juga bisa hidup di sofa, karpet dan kandang kucing. Jadi jika kita hanya berfokus untuk mengobati tubuh kucing saja, maka persoalan kutu ini tidak akan tuntas. Di pasaran saat ini sudah banyak jenis obat kutu kucing, ada yang dalam bentuk tetes, shampoo, dan spray. Memang kutu di kucing akan mati setelah diberikan obat kutu, namun obat kutu kucing memiliki keterbatasan. Jika kita juga tidak membersihkan lingkungan sekitar (seperti karpet, sofa, dan sebagainya), maka kutu akan kembali lagi ke tubuh kucing, bahkan lebih kuat lagi.

calico-250-250 kotak-250x250

Sebaiknya setelah memberikan obat kutu pada kucing, lingkungan tinggal kucing juga dibersihkan, seperti karpet di vacuum cleaner atau dicuci. Jika kucing kita berkutu, gunakan obat kutu sebulan sekali, namun jika ingin hasil yang optimal maka gunakan selama tiga bulan berturut-turut. Salah satu bahaya kutu adalah penular cacing, jadi jika ada kutu maka kemungkinan besar kucing juga cacingan.

Ada beberapa jenis kutu pada kucing, ada yang tinggal di kulit kucing dan bisa lompat jauh, ada yang tinggal di bulu kucing dan bisa menyebabkan bulu kucing menjadi rontok, dan ada yang tinggal di dalam kuping kucing. Perlu diperhatikan jenis kutu yang tinggal di kulit kucing yang berlompat-lompatan itu juga bisa menggigit manusia dan bisa menyebabkan gatal. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan tindakan pencegahan dan pengobatan kutu pada kucing secara tepat.

drh. Husnul Hamdi

drh. Hamdi

drh. Husnul Hamdi (Praktisi Dokter Hewan)

Tempat, Tgl Lahir:
– Padang, 17 Maret 1967
Pendidikan:
– SMA 2 Padang
– Dokter Hewan di Fakultas Kedokteran Hewan IPB 1986-1992
Organisasi:
– Ketua Bidang PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) cabang Jakarta
Tempat Praktik:
– Rumah Sakit Hewan Jakarta
– Jl. Haji Naman No. 10, Pondok Kelapa. (Bisa masuk dari arah Raden Inten atau dari Jl. Kalimalang, di Jakarta Timur)
– Kelapa Dua Petcare

Kontak appointment:
0818 711 721

 

 

 

Untuk catlovers yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan kirim melalui catterycoid@gmail.com dengan subjek “KONSULTASI”

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Konsultasi

Kapan Saatnya Kucing Vaksin?

Dok, saya baru rescue kucing dari jalanan, sepertinya baru selesai menyusui. Apa sudah saatnya diberikan vaksin. Mohon infonya. Trims Ibu Markhati, Bekasi   Vaksin pertama sebaiknya langsung diberikan ketika usia kucing

Konsultasi

Pengasuh Konsultasi

Paramita Suri, SH (owner Prabu Cattery) Pendidikan: S1 Fakultas Hukum UI Pelihara kucing sejak tahun 2002. Cattery ICA dan CFA sejak 2011 Co-Founder cattery.co.id Aktifitas: – Pendiri beberapa perusahaan dan aktif di

Konsultasi

Konsultasi Vet: Scabies pada Kucing dan Cara Mengobatinya

Q: Apakah scabies itu? Jadi scabies itu adalah sejenis serangga (atau mites) yang hidup di lapisan permukaan kulit terluar, dan membuat terowongan di dalamnya sehingga menjadi infeksi yang bersifat patologis.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!