Keuntungan Sterilisasi pada Kucing
26/09/2016 4831 Views

Keuntungan Sterilisasi pada Kucing

Catlovers pasti sadar dengan semakin banyaknya jumlah kucing disekitar kita. Tidak harus berjalan beberapa langkah pasti ada nada 2-3 ekor kucing yang seliweran didepan kita. Mungkin bagi kita yang notabene-nya adalah seorang pecinta kucing hal ini tidak begitu menjadi masalah. Akan tetapi bagi orang-orang yang tidak begitu menyukai binatang, hal ini tentu dapat menjadi satu masalah.

Lalu sebenarnya, hal ini adalah masalah yang harus ditanggulangi atau tidak ya catlovers? Seandainya ditanggulangi, benarkah sterilisasi merupakan cara terbaiknya? Dari itu, Cattery.co.id telah mengulas pendapat seorang ahli behaviorist kucing yang bernama Inga Mackellar perihal apakah sterilisasi merupakan pilihan yang bijak untuk menekan jumlah kucing. Dibaca ya catlovers!

kucing

Sterilisasi umumnya dilakukan pada kucing sebagai bentuk penyelamatan atau pengelolaan kesehatan, akan tetapi nyatanya tidak semua kucing peliharaan yang disterilisasi oleh pemeliharanya. Malah lebih banyak orang yang tidak memelihara kucing membawa kucing-kucing jantan di sekitar rumahnya untuk disterilisasi guna menekan jumlah kucing.

calico-250-250 kotak-250x250

Mackellar yang pernah terlibat dengan tim penyelamatan kucing selama bertahun-tahun sangatlah menyadari kenyataan bahwa sekitar ribuan kucing dan juga anak kucing yang tidak diinginkan ada di sekitar manusia. Bahkan banyak dari kucing-kucing tersebut yang telah diadopsi manusia pada akhirnya kembali terlantar. Maka dari itu Mackellar mengatakan bahwasannya sterilisasi adalah pilihan yang sangat bertanggung jawab dan juga bijaksana untuk dilakukan oleh para pemelihara kucing.

Mackellar juga menyimpulkan beberapa perilaku dan fisik kucing sebelum dan sesudah sterilisasi, yaitu:

Berubahnya Perilaku si Kucing

cats-pic-9

Apakah perilaku si kucing akan berubah setelah disterilisasi? Dengan kucing yang disterilisasi sebelum mereka mencapai kematangan seksual (puber), itu sudah pasti tidak akan membiarkan psikis mereka untuk berkembang hingga kematangan seksual penuh, akan tetapi beberapa karakteristik di masa kecil dan remaja mereka dapat menetap (seperti senang bermain dan selalu merasa penasaran).

s4786nskk9gkwf6yBeberapa alasan mengapa kucing sangat dianjurkan untuk di sterilisasi nih catlovers!

Nyatanya seluruh kucing normal yang tidak disterilisasi sudah pasti mencapai kematangan seksual yang dapat bervariasi antara sekitar usia 20 minggu, sekitar 6 atau 7 bulan hingga mereka dewasa penuh pada sekitar 10 sampai 12 bulan. Pada fase-fase ini psikis mereka sudah ditetapkan dan bertahap hingga akhirnya mencapai kemantangan seksual yang mendorong mereka untuk bereproduksi (kawin) dan mempertahanan teritory mereka.

Kucing Betina Dewasa Normal (Non-Sterilisasi)

baby-catKucing betina yang non-sterilisasi pasti akan lebih agresif pada saat mereka menjaga teritorial, anak dan sumber berburu mereka. Mereka juga akan lebih mudah tertarik kepada kucing jantan sebelu disterilisasi.

Kucing betina juga sangat memiliki sikap yang cendurung teritoris, seperti menjaga berbagai sumber makanan atau tempat tinggal yang mereka butuhkan. Ini termasuk tempat berburu yang baik untuk mendapatkan makanan yang akan mereka makan bersama dengan anak-anak kucingnya.

CatSign_154.5x15Ilustrasi perkembang biakkan kucing liar non-sterilisasi. Akan menjadi banyak sekali ya catlovers?

Kematangan seksual juga akan membawa perubahan fisik pada kucing betina meskipun yang sangat signifikan adalah perubahan sikap pada saat mereka mencapai kematangan seksual. Kucing betina umumnya akan melalui masa dimana hasrat mereka untuk bereproduksi sangat besar, sehingga pada masa ini kucing betina akan bereproduksi dengan kucing jantan sehingga ada dua atau tiga musim berkembang biak dalam waktu satu tahun.

Kucing Jantan Dewasa (Non-Sterilisasi)

B7T29H9Kucing jantan yang pipinya semakin tembem dan menunjukkan kematangan seksual-nya.

Perubahan fisik pada kucing jantan lebih jelas terlihat ketimbang kucing betina pada fase menuju dewasa dan mencapai kematangan seksual. Perubahan fisik kcuing jantan ditandai dari pengembangan dan pengekaran otot mereka, terutama otot yang ada pada lengan dan kaki mereka. Selain itu pengaruh dari kematangan seksual kucing jantan yang paling terkenal adalah adanya pengembangan karakteristik pada pipi yang terlihat menjadi lebih gemuk (tembem).

