Cara Memeriksa Kesehatan Kucing Secara Berkala
20/10/2016 1087 Views

Cara Memeriksa Kesehatan Kucing Secara Berkala

Barometer kesehatan kucing dapat dilihat pada bulu nya. Kondisi bulu menunjukkan kualitas pola makan dan kesehatan kucing secara umum, normalnya mengkilat dan bebas ketombe. Mata kucing yang sehat terlihat bersih dan cerah tanpa kotoran, tidak berwarna kemerahan juga tidak berkedip kedip. Jaringan sekitarnya berwarna pink pucat bukan merah dan meradang. Kulit hidung terasa dingin dan agak lembab pada bagian saluran air mata, dan menjilat juga dapat menjaga kondisi lubang hidup tetap lembab.

Seringkali hanya dengan memperhatikan kebiasaan tingkah laku kucing kamu, cara memandang dan bereaksi terhadap lingkungan sehari-hari, kamu dapat melihat bahwa ada yang tidak beres dengan kucing kamu. Kamu adalah cermin dari kesehatan kucing kamu, jadi jangan takut untuk menyebutkan apapun yang abnormal sesuai pengamatan yang kamu lakukan, seberapapun kecilnya perubahan tersebut. Dokter hewan mungkin hanya melihat kucing kamu sekali dalam setahun dan tidak mengetahui karakter dan tingkah laku kucing kamu sehari-hari. Poin khusus yang harus diperhatikan adalah perubahan kebiasaan makan dan minumnya.

calico-250-250 kotak-250x250

Tanda-tanda kucing sakit

Selalu periksa kesehatan kucing kamu dan jangan remehkan kalau ada keganjilan

Selalu periksa kesehatan kucing kamu dan jangan remehkan kalau ada keganjilan

Tanda pertama yang terlihat saat kucing tidak sehat biasanya adalah perubahan tingkah laku dan penampilannya, biasanya hanya kamu yang bisa melihatnya. Jika seekor kucing yang biasanya agresif dan bersahabat tiba-tiba berubah menjadi menarik diri, takut dan malu, coba perhatikan tanda-tanda penyakit lainnya. Respon yang berkurang ketika dipanggil kemungkinan karena demam atau ketulian sementara yang disebabkan oleh penumpukan tungau telinga.

Coat

Kondisi bulu yang acak-acakan dengan kondisi bulu berdiri tidak normal adalah indikasi umum yang bisa dilihat saat kucing tidak sehat.

Kotoran (feses)

Perubahan tekstur feses merupakan pertanda kucing sakit

Perubahan tekstur feses merupakan pertanda kucing sakit

Periksa kotoran kucing, bentuk normalnya tidak cair dan tidak keras serta tidak berbau tajam. Jika kamu memiliki kucing outdor, sebisa mungkin batasi ruang geraknya dan sediakan litter tray jadi kamu tetap bisa periksa kotorannya.

Kalau kucing dapat menjangkau tempat sampah, diare bisa disebabkan oleh sakit perut yang dikarenakan konsumsi makanan yang telah terkontaminasi, tetapi bisa juga merupakan tanda penyakit yang lebih serius, khususnya apabila diare yang menetap. Konstipasi, dapat menyebabkan luka pada kucing, khususnya apabila terdapat darah pada kotorannya.

Mata

Apabila terlihat adanya membran kedip pada mata, menandakan adanya infeksi atau masuknya benda asing ke dalam mata. Jika pada membrane tersebut terdapat warna kemerahan atau peradangan atau membrane yang terlalu banyak dan menetap, tebal, kotoran berwarna kekuningan harus menjadi perhatian. Jika terlihat pupil membesar atau tidak bereaksi terhadap cahaya, ini harus segera diperiksa dokter hewan.

Telinga

Jika kucing kamu selalu menekukan telinganya, sudah pasti ada masalah

Jika kucing kamu selalu menekukan telinganya, sudah pasti ada masalah

Serumen bening pada telinga adalah normal, tetapi serumen yang menumpuk berwarna coklat gelap bisa jadi merupakan indikasi tungau telinga yang membutuhkan perawatan oleh dokter hewan. Perhatikan apakah ada biji-bijian atau benih tanaman juga. Sebuah biji mungkin saja terperangkap dalam telinga yang masuk melalui lubang telinga sehingga membuat kucing menggerakan dan menggaruk kupingnya. Dinding lubang telinga dan daun telinga sangat lembut dan rapuh. Tusukan pada daun telinga bisa menyebabkan hematoma (blister darah) yang dapat menimbulkan infeksi jika tidak ditangani dengan baik. Jika telinga terasa terlalu panas, mungkin suhu tubuhnya sedang meningkat, sebelum menemui dokter hewan, pastikan kenaikan suhu tubuhnya bukan dikarenakan paparan sinar matahari atau karena berbaring dekat radiator.

