Bagaimana Caranya Agar Kucing Kita Berteman Satu Sama Lain?
24/02/2016 30397 Views

Bagaimana Caranya Agar Kucing Kita Berteman Satu Sama Lain?

Kucing. Mamalia menggemaskan berkaki empat dan berbulu ini memang tidak mungkin membuat kita bosan bermain dengannya atau sekedar memandangnya. Manja-nya si kucing tentu menjadi salah satu alasan mengapa kita tidak mau berpaling dari mereka bahkan untuk sedetik-pun! Selain itu diri mereka yang selalu mengikuti kita dan berada di dekat kita pasti akan membuat kita merasa ‘kangen’ jika sedang berada jauh dari mereka. Pasti bagi catlovers-pun 1 kucing pada awalnya cukup. Akan tetapi semakin kesini, catlovers merasa semakin banyak kucing akan semakin banyak cinta dan kebahagiaan yang ada di dalam kehidupan kita! Tentu, tidak ada salahnya bagi kita untuk memelihara lebih dari 1 kucing, bahkan jika kita ingat-ingat kembali Lynea Lattanzio bahkan merawat lebih dari 1.000 kucing didalam rumahnya! Ya, mungkin kita tidak perlu sebanyak itu. Cukup 2-4 kucing dirumah pasti sudah cukup bagi kita untuk bisa terus merawat mereka dengan baik karena pasti semakin banyak kucing kita juga harus semakin berkomitmen untuk merawat mereka. Tapi kali ini catlovers ingin bertanya nih kepada catlovers dirumah, sekiranya adakah cara untuk membuat kucing-kucing kita dirumah akur satu sama lain? Well, kita pasti lupa satu hal tentang kucing bahwa kucing adalah makhluk yang soliter dan amat sangat teritoris. Jangankan dengan kucing yang mungkin sebelumnya berada di kawasan berbeda, kucing yang lahir dari induk yang sama pun tidak dijamin dapat akur satu sama lain. Tidak mungkin kan kita memelihara kucing yang banyakan akan tetapi tidak akur satu sama lain?

hb1Membuat akur para kucing kita dirumah bukanlah hal yang mustahil!

Kali ini cattery.co.id akan membahas 5 cara agar tiap-tiap kucing yang kita miliki itu saling terikat dan akur satu sama lain. Tentu, tidak akan ada lagi ‘kegaduhan’ kecil dirumah dan vas yang pecah karena para kucing yang bertengkar. Penasaran? Simak terus ya artikel cattery.co.id kali ini!

Hidup bersama si kucing tentu bukanlah hal yang mudah. Insting dasar si kucing yang kita pelihara dirumah (mayoritas-nya) adalah hewan yang soliter dan pasti akan memfokuskan kekuatan dan ke kecepatan mereka untuk melindungi teritori mereka. Meskipun kucing peliharaan kita dirumah sangat berbeda dengan kucing-kucing liar yang ada di hutan dan gurun pasir, ini bukan berarti mereka bukan makhluk yang lemah, karena buktinya rumah kita sebenarnya sudah di’rajai’ oleh mereka dan itu seluruhnya merupakan teritori mereka secara keseluruhan yang harus diketahui oleh kucing-kucing pendatang baru dirumah kita. Disinilah kita harus sadar betul apabila kita ingin mencoba untuk mendatangkan kucing-kucing baru ke rumah kita. Jangan sampai niat kita untuk membawa kucing baru tersebut menjadi teman si kucing yang lama malah menjadi musuhan. Tapi apakah sulit untuk membuat mereka ‘saling kenal’ dan akhirnya bersahabat? Tentu ini akan menjadi hal yang mudah apabila melakukannya dengan benar. Sebagai bukti,coba catlovers ke googling dengan kata kunci ‘cats’ pasti akan banyak sekali gambar-gambar yang muncul dan memperlihatkan kucing yang sedang berpelukan dan juga bermain bersama! Tapi ingat, keberhasilan kita dalam hal ini juga bergantung kepada karakter bawaan si kucing ya catlovers!

calico-250-250 kotak-250x250

1. Memiliki Kecukupan dalam segala aspek untuk para kucing

enhanced-buzz-12593-1341284036-1Ya, aku ingin makan sendiri. Tanpa yang lain. Sendiri.