Cat-Almond-PosterMen-stertilisasi kucing merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga si kucing jantan tidak sering berpergian keluar rumah untuk kawin dengan kucing betina.

Dari segi perilaku, hamper seluruh kucing jantan yang mencapai kematangan seksual pasti akan lebih sering pergi dari territorial awalnya, atau semisal pergi keluar dari rumah pemeliharanya untuk perjalanan jarak jauh dari rumah guna mencari pasangan reproduksi-nya dan juga memperluas teritorinya. Lalu, seluruh kucing jantan yang tidak ter-sterilisasi (tidak terkecuali) akan memiliki bau urine yang sangat tajam yang kemudian akan mereka keluarkan untuk menandai teritori mereka.

Kucing yang Disterilisasi

new-sn-english-poster_hiresBanyak sekali kucing yang terlantar akibat semakin membludak-nya jumlah kucing liar di sekitar kita. Dengan sterilisasi kucing, ini dapat menekan angka kucing yang akan lahir.

Kucing yang disterilisasi sejak dini mungkin memiliki kecenderungan untuk tetap memiliki perilaku yang menyenangkan dan terus memiliki sikap seperti kucing kecil meskipun fisiknya semakin besar. Seluruh kucing dewasa cenderung semakin kurang menyenangkan. Hal ini sama halnya dengan manusia yang beranjak dewasa, yakni karena mereka harus mengambil berbagai tanggung jawab setelah dewasa. Khususnya kucing jantan, pada masa dewasa-nya mereka bisa menjadi sangat teritorial dan agresif terhadap kucing lain yang mereka temui di wilayah mereka. Agresi ini terkadang tidak hanya berlaku kepada para kucing lain, tetapi juga terhadap tamu yang datang kerumah kita. Tetapi ini bukan berarti kucing yang disterilisasi tidak akan menjadi teritorial, hanya saja perilaku kucing yang disterilisasi terhadap territorial-nya tidak menumbuhkan tingkat agresif yang tinggi, dengan beberapa pendekatan mereka dapat menerima hal baru dalam territorial mereka.

Cat-spay-neuter-pyramidIlustrasi lain dari kucing yang akan semakin banyak jika kita tidak peduli dengan sterilisasi kucing.

Karena tingginya tingkat ‘Stres’ dan ‘Ketegangan’ yang dialami oleh kucing jantan dewasa (non-sterilisasi), pada akhirnya menjadikan seluruh kucing jantan dewasa mengerahkan seluruh tenaga fisik yang diperlukan untuk mempertahankan suatu wilayah-nya. Tapi tidak bagi kucing yang telah disterilisasi, dan hal ini juga yang memungkinkan kucing yang disterilisasi dapat hidup lebih lama. Ini juga dapat dikaitkan dengan fakta bahwa kucing yang telah disterilisasi cenderung lebih senang tinggal dan bermain di rumah pemeliharanya. Jika pun mereka bermain di luar rumah pasti tidak akan begitu jauh dari rumah pemeliharanya. Dari sini saja kucing yang sudah diterilisasi sudah pasti lebih aman dari faktor yang seringkali membuat kucing meninggal, yakni lalu lintas.

Dengan si kucing telah kita sterilisasi, kita tidak perlu was-was kemana mereka pergi karena pasti mereka tidak akan kemana-mana dan hanya akan berdiam diri dirumah dan bermain dirumah!

Nah catlovers, sudah jelas kan perihal apa-apa saja keuntungan yang akan kita dapati apabila kita mensterilisasi si kucing? Selain juga membuat si kucing akan lebih betah di rumah, menekan jumlah kucing disekitar kita, membuat si kucing akan terus antusias untuk bermain dan penasaran, dan juga membuat orang disekitar kita tidak begitu terganggu dengan jumlah kucing yang semakin banyak.

Ya jadi mulai sekarang tidak ada salahnya kita men-sterilisasi-kan si kucing jantan yang kita pelihara dirumah untuk kenyamanan bersama. Kita tidak ingin kucing kita tidak disukai oleh tetangga kita toh catlovers? Selain itu, dengan si kucing peliharaan kita disterilisasi, itu juga menunjukkan bahwa kita merupakan pemelihara yang bertanggung jawab dan bijak!

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Dunia Kucing

10 Mitologi Kucing yang Terkenal! (Bagian 1)

Hallo catlovers! Apa kabarnya hari ini? Semoga tetap semangat dan terus menjaga si kucing agar selalu sehat dan menggemaskan ya! Nah catlovers kami memiliki satu pertanyaan untuk catlovers sebelumnya. Apa

Dunia Kucing

[Video] Kucing yang Mengerti Bahasa Manusia

Kucing putih ini membuktikan kalau mpus sebenarnya mengerti bahasa manusia… Well, setidaknya yang berhubungan dengan makanan. Apa mungkin selama ini kucing kamu mengerti apa yang kamu bicarakan, tapi karena kamu tidak sogok

Dunia Kucing

Senjata Kimia pada Kucing Ampuh Basmi Tikus

Kucing memang dirancang tubuhnya sebagai predator, termasuk menjadi predator tikus. Kucing juga dipersenjatai dengan taring dan cakar yang kuat untuk menangkap mangsanya. Namun kucing juga memiliki senjata rahasi lainnya lho.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!