Desa Kucing di Taiwan, Houtong Cat Village
02/08/2015 3329 Views

Desa Kucing di Taiwan, Houtong Cat Village

Apa yang terlintas di benak catlovers ketika mendengar desa kucing? Salah satu kota kecil di Taiwan, bernama Houtong, sebelumnya adalah kota pertambangan batu bara yang dibangun pada masa kolonial Jepang. Pada masa puncaknya, pertambangan Houtong dapat menghasilkan 220.000 ton batu bara, terbesar di Taiwan. Penemuan batu bara ini membuat orang bermigrasi datang ke kota kecil ini, yang pada sebelumnya memiliki 900 penduduk menjadi lebih dari 6.000 penduduk.

houtong-cats-192

Ketika industri pertambangan batu bara mulai jatuh pada tahun 1990an, pertumbuhan kota Houtong menjadi semakin buruk. Banyak penduduknya yang masih muda pindah ke kota untuk mencari kesempatan hidup yang lebih baik, dan hanya menyisakan beberapa ratus penduduk saja. Kota yang dulunya merupakan penghasil batu bara terbesar, kini hanya meninggalkan sisa-sisanya saja.

afgasfas

calico-250-250 kotak-250x250

Kota yang mulai ditinggalkan oleh penduduknya kini mulai berubah. Sekitar tahun 2008, ketika sukarelawan dari organisasi pecinta kucing mulai menciptakan lingkungan yang nyaman bagi kucing-kucing terlantar. Mereka mulai mem-posting foto-foto kucing di web dan mendapat respon yang luar biasa positif dari catlovers lainnya. Berbagai blog dan website yang menceritakan tentang tempat ini mulai menarik lebih banyak pecinta kucing untuk datang ke Houtong. Mereka datang untuk memotret kucing atau hanya sekedar bermain dengan kucing-kucing ini. Dalam waktu yang tidak lama, Houtong menjadi desa kucing. Kota tambang tua yang sudah bobrok ini berisi ratusan kucing dan berbagai gambar-gambar kucing yang tersebar.

hdhdf

Setiap pekan, ribuan pengunjung datang ke Houtong Cat Village ini. Warga Houtong lalu memanfaatkan momen ini untuk membuka toko-toko suvenir dan menjual kue nanas berbentuk kucing. Bahkan dari jembatan utama dekat pintu keluar stasiun hingga ke Desa diberikan pernak-pernik yang berhubungan dengan kucing.

gsadgds

Kucing-kucing yang berada di desa ini dirawat oleh para penduduk Houtong. Salah satunya bernama Chan Bi-yun, seorang pensiunan berumur 58 tahun, ia salah satu orang yang berjasa merawat kucing-kucing di desa ini. “Aku mulai memelihara lima kucing milik tetangga yang telah meninggal sembilan tahun lalu, dan kucing-kucing ini kemudian berkembang semakin banyak. Sekarang saya memberi makan sekitar setengah dari populasi kucing di Houtong ini”, katanya.

hllhjklhujk

Kata Houtong berasal dari kata Hou Dong, yang berarti “Goa Monyet”, karena di sana terdapat goa yang dihuni oleh monyet liar yang sering muncul pada saat awal hari. Tanda ini berlokasi di stasiun kereta api Houtong. Gambar yang tertera pada papan nama kota ini adalah kucing, penambang, monyet dan jembatan kereta yang menandakan bahwa empat gambar tersebut adalah maskot kota ini.

Kota ini tentu sangat menarik ya catlovers. Perpaduan antara kota tambang tua dan kucing merupakan gambar yang sangat menarik. Apakah catlovers tertarik untuk datang ke Houtong Cat Village?

hdrfhgdfh

gfbdfgf

mfgjfgh

hdfgfdg

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Larry Ellison, seorang Billionaire yang Memiliki 400-an Kucing dalam Pulaunya!

Catlovers pernah mendengar kisah seseorang yang memberikan sesuatu kepada hewan peliharaannya? Mungkin pemberian itu berbentuk mainan, makanan, kandang yang lucu atau assesoris lainnya. Tetapi jika seseorang memberikan pulau kepada peliharaannya?

Cat News

Sejarah ‘Kucing Perpustakaan’ dan Cerita Menyentuh Dibaliknya

Setelah kucing menjadi pahlawan untuk manusia, menjadi dokter bagi manusia, menjadi salah satu siswa di sebuah sekolah tinggi, kali ini kucing menjadi penjaga perpustakaan! Wah, wah, wah, apa bisa mereka

Cat News

Floyd the Lion : Kucing Persia yang Memiliki Hati Setangguh Singa!

Catlovers! Lagi-lagi ada kucing yang tingkat popularitas-nya terlihat berpotensi untuk menggeser kepopuleran si Tardar Sauce a.k.a Grumpy Cat! Kucing ini dikenal sebagai kucing yang sangat senang mengikuti pemeliharanya bertualang kemana

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!