Gejala Penyakit

Segera ke dokter hewan jika ada indikasi penyakit

Segera ke dokter hewan jika ada indikasi penyakit

Muntah yang bersifat ringan tidak memerlukan perhatian khusus. Hal ini bisa saja terjadi kalau kucing memakan makanannya terlalu cepat, sebuah reaksi dari apa yang ditangkap dan dimakannya, ini adalah respon fisiologi untuk mengeluarkan rumput yang mungkin tertelan atau hairballs. Muntah yang menetap, khususnya apabila terdapat darah, segera temui dokter hewan.

Temperatur

Indikasi yang menunjukkan adanya kenaikan suhu tubuh kucing adalah kuping yang terasa panas. Untuk mengukur suhu tubuhnya secara akurat ukurlah suhu melalui duburnya, seharusnya 38-38.5oC (100.5-101.5oF). Jika kamu belum berpengalaman melakukan hal ini, serahkan kepada tenaga ahli.

Urat Nadi

Urat nadi pada kucing terletak dibawah kaki depan (ketiak) dan kaki belakang. Denyut nadi berkisar antara 120 dan 170 tergantung dari aktivitas yang baru saja dilakukan. Normalnya adalah 150.

Pemeriksaan Rutin

Pemilik yang bijaksana akan memeriksakan hewan peliharaannya secara rutin untuk memastikan kondisi kesehatan yang maksimal. Tertanganinya gejala awal seperti penumpukan tungau atau kutu dapat mencegah terjadinya masalah yang lebih serius. Pemeriksaan bisa dilakukan saat kamu sedang santai bersama kucing, atau dilakukan bersamaan saat grooming rutin. Kalau kucing menunjukkan beberapa tanda penyakit atau rasa tidak nyaman, kamu bisa melakukan langkah-langkah pada halaman sebelumnya. Lalu apabila memang perlu ke dokter hewan berikanlah informasi secara detil tentang apapun yang abnormal pada kucing kamu.

Bulu dan Tubuh

Satu alasan mengapa perlu grooming kucing kamu secara rutin, bahkan jika berbulu pendek, adalah kamu bisa dengan cepat mengetahui apakah ada benjolan, kutu, atau tungau. Jika pada saat grooming ditemukan pasir atau tanah, periksa lebih lanjut. Usap dengan kertas penghisap. Jika meninggalkan noda merah, ini adalah darah kotoran kutu. Jika tidak ditemukan noda merah, kucing mungkin baru saja berguling-guling di taman.

Kutu sebelum dan sesudah menghisap darah

Kutu sebelum dan sesudah menghisap darah

Benjolan kecil berwarna abu-abu mengindikasikan adanya ticks. Ini akan mengiritasi karena kepala tick akan masuk kedalam kulit dan menyisakan badannya diluar. Ticks harus segera dikeluarkan tetapi butuh keahlian khusus agar kepalanya tidak tertinggal didalam kulit, jika sampai tertinggal bisa menjadi bisul atau luka.

Telinga, Hidung, dan Mulut

Kucing kamu juga perlu diperiksa mulut dan giginya secara berkala

Kucing kamu juga perlu diperiksa mulut dan giginya secara berkala

Pastikan telinga bersih dan bebas dari serumen dan biji-bijian. Bahkan luka kecil harus dipastikan tetap bersih untuk mencegah infeksi. Periksa gigi yang rusak atau kotor, gusi bengkak, dan napas tak sedap, dan pastikan tidak ada benjolan disekitar leher.

Kaki

Kuku kucing indoor harus diperiksa rutin untuk melihat apakah perlu dipotong untuk mencegah kuku tumbuh kedalam. Juga periksa apakah ada luka atau melukai telapak kakinya.

Saat yang tepat ke dokter hewan

Jika kucing kamu menunjukkan salah satu tanda-tanda berikut ini, segera periksakan ke dokter hewan:

  • Terdapat darah pada muntahannya, urin, atau kotorannya
  • Rasa haus yang berlebihan
  • Perut yang bengkak dan lembut
  • Suhu tinggi
  • Muntah disertai diare
  • Pendarahan dari penis atau vulva
  • Mengjeang saat ingin berkemih
  • Napas pendek dan cepat
  • Mengalami kecelakaan
Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cara Merawat Kucing

9 Cara Mudah Merawat Kucing Persia Untuk Pemula

Kucing persia adalah salah satu kucing favorit bagi para pecinta kucing. Ketika memutuskan membawa kucing persia ke rumah, tentu harus di iringi dengan komitmen untuk merawatnya secara rutin setiap hari.

Cara Merawat Kucing

Bagaimana Cara Mengetahui Jika Kucing Sakit? (Bag 2)

Pernakah catlovers menyadari bahwa kucingnya sedang sakit? Apa tanda-tanda jika kucing kita sedang sakit? Pada artikel kali ini Cattery.co.id akan membahas bagaimana mengetahui bahwa kucing kita sedang sakit (bagian 2)

Cara Merawat Kucing

Pada Usia Berapakah si Kucing Seharusnya di Sterilisasi? Adakah Pengaruhnya?

Kucing yang terlantar di jalanan memang banyak sekali jumlahnya ya catlovers. Kita setiap kali melihat kucing yang terlantar dijalan pasti seringkali terbersit untuk menampung mereka dirumah. Namun pastinya banyak sekali

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!