14/10/2015 0 1649 Views

De Poezenboot: Shelter Kucing yang Unik Berbentuk Perahu di Amsterdam!

Kucing-kucing yang unik sebenarnya tidak terlepas pula dari pemeliharanya yang unik. Mungkin saja pemeliharanya membuatkan baju yang bisa dipakai si kucing agar terlihat unik. Mungkin juga memberikan mereka sedikit latihan agar bisa melambaikan tangan setiap ada orang yang melambaikan tangan seperti kucing yang ada di film ‘Meet the Fockers’. Kali ini ada orang yang membangun kapal yang dijadikan tempat tinggal si kucing. Bagaimana bisa ya? Ayo disimak artikel cattery.co.id!

boat_3.img_assist_customDe Poezenboot: tempat perlidungan untuk si kucing yang mengapung diatas air

De Poezenboot yang berarti the cat boat dalam bahasa inggris dan berarti kapal kucing dalam bahasa indoesia adalah sebuah kapal yang terapung disalah satu kanal di Amsterdam. Ya, dari namanya sudah jelas bahwa kapal ini diperuntukkan kepada kucing. De Poezenboot di Amsterdam ini sangat terkenal sebagai tempat perlindungan untuk para kucing jalanan yang terlantar, kapal kucing ini juga dikenal sebagai pusat penyelamatan si kucing yang tidak pernah membunuh satupun kucing apabila tidak ada pengadopsi yang datang.

3436599De Poezenboot merupakan penangkaran kucing yang berkomitmen untuk tidak membunuh satupun kucing yang tidak pernah diambil calon pengadopsi.

calico-250-250 kotak-250x250

De Poezenboot juga merupakan salah satu destinasi yang sangat out of the box bagi para turis. Banyak sekali turis yang selalu mendatangi kapal kucing ini tiap kali mereka ada kesempatan berkunjung ke Amsterdam. Padahal banyak sekali tempat rekreasi atau destinasi turis yang luar biasa uniknya di Amsterdam, tetapi De Poezenboot tetaplah menjadi destinasi rekreasi atau turis yang terbaik dan terunik!

De-Poezenboot-in-Amsterdam-aarcticles-flickrKapal kucing ini sangat dipenuhi oleh kucing-kucing yang lucu dan menggemaskan

“Kami rata-rata kedatangan 4.500 pengunjung setiap tahunnya” kata salah satu staff dari De Poezenboot , Judith Gobels. “Banyak sekali pengunjung yang mengatakan bahwa mereka menjadi rindu kepada kucing dirumahnya disaat mereka berlibur. Akan tetapi, De Poezenboot ‘menolong’ rasa rindu mereka terhadap para kucingnya” tambah Judith. Dalam satu hari banyak sekali kucing yang berkeliaran di kapal kucing tersebut, meskipun beberapa dari mereka ada yang dikarantina karena sakit atau masa adaptasi, banyak juga yang berkeliaran bebas di De Poezenboot.

de-poezenbootfMeskipun banyak kucing yang dibiarkan berkeliaran di De Poezenboot, beberapa dari mereka yang sakit tetap ada yang dikarantina

“Kami memiliki sekurangnya 50 kucing saat ini” tukas Judith. “15 dari mereka adalah kucing peliharaan staff-staff di De Poezenboot dan sisanya merupakan kucing yang dapat diadopsi oleh orang yang menginginkan kucing dirumahnya” tambah Judith. Pengunjung juga dapat sebebasnya mengelus dan menggendong kucing-kucing yang berkeliaran di De Poezenboot. Tetapi tetaplah berhati-hati, karena kucing yang benar-benar dipelihara oleh pihak De Poezenboot tidak selalu menerima jika mereka digendong. “Hampir seluruh kucing peliharaan asli De Poezenboot tidak dapat bersosialisasi dengan orang baru sepenuhnya” jelas Judith. “Mereka tidak akan dapat menjadi kucing yang mudah bersosialisasi karena tidak dapat mempercayai orang baru secepat mungkin” tambah Judith.

amsterdam de poezenboot foto rien zilvold‘Cowcat’ merupakan kucing asli perliharaan De Poezenboot yang lebih baik untuk dibiarkan sendirian oleh para pengunjung

Agar tidak ada pengunjung yang ‘salah’ menggendong kucing, akhirnya staff dari De Poezenboot memiliki jalan keluar untuk hal ini. Ada seorang fans dari De Poezenboot menjadi sukarelawan untuk menggambar kucing-kucing asli peliharaan De Poezenboot yang tidak boleh digendong. Bukan karena berbahaya, akan tetapi itu dapat menganggu kenyamanan si kucing tersebut. “Seorang sukarelawan menggambarkan wajah kucing yang ‘berbahaya’ tersebut dan kami sebarkan di seluruh areal De Poezenboot” tukas Judith. “Tetapi, ‘berbahaya’ disini bukan berarti si kucing benar-benar bahaya yang mengancam keselamatan atau kesehatan pengunjung. Hanya saja, kucing-kucing ini akan lebih baik jika tidak diganggu dan dibiarkan sendiri karena diri mereka yang tidak dapat beradaptasi dengan orang baru secara cepat” tambah Judith.