Salah satu cara termudah untuk menghindari kucing-kucing kita dirumah yang lebih dari satu akhirnya berkelahi karena masalah klasik yang bersangkutan dengan ‘perebutan teritorial’ adalah membuat mereka tidak berkompetisi dalam segala hal! Ya, pertama adalah makanan. Pastikan mereka memiliki porsi makanan yang cukup sekaligus tempat makanan mereka masing-masing. Lalu, air minum. Pastikan juga mereka memiliki air untuk minum yang cukup sekaligus tempat minum mereka masing-masing. Litter box. Sudah pasti ya catlovers hal ini mereka harus memiliki masing-masing satu. Mainan? Ya jangan lupa memberikan mainan kepada mereka dan berjumlah cukup, jangan samai mereka memperebutkan mainan mereka hingga akhirnya berujung pada perebutan teritorial (termasuk juga scratching-posts). Lalu terakhir, kandang (tempat tidur). Mungkin pada saat mereka kecil masih sangat mungkin untuk menyatukan mereka semua disebuah kandang atau tempat tidur. Tapi jika sudah beranjak dewasa? Selain tidak muat, siapa yang mau satu tempat tidur jika kita sudah dewasa? Nah, begitu pula si kucing.

yhkjnmkjhgfdgeJika mereka telah berteman satu sam lain, akan seperti ini jadinya!

Hal-hal diatas tadi usahakan mereka miliki masing-masing satu dan letaknya disebarkan di seluruh penjuru rumah ya catlovers. Bagaimana jika tidak? Kita ambil contoh untuk litter box. Jika kita meletakkan litter box para kucing dirumah kita pada satu ruangan, itu akan membuat si kucing menjadi stress. Lalu? Jangan kaget dan merasa stress juga apabila kita melihat mereka buang air di ambang pintu kamar kita.

2. Berikan Reward tiap mereka melakukan sesuatu! (dan jangan pilih kasih!)

scratching postYup, disini aku akan melatih cakaranku!

Kucing adalah hewan yang sangat merasa senang apabila mereka berhasil membuat diri mereka bahagia. Itu sebabnya banyak gap perilaku yang kita temui dengan si kucing, seperti halnya mereka yang seringkali mencakar-cakar bangku kulit kita dirumah, bagian samping taplak meja, sweater kesayangan kita dan hal lainnya. Seringkali orang-orang yang memelihara kucing merasa jengkel apabila si kucing sedang melakukan ini sehingga mereka memarahi si kucing atau memberikan hukuman kepada si kucing. Nah, alih-alih memberikan hukuman kepada mereka, bagaimana kalau kita mendukung ‘keahlian’ mereka tadi tanpa harus merugikan barang-barang kita dirumah? Ya, belilah scratching posts yang pasti akan menjadi tempat favorit si kucing untuk mencakar dan pastinya scratching-posts ini lebih menarik dibanding bangku berlapis kulit kita yang ada dirumah. Sebenarnya jika kita sejak awal ‘mengalihkan’ kebiasaan si kucing yang disatu sisi terlihat buruk seperti diatas, janganlah lelah mencari sisi positifnya ya catlovers, karena pasti itu akan membuat mereka merasa senang!

97572046-choose-scratching-post-632x475dan sekarang latihan menggigit!

Dengan pemikiran yang didasari seperti itu, mulailah kita memperhatikan si kucing lebih dalam. Ingat kita harus menghargai hal apapun yang si kucing lakukan meski itu tidak berimbas kepada kita sekalipun! Seperti jika catlovers melihat kucing-kucing catlovers terlihat sedang mulai tidak akur, cobalah pikirkan apa sekiranya yang mereka butuhkan masing-masingnya!

3. Ajaklah mereka bermain! (Dimulai dari ‘teritori’ mereka masing-masing!)

201210149529442498_8Tetaplah ajak mereka berinteraksi. Sendiri-sendiri!

Tentu, interaksi kita bersama si kucing pada waktu senggang akan sangat berkualitas apabila kita dapat mengajaknya bermain hingga keaktifannya terangsang. Selain membuat diri kita terhibur karena aksi si kucing, bagi si kucing hal ini tentu akan mendatangkan beberapa segi positif. Seperti melatih ketangkasan si kucing, kegesitan si kucing, kesehatan secara fisik dan juga mental dan juga membangun ikatan yang semakin kuat antara si kucing dengan kita. Nah, disini kami tidak menyarankan catlovers untuk langsung menyatukan para kucing di satu tempat dan mengajak mereka bermain bersama ya! Karena dibanding mereka akan menganggap itu sebagai waktu untuk ‘bermain’ bersama, mereka malah berfikir bahwa itu adalah waktu mereka untuk ‘bersaing’ dalam permainan yang kita buat!

play_cat_147243300_dentharg_iStock_ThinkstockTeruslah ajak mereka berinteraksi tanpa membuat mereka saling bersaing!

Mulailah meluangkan waktu di setiap harinya agar memiliki quality time dengan masing-masing kucing yang catlovers pelihara di ‘teritori’ mereka masing-masing tentunya! Lalu jika catlovers sudah merasa si kucing cukup luwes secara emosional dan menganggap permainan itu adalah kesenangan, gabungkanlah mereka dan ajak mereka bermain bersama! Kami yakin lambat laun mereka akan akur dan tidak akan ada lagi yang namanya ‘perebutan teritorial’. Tapi meski begitu kita harus tetap memasang mata pada tiap kegiatan si kucing apabila mereka sedang bermain bersama. Jangan sampai yang tadinya adalah sebuah permainan malah menjadi persaingan yang kompetitif!

4. ‘Berbagi’ sisir pada saat setelah mandi! (Pastikan tiap kucing catlovers sehat dari penyakit kulit)

tritout2Apabila mereka merasa nyaman untuk disisir rambutnya dengan sisir yang sama. Lanjutkan!

Kita pasti tahu bahwa kucing adalah hewan yang indera penciumannya amat sangat tajam, dan ini juga merupakan salah satu hal terpenting bagi mereka untuk berbagai hal yang sangat penting pula. Dalam hal ini, aroma pada tubuh si kucing merupakan salah satu media bagi mereka saling berkomunikasi satu sama lain. Ketika kucing-kucing saling terikat antarasa satu sama lain mereka akan menciptakan sebuah ‘kelompok aroma’ dimana mereka seperti menyamakan aroma mereka satu dengan yang lainnya. Pernah melihat 2 atau lebih kucing saling menggosok-gosokkan kepala mereka satu sama lain? Ya disinilah proses penyamaan aroma mereka berlangsung. Ya mungkin dalam dunia manusia kita mengenal ini sebagai salam kenal dan salam akrab apabila kita bertemu sahabat kita. Lalu apabila si kucing seperti menggosokkan kepala mereka kepada diri kita? Ya disini mereka sedang menyamakan aroma mereka dengan aroma kita dimana ini berarti mereka telah menganggap kita sebagai sahabat mereka.

bgProdCatGrooming1-1300x900Tapi jika mereka tidak ingin disisir dengan sisir yang sama? Jangan dipaksakan. Cobalah di lain hari!

Berbagi dan menyamakan aroma akan membantu kucing-kucing kita dirumah menjadi semakin akrab satu sama lain dan pastinya mereka akan sangat nyaman berada berdekatan setiap waktunya! Nah, kita dapat membantu proses penyamaan aroma ini pada saat memandikan si kucing (grooming si kucing). Gunