Berapa Banyak Air Putih yang Seharusnya Diminum Kucing?
28/08/2015 10545 Views

Berapa Banyak Air Putih yang Seharusnya Diminum Kucing?

Apakah kucing catlovers cukup minum air? Berapa banyak kucing seharusnya minum air? Kucing sangat jarang terlihat minum air, kecuali jika ia sedang bermain dengan keran atau air yang sedang mengalir, jarang bagi kita untuk melihat kucing minum air langsung dari mangkuknya. Kali ini cattery.co.id akan membahas apa fungsi air dan berapa banyak air yang seharusnya diminum oleh kucing. Silakan disimak!

Kucing Secara Natural Tidak Terlalu Banyak Minum Air

Kucing memang biasanya minum air tidak terlalu banyak. Kucing telah berevolusi untuk mendapatkan kebutuhan air hampir seluruhnya berasal dari kadar air dalam makanannya. Di alam liar, kucing mendapatkan sebagian kebutuhan airnya dengan cara membunuh mangsanya (seperti tikus kecil, burung, amfibi, dan serangga), semuanya memiliki 70 hingga 75 persen kandungan airnya. Kucing bisa berlama-lama tanpa air jika ia mendapatkan makanan kaleng yang mengandung 67-73 persen air. Kucing akan mengalami dehidrasi jika kandungan air dalam tubuhnya berkurang menjadi 61 persen.

Kucing berbeda dengan hewan lainnya, ketika kucing mengalami dehidrasi, ia lebih lambat untuk mulai meminum air agar mengembalikan cairan yang hilang dari tubuh. Sebuah studi mengatakan bahwa anjing yang dehidrasi hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk mengisi 6 persen cairan yang hilang dari tubuhnya, sedangkan kucing membutuhkan waktu 24 jam untuk mengisi cairan tubuh yang hilang. Tanggapan kucing untuk menyesuaikan air yang dibutuhkan tubuh lebih lambat dibanding anjing yang akan lebih tanggap jika air dalam tubuhnya berkurang.

calico-250-250 kotak-250x250

cat-drink

Fungsi Air Bagi Kucing

Minum air yang cukup sangat penting bagi kesehatan kucing. Kebanyakan catlovers pasti tidak berpikir bahwa air merupakan nutrisi bagi kucing. Sekitar dua pertiga berat badan kucing terdiri dari air dan air berfungsi sebagai pusat dari semua proses kimia yang terjadi di dalam kucing, jadi dapat dikatakan bahwa air merupakan raja dari semua nutrisi.

Air juga penting dan memiliki banyak fungsi fisiologis, misalnya mengangkut nutrisi dan okigen melalui aliran darah dan dalam sel, melembabkan udara di paru-paru, mengatur suhu tubuh, melindungi dan melembabkan sendi dan organ internal, dan membantu membuang limbah sisa metabolisme melalui ginjal dan saluran pencernaan.

Selalu Sediakan Air Bersih yang Segar!

Kucing, seperti semua binatang, harus memiliki akses untuk mendapatkan air bersih dan segar setiap saat. Mangkuk air sebaiknya dicuci dan diisi ulang minimal sekali atau dua kali setiap harinya, ini dilakukan agar si kucing selalu mendapatkan air yang segar.

Beberapa kucing sangat rewel mengenai jenis air yang akan mereka minum. Ada beberapa kucing yang hanya akan minum dari air mancur, atau dari mangkuk tertentu. Tentu saja ada satu atau dua kucing yang lebih aneh terhadap pilihan cara dan tempat dia minum, ada yang hanya mau minum air dari bak kamar mandi, atau yang lebih buruk, yaitu air di dalam toilet!

cats-drinking

Berapa Banyak Air yang Perlu Dikonsumsi Kucing Setiap Hari?

Sama seperti orang yang bekerja di luar, kebutuhan air yang perlu diminum setiap harinya sangat bervariasi tergantung faktor-faktor seperti usia, berat badan, makanan apa yang dimakan, seberapa aktif, jadi tidak ada ukuran pasti yang bisa digunakan oleh semua kucing. Tapi bisa dikatakan bahwa kucing tidak memerlukan minum air sebanyak yang anjing atau manusia butuhkan.