De Poezenboot juga melakukan kebaikan untuk khalayak umum. Mereka memasangkan microchip dan memberikan kucing-kucing tersebut obat agar mereka bebas dari penyakit-penyakit yang dapat menular. Setiap kali ada kucing jalanan yang datang ke De Poezenboot, mereka pasti langsung memasangkan microchip kepada mereka agar dapat mengendalikan populasi pertumbuhan kucing yang membludak dan juga menghindari si kucing menjadi kucing jalanan yang terlantar kembali jika terlepas dari De Poezenboot.

de-poezenboot-690x463Kucing-kucing di De Poezenboot tidak ada yang saling berkelahi satu sama lainnya. Mereka terlihat seperti keluarga.

Dilihat dari sejarahnya, De Poezenboot dibangun oleh seorang wanita pecinta binatang yang bernama Henriette van Weelde pada tahun 1966. Pada masa itu, ia selalu memberikan kasih sayang dan makanan kepada kucing-kucing yang ada disekitar kanal tersebut sebanyak yang ia bisa di rumahnya. Lalu kucingnya pun semakin banyak dan ia membutuhkan tempat yang lebih luas untuk tetap mengurus kucing-kucing tersebut. Beruntungnya, pada taun 1986 Henriette menemukan sebuah rumah kapal yang tidak terpakai di dekat kanal tersebut. Selama 2 dekade mereka berjalan, masyarakat semakin mengakui keberadaan kapal kucing tersebut. Hingga pada tahun 1987 mereka sangat dikenal atas aksi berperikemanusiaannya sehingga diakui secara resmi oleh pemerintah dan dinamakan De Poezenboot.

catboat_portrait_van_weeldeLukisan yang menginterpretasikan diri Henriette van Weelde ditengah-tengah kucing yang sangat ia sayangi

Lalu Henriette terus mengabdi pada tempat perlindungan kucing di salah satu kanal Amsterdam ini hingga akhir khayatnya. Henriette meninggal pada tahun 2005 di usianya yang ke 90 tahun. Sejak saat itu orang-orang yang membantu Henriette akhirnya terus menjadikan De Poezenboot sebagai tempat perlindungan kucing yang terus terapung di kanal Amsterdam. Pengunjung yang berkunjung ke De Poezenboot tidak sama sekali diminta biaya tiap mereka mengunjungi De Poezenboot, hanya saja pada akhir kunjungan mereka, pasti selalu ada donasi kecil yang mereka berikan setelah tahu bahwa De Poezenboot tidaklah menerima sedikitpun bantuan dari pemerintah.

da-fuoriSeorang nenek yang seringkali berkunjung ke De Poezenboot terlihat sedang menggoda seekor kucing.

“Sekitar 10 tahun lalu kami mengadakan acara penggalangan dana untuk De Poezenboot, tetapi mereka (pemerintah) memberhentikan acara penggalangan dana kami secara paksa” tukas Judith. “Sejak saat itu kami mulai menjalankan De Poezenboot dengan segenap usaha yang tidak ada hentinya agar kucing-kucing disini tetap dapat makanan yang layak dan kasih sayang yang cukup. Kami sekarang sangatlah independent. Tidak ada sedikitpun bantuan pemerintah yang kami terima” tambahn Judith. So, tetaplah semangat berlayar De Poezenboot!!!

 

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cat News

Logi, Kucing yang Selamat dari Kebakaran dan Dipelihara oleh Pahlawannya!

Apakah kita dapat menahan rasa gemas dan gregetan kita disaat melihat seekor kucing kecil mengeong dan mencoba untuk mengajak kita bermain? Pasti jawabannya adalah tidak! Dan memang, kucing disaat masih

Cat News

Seorang Anak Perempuan Meminta untuk Diberadakannya Armada Polisi Kucing

Hallo catlovers! Apa kabar catlovers dan juga si kucing di rumah? Kami selalu berharap agar kita semua selalu berada di dalam kondisi prima agar tetap kuat beraktivitas dan tentunya kita

Cat News

Kucing Berwajah Jutek sedang menjadi trend? Kini ada ‘Grumpy Cat’ yang Berasal dari Jepang!

Hmmm, siapa dari kita yang pada saat membaca penggalan kalimat tadi tidak membacanya dengan satu nada yang sama? Kita semua pasti tahu bahwa itu merupakan theme song opening dari serial

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!