Koleksi Karya Seni Bertema Kucing dari 4 Abad Lalu Milik Marianne C Gourary akan Dilelang
03/11/2015 1340 Views

Koleksi Karya Seni Bertema Kucing dari 4 Abad Lalu Milik Marianne C Gourary akan Dilelang

Catlovers, mungkin kita hanya sekedar pecinta kucing yang benar-benar memelihara kucing secara nyata dan merawatnya dengan baik. Namun berbeda dengan wanita berkebangsaan Jerman ini. Ia seorang kolektor benda seni yang benar-benar hanya mengkoleksi karya seni yang bertemakan kucing. Tidak main-main, koleksinya ada yang sudah berumur 4 abad loh catlovers! Kira-kira bagaimana ya sedikit sejarah tentang Marianne dan seluruh koleksinya yang bertemakan kucing? Bagaimana keadaannya dan koleksinya sekarang? Simak terus artikel cattery.co.id kali ini agar tidak penasaran!

NYT-1000664725-GOURARYM.1_011556Marianne C. Gourary, 1920 – 2014

Marianne C. Gourary. Ya, ia memang tidak dikenal sebagai seorang dokter hewan yang memfokuskan konsentrasinya pada kucing atau seorang ahli behavioristik kucing. Akan tetapi hampir seluruh dunia terkagum-kagum olehnya karena ia merupakan seorang kolektor karya seni yang otentik dan bersejarah. Bahkan karya seni yang ia koleksi sudah ada yang berumur 4 abad silam! Dan yang lebih mencengangkannya lagi, Marianne merupakan seorang kolektor karya seni yang bertemakan kucing. Karya seninya pun banyak yang meliputi karya seni lukis dan karya literatur. Koleksinya juga tidak berasal hanya dari satu negara, akan tetapi dari berbagai negara. Hebat bukan?

Sedikit biografi tentang Marianne C Gourary

calico-250-250 kotak-250x250

Marianne merupakan seorang wanita berkebangsaan Jerman yang lahir pada tahun 1920-an di Munich, Jerman. Ia merupakan korban dari nazisme yang terjadi pada era Hitler dan berusaha untuk keluar dari belenggu tersebut. Ayah dan ibunya meninggal pada tahun 1929 (Ayahnya) dan 1931 (Ibunya) karena penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Lalu ia melanjutkan sekolahnya di International School of Geneva dan lulus pada tahun 1941. Pasca kelulusannya, Marianne langsung melanjutkan sekolahnya di University of Geneva dengan mengambil major biologi. Dari sinilah ia belajar banyak tentang alam. Marianne mulai menjadi pecinta tumbuhan, alam dan terutama hewan.

Frugoni-OrazioOrazio Frugoni, 1921 – 1997. Merupakan seorang pianis klasik. Ia juga salah satu orang yang berpengaruh pada selera musik Marianne yang cinta akan musik klasik.

Namun ia tidak melanjutkan kuliahnya karena menikahi suami pertamanya Orazio Frugoni pada tahun 1949. Semasa mudanya di Swiss, Marianne dipanggil “La Bise” oleh teman-temannya yang berarti “angin lembut yang bertiup di sepanjang danau Jenewa”. Namun kecintaannya terhadap alam tidak berhenti hanya karena ia tidak lagi melanjutkan kuliahnya. Ia memiliki taman dirumahnya bersama Orazio. Namun pernikahannya bersama Orazio tidak berjalan mulus sehingga ia menikah lagi dengan seorang pria bernama Paul Gourary. Lalu Marianne dan Paul membangun rumah impiannya di Manhattan yang dipenuhi dengan esensi seni. Tentu saja tidak lupa, taman yang indah sekaligus pula kucing-kucing lucu yang menjadi peliharaan Marianne. Memang, sejak dulu di Jerman, Marianne sangat menyukai kucing dan hingga akhir khayatnya ia tetap mengumpulkan karya seni yang bertemakan kucing dan tidak lupa untuk terus merawat kucing-kucing peliharaannya. “Ia seorang kaya yang dermawan, peka terhadap lingkungan, mudah bersosialisasi, rendah hati dan peduli terhadap sesama” tukas seorang sahabatnya. “saya sangat kehilangan disaat mendengar kabar bahwa ia telah tiada” tambahnya.

Ya, setahun lalu Marianne C Gourary telah meninggal dunia dikarenakan faktor usia. Ia meninggal di usianya yang ke-93 pada tanggal 2 Oktober tahun 2014 silam. Mungkin tidak banyak orang yang mengetahui sebelumnya tentang Marianne, akan tetapi bak pahlawan gerilya yang diam-diam membela suatu kaum, Marianne harum namanya setelah ia meninggal karena ia aktif di banyak kegiatan kemanusiaan terutama jika itu bertemakan tentang penyelamatan kucing. Seringkali ia ikut serta dalam sebuah kegiatan yang diadakan The Humane Society dan ASPCA, atau ia sekedar mendonasikan sebagian hartanya dengan nama yang seringkali tidak diterterakan.

Maka dari itu dihari meninggalnya Marianne C Gourary, banyak pihak yang berdonasi untuk biaya pemakamannya.

Marianne C Gourary dan Koleksi Seni-nya yang Bertemakan Kucing

Semenjak era seniman yang bernama Balthus hingga Theophile Steinlen, “kucing” memang sebuah objek yang sangat menarik dan otentik untuk dijadikan karya seni. Dan koleksi yang dimiliki oleh Marianne dan Paul, suaminya juga meliputi karya seni yang dilahirkan pada era tersebut. Semasa hidupnya, Marianne dan Paul selalu mengikuti dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan kemanusiaan yang bersangkutan dengan kucing, apalagi jika itu berbau pameran karya seni lukis yang bertemakan kucing.

32– (c. 1850), Folding panorama of “Whittington and His Cat” –

Sangat tidak dapat dipercaya bahwa dalam beberapa dekade dalam hidupnya Marianne telah berhasil mengumpulkan skurang-kurangnya 244-an karya seni bertemakan kucing yang berbentuk karya seni lukis, artifak dan juga karya literatur kuno tentang kucing. Mencengangkan bukan?

21– Tom Mouser, 1865 “Cat’s Party (The)” –

Lalu, pasca meninggalnya Marianne C Gourary. Karya seni lukis, artifak dan literatur koleksiannya telah mulai dilelang ke masyarakat sejak 29 Oktober 2015 lalu dan masih berlanjut hingga hari ini via Bloomsbury Auctions, London.

36187Bloomsbury, London – “Cats: The Collection of the late Marianne C. Gourary”

Pelelangan itu diberi tema : “Cats: The Collection of the late Marianne C. Gourary”. Tema yang sudah pasti kental dan syarat dengan kucing kan catlovers? Tentu saja iya! Beberapa karya seni yang dilelang adalah :

  • Versi abad ke-19 literatur anak kecil yang berjudul “Puss In Boots” dan dikarang oleh Walter Crane
  • Karya Ilustrasi dari T.S. Eliot dan Charles Baudelaire yang tentunya terinspirasi oleh kucing.
  • Karya seni yang berjudul “40 black and white plates” dari Balthus.
  • Sebuah novel satir dari periode Meiji di Jepang karya Kinnosuke Natsume yang berjudul “I Am A Cat”
  • Karya seni lukis bertemakan kucing oleh Camille Pisarro.
  • Karya seni yang berjudul “Raphael of Cats” dari Gottfried Mind.

Tidak hanya daftar diatas yang menjadi karya seni lelangan di “Cats: The Collection of the late Marianne C. Gourary”

631– E.T.A. Hoffmann, 1997 “Lebensansichten des Katers Murr” –

Terima kasih sekali lagi untuk era modern sehingga karya seni literatur, artifak dan lukis koleksi Marianne C. Gourary dapat diupload secara digital (dan bukan berarti yang diupload di internet dapat diperjual belikan!) dan dinikmati oleh catlovers semuanya!

177– Johann Jacob Kleinschmidt, “Katzen Choral Gesant” –

611– T. Hasegawa, c.1900 “The Rat’s Plaint” (illustration) –

48– Tsuguharu Foujita, 1930 one of 20 drawings from “A Book of Cat” –

222– Iwao Akiyama, 1984 “Two Cats” –

136– Kinnosuke Natsume, 1906 “I Am A Cat” –

40– Leonor Fini, 1973 “La Grande Parade des Chats” –

76– Balthus, from ‘Mitsou, 1921 “Quarante Images par Baltusz” –

228– Camille Pissarro, 1946 “Siamese Cat and Kittens” –

203– Theophile Alexandre Steinlen, 1909 “L’été Chat sur une balustrade” –

44– Champfleury, 1869 first edition of “Les Chats” (illustration) –

– Edward Lear, 1889 “The Owl and the Pussy Cat and Other Nonsense Songs” (illustration by William Foster) –

121– Walter Crane, c.1875 “Puss In Boots” (illustration) –

13– Elizabeth Bonsall, 1903 “The Book of the Cat” –

189– Theodore Lane, 1821 “The Man of the Woods & The Cat-O’Mountain” –

198– Henri Charles Guerard, “Chat Noir Sur un Journal” –

Marianne C Gourary dan Kucingnya

Marianne C Gourary dipercaya memiliki seekor kucing yang benar-benar ia sayangi dan sering ia bawa ke tiap-tiap kunjungan galeri nasional semasa hidupnya. Kucing itu berwarna putih dan diberi nama Muffy)

Dalam kabar belasungkawanya ia sangat dikaitkan dengan kucing yang selalu mengisi kehidupannya. “dia sangat tertarik dengan segala hal yang berbau kucing, maka dari itu pulalah karya-karya seni koleksinya selalu bertemakan kucing” tukas seorang sahabat terdekat Marianne. “Ini juga dapat terlihat dari karya-karya literatur tentang kucing yang menjadi koleksinya” tambahnya.

Jadi, melihat dari cara Marianne C. Gourary aktif dalam dunia kucing dan juga aksi sosial-kemanusiaan sepertinya telah memotivasi kita juga ya catlovers? Ia benar-benar mendedikasikan hampir sebagian hidupnya untuk mengkoleksi karya seni lukis, artifak dan literatur yang bertemakan kucing dan juga aktif dalam kegiatan The Humane Society yang kita tahu mereka bergerak dibidang kemanusiaan. Lalu mungkin catlovers ada yang tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan perlelangan ini? Tidak ada salahnya loh catlovers cukup cek saja link ini untuk bid online: http://www.dreweatts.com/cms/pages/auction/36187

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Louis Wain, Pelukis yang Selalu Bertemakan Kucing

Kucing dapat menjadi apapun yang mereka inginkan. Mereka sangat pintar memposisikan dirinya sebagai apapun dalam kehidupan kita. Sebagai boneka kesayangan, teman tidur, sahabat dekat bahkan sumber inspirasi seperti untuk Louis

Cat News

Kucing Menyelamatkan Anak Anjing Berkaki 3 yang Hampir Dimakan Induknya

Hallo catlovers! Pasti kita semua selalu dalam keadaan sehat dan bahagia kan dengan si kucing? Kami pun selalu berharap begitu. Nah, kira-kira cattery.co.id akan membahas apa ya hari ini? Kucing

Cat News

JUST FOR CATS VIDEO FESTIVAL: Festival Video Kucing Internasional di Kanada!

Kali ini kami juga akan memberikan artikel terhangat seputar kucing di dunia internasional. Kami akan membawa catlovers ke Kanada, dimana kucing juga merupakan salah satu hewan peliharaan terfavorit disana dan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!