Kisah Olive si Kucing penderita “Wobbly Kitten Syndrome”
01/02/2016 4841 Views

Kisah Olive si Kucing penderita “Wobbly Kitten Syndrome”

Hallo Catlovers! Bagaimana kegiatan catlovers hari ini? Kami harap tetap lancar dan terus semangat ya catlovers! Oiya, tidak lupa juga titipkan salam kami kepada para kucing catlovers dirumah ya! Anyway, hari ini kita akan membahas Olive si kucing yang menderita wobbly kitten syndrome. Dikatakan beberapa media bahwa berita tentang Olive ini meluas di internet dan amat sangat ditunggu beritanya oleh para catlovers dunia. Olive si kucing memang mengidap sebuah syndrome yang menyerang neurologikal sehingga ia seperti penuh dengan getaran pada saat berjalan ataupun terdiam. Hampir tiap media menyerbarkan beritanya agar keadaan Olive dapat membaik dan dapat teradopsi. Namun apakah berhasil sampai saat ini? Dan bagaimana perkembangan dari Olive si kucing? Well, daripada menebak-nebak lebih baik catlovers di rumah membaca ulasan kami tentang perkembangan berita ini. Jadi baca terus artikel cattery.co.id kali ini ya!

untitled_24_2Perkenalkan Olive si Kucing!

Olive si kucing yang masih berumur 4 bulan divonis mengidap sebuah syndrome yang dinamakan wobbly kitten syndrome. Ia sempat dirawat di sebuah tempat penyelamatan hewan yang dinamakan Watauga Humane Society yang bertlokasi di Boone, Carolina Utara. Syndrome yang diderita oleh Olive ini secara medis dinamakan Cerebellar Hypoplasia, dan syndrome ini terjadi karena disaat cerebellum yang terdapat di dalam otak tidak terbentuk dan terikat sempurna selama masa janin sampai kelahiran. Kucing yang terkena syndrome inipun tidak dapat dikatakan sedikit dan ciri-ciri yang dapat terlihat dari kucing yang terkena syndrome ini adalah pada saat mereka berjalan dan bergerak. Dikala mereka berjalan, mereka terlihat seperti gemetar (dengan getaran yang kuat), disaat mereka bergerak pasti ada gerakan yang tidak lumrah untuk dilakukan seekor kucing dan seringkali pula disaat mereka berjalan kaki-kakinya tidak bergerak dengan kompak.

Olive-450246Olive difoto bersama perawatnya (Christy Watson) di Watauga Humane Society. Terlihat Olive yang sedang berjalan kaki belakangnya tidak wajar disaat melangkah.

calico-250-250 kotak-250x250

Untungnya syndrome ini tidak sama sekali berpengaruh pada umur si kucing, hanya lebih kepada perilaku si kucing. Bahkan syndrome ini menambah pribadi si kucing jadi lebih lucu dan menggemaskan (tapi bukan berarti kita mengharapkan lebih banyak kucing yang menderita syndrome ini ya catlovers!). Beberapa hari yang lalu Olive masih ada di Watauga Humane Society dan terus melakukan rehabilitasi agar perkembangan syndrome-nya tidak begitu terlihat hingga ia menjadi dewasa. Pada saat hari pertama Olive dibawa ke Watauga Humane Society pada tanggal 15 November lalu, ia adalah seekor kucing yang terlantar dijalanan. Tentunya lingkungan yang amat hangat dan ramah amat sangat berdampak baik kepada Olice sendiri. Olive diperkenalkan kepada binatang-binatang lainnya yang ada di tempat penangkaran Watauga Humane Society sekaligus juga agar Olive dapat berteman dengan kucing-kucing yang lain. Anjing-anjing yang ada di penangkaran Watauga Humane Society terlihat senang berteman dengan Olive.

wobblecatKucing penderita wobbly kitten syndrome janganlah dihindari, mereka tidaklah menyebarkan virus atau apapun.

“Ia benar-benar memiliki pribadi yang berani dan juga cinta yang teramat dalam. Apalagi jika kita mendekatinya dan memeluknya!” tukas Christy Watson sebagai manajer penangkaran Watauga Humane Society. Pada saat pihak Watauga Humane Society mengirim sebuah video pada halaman facebook resminya yang memperlihatkan Olive, para pengguna facebook langsung jatuh cinta kepada Olive saat melihatnya dan video dari Watauga Humane Society ini tersebar sebanyak 21.000-an kali di facebook sendiri.

ht_wobbly_kitten_02_mm_160127_4x3_992Phew-Phew! I shot pass through your heart! So love me now!

“Kami telah menerima telepon yang sangat banyak, email yang melimpah dan posing-an di facebook resmi kami dari orang-orang yang tertarik untuk mengadopsi Olive” tukas Watson. “Tapi kita pun menyadari dengan sangat bahwa Olive adalah kucing yang spesial dan kami tidak akan dengan mudahnya memberikan hak asuh Olive kepada mereka yang tidak memiliki komitmen dalam memelihara seekor kucing. Olive adalah kucing yang menderita CH (Cerebellar Hypoplasia), ia tidak dapat dipelihara oleh orang yang main-main dan hanya ingin memelihara kucing hanya pada saat si kucing ini telah menjadi pandangan banyak orang di internet. Kami hanya takut Olive jatuh ke pada orang yang salah. Kami benar-benar menyayangi Olive sebenarnya” tambah Watson. Lebih jelasnya lagi CH adalah syndrome yang seringkali ditemukan pada kucing dan juga anjing yang juga memiliki gejala yang sama terhadap Cereberal Palsy pada manusia. Seringkali gejala yang terlihat adalah tremor. Namun sekarang telah terbentuk sebuah organisasi yang akan memberikan penyuluhan secara sukarela kepada orang-orang agar tidak bermasalah dalam memelihara kucing yang mengalami syndrome, dan organisasi ini dinamakan CHcat.

cat 1_1453843652407_764036_ver1.0Meskipun kucing menderita CH, itu sama sekali tidak akan berdampak kepada kesehatannya dan pertumbuhannya bahkan panjang pendek usianya. Itu kembali ke bagaimana ia merawat si kucing. Kucing yang memiliki keadaan psikis normal pun pasti akan sakit jika kita tidak merawatnya dengan benar.

CH sendiri ada pada seekor kucing karena pada saat induknya mengandung, sang induk kucing terkena virus yang dapat menyerang kucing pada masa kehamilan. Nama virus ini adalah panleukopenia. Mengacu kepada UC Davis Koret Shelter Medicine Program, bahwa panleukopenia juga dikenal sebagai sebuah wabah untuk kucing sendiri. Virus ini cukup berbahaya apabila terkena si kucing karena akan menimbulkan kecemasan yang berlebih, muntah-muntah berkelanjutan, diare dan terkadang kematian secara mendadak.

Untungnya anak-anak kucing yang ada didalam rahim induk kucing yang sudah terkena panleukopenia tidak akan terserang virus yang sama, namun beresiko tinggi mendertia syndrome CH seperti yang diderita Olive, karena virus panleukopenia akan merambat kepada perkembangan cerbellum di dalam otak semasa si kucing masih didalam rahim, dan inilah yang akhirnya menimbulkan syndrome CH kepada si anak kucing.

Namun karena syndrome CH pula banyak kucing yang menderita hal tersebut pada akhirnya terpaksa untuk disuntik mati atau diberikan pil agar ia mati, ini dilakukan karena banyak orang yang melihat kucing penderita CH seperti kucing yang sedang kesakitan dan kejang berkelanjutan, padahal hal ini merupakan hal yang amat normal dari kucing penderita CH. Ironis ya catlovers? Padahala syncrome CH sendiri tidak berpengaruh sedikitpun terhadap panjang pendeknya usia si kucing. Malah mereka memiliki harapan hidup yang normal seperti kucing biasanya, dan bisa berperilaku lebih manis, penuh kasih sayang dan cinta seperti Olive.

Olive akhirnya telah diadopsi dan pindah dari Watauga Humane Society, Boone, North Carolina. “ia (sang pengadopsi Olive yang baru) dan suaminya memiliki beberapa binatang dirumahnya yang telah ia sembuhkan kembali kondisinya dan beberapa binatangnya juga memiliki syndrome yang sama seperti Olive” tukas Watson. Dengan perhatian tiap penjuru yang tertuju pada Olive pada akhirnya keluarga pengadopsi baru Olive berencana untuk membuatkan akun Instagram pribadi untuk Olive agar fans dari Olive tetap tahu bagaimana perkembangan Olive setiap waktunya hingga nanti, dan tentu saja kita juga akan diperlihatkan bagaimana petualangan dari Olive yang baru kedepannya!

Watson menutup wawancara dengan berkata : “Kami sangat berterima kasih kepada setiap orang yang telah mendukung perkembangan Olive hingga saat ini. Kami sangat tahu bahwa kalian semua amat memperhatikan perkembangan Olive setiap waktunya, namun sekarang sudah tiba saatnya Watauga Humane Society mengucapkan selamat tinggal kepada Olive karena Olive telah dirawat oleh seorang pengadopsi yang kami harapkan juga menyayangi Olive sebagaimana kami menyayanginya! Sampai jumpa lagi kawan-kawan”.

30AB1A5F00000578-0-image-a-26_1453993031746Semoga Olive mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat dari pengaopsinya sekarang ya catlovers!

Nah catlovers, kisah dari Olive pasti membuat diri kita jauh lebih terpacu untuk mengadopsi kucing tanpa harus memilih-milih bukan? Kami yakin sebagian banyak dari catlovers mungkin belum pernah melihat kucing dengan syndrome CH sebelumnya, namun dengan gejala-gejala yang telah disebutkan tadi kami harap sekarang catlovers tahu apa itu syndrome CH dan sekiranya apa yang harus segera dilakukan. Hanya perlu diingat bahwa syncdrome CH tidak berimbas kepada umur tiap kucingnya. Lalu sekarang, kita semua tentu berharap Olive tetap dalam keadaan yang baik dan terus semangat bukan catlovers? Bukan hanya itu, kita juga pasti sekarang akan lebih memperhatikan si kucing yang kita pelihara bukan? Tentu saja kisah Olive juga memberikan kita pelajaran yang amat berharga dari segala aspek. So, you’re the man Olive, you are the man!

Video tentang Olive

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Attention! Kucing Selamat dari Kebakaran yang disebabkan Petasan!

Catlovers, kebakaran itu memang musibah yang mayoritas disebabkan oleh kelalaian manusia secara sengaja ataupun tidak. Seperti kebakaran karena konsleting listrik atau kebakaran hutan mungkin tidak bisa dikategorikan karena kelalaian manusia.

Cat News

Sophie si ‘Duta Besar’ Kucing Hitam se-Dunia!

Hallo catlovers! Semoga catlovers dan si kucing dirumah selalu dalam keadaan sehat dan semangat menjalani hari-harinya ya! Seperti biasa, kami mengawali artikel kami dengan sebuah pertanyaan yang akan kami tujukan

Cat News

Blake si Kucing yang Menyelamatkan Pengadopsinya Setelah Baru Beberapa Hari di Adopsi

Catlovers, kita sebagai pemelihara kucing pernahkah mengharapkan pamrih kepada mereka? Mungkin kita mengharapkan mereka untuk bekerja lebih keras dalam mencari tikus di sekitar rumah atau bahkan menjadi penjaga rumah kita

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!