Pada umumnya kucing harus mendapatkan 60ml air dari setiap kg berat badannya setiap harinya (60 ml/kg/hari). Namun, bukan berarti kita dengan mudah tinggal mengkalikan 60ml air dengan berat badannya, lalu kita menyediakan air berdasarkan jumlah tersebut. Kita juga harus memperhitungkan kandungan air yang terdapat pada makanannya. Semakin besar kandungan air dalam makanannya, maka semakin sedikit si kucing membutuhkan air untuk minumannya.

turn-wastewater-into-drinking-water-231

Kandungan Air dalam Makanan

Semua jenis makanan (baik dry food atau wet food) pasti memiliki kandungan air. Makanan kaleng biasanya mengandung sekitar 75% air, sehingga setiap 100gram makanan kaleng, 75 gram (sama dengan 75 ml) adalah air. Sedangkan dry food cenderung memiliki kandungan air yang lebih sedikit, biasanya hanya mengandung sekitar 10% saja. Jadi setiap 100gram dry food hanya mengandung 10ml air saja. Oleh karena itu kita harus menyediakan mangkuk berisi air untuk memenuhi kekurangannya.

Maka dari itu diasumsikan bahwa kucing yang memakan dry food akan minum lebih banyak air dibandingkan kucing yang diberi wet food, berdasarkan perhitungan diatas. Kucing yang memakan dry food sebagai pakan utamanya sering sedikit dehidrasi, oleh karena itu dorong si kucing untuk lebih banyak minum air. Jika kucing yang sering dehidrasi, kemungkinan besar akan mengalami masalah kesehatan di kemudian hari.

81KkFfHGbnL._SL1500_

Apa yang Harus Kita Lakukan untuk Mendorong Kucing Minum Air Lebih Banyak?

Kita bisa saja menuntun si kucing ke sumber air, tapi apakah ia akan meminumnya? Apa yang harus kita lakukan jika kita pikir si kucing tidak minum air dengan cukup? Air sangat penting bagi kesehatan kucing dan bahkan mencegah kucing terkena beberapa masalah kesehatan seperti Feline Urological Syndrom. Ada beberapa langkah yang dapat mendorong kucing kita minum air, seperti:
– Berikan tambahan sedikit air diatas makanan kaleng wetfood si kucing. Namun hal ini tidak dianjurkan untuk dry food karena dapat menjadikannya rusak lebih cepat.
– Coba gunakan mangkung kaca atau stainless steel. Karena kadang-kadan mangkuk plastik bisa meninggalkan rasa yang kucing tidak suka.
– Selalu pastikan untuk memberikan air yang segar dan bersih. Isi ulang mangkuk air si kucing setiap harinya.
– Gunakan air yang difilter, bukan air keran. Air keran sering mengandung klorin dan konsentrasi mineral dalam jumlah tinggi.

Penting bagi kita untuk memperhatikan konsumsi air pada si kucing pada saat ia normal. Setiap terjadi peningkatan atau penurunan asupan air setip hari, itu bisa menjadi tanda kucing terkena penyakit. Minum air terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa menjadi indikasi kucing kita terkena urinary cystitis (infeksi kandung kemih), cacing pita, kutu, diabetes atau hipertiroidisme. Segera bawa ke dokter hewan jika kita melihat perubahan siginifikan asupan air si kucing. Semoga informasi ini bermanfaat bagi catlovers!

(rbb)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Nutrisi dan Makanan Kucing

Pola Makan Seimbang Bagi Kucing

Pola makan kucing membutuhkan keseimbangan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan air. Jika kamu memberikan makan secara teratur, berikan variasi antara yang segar dan makanan kucing dalam kemasan dengan mengikuti

Nutrisi dan Makanan Kucing

Camilan Terbaik untuk si Kucing

Kucing tentu senang dengan makanan selingan yang kita berikan kepada mereka, namun memilih makanan selingan atau camilan untuk si kucing mungkin selalu menjadi pilihan yang sulit. Di satu sisi mungkin

Nutrisi dan Makanan Kucing

Kini Hadir Minuman Spesial Khusus untuk Kucing!

Kucing, kucing dan kucing. Kita pasti tidak akan pernah merasa jengah untuk membahas mereka ya catlovers, dan memang tidak akan pernah ada habis-nya topik yang akan terlahir dari tingkah laku

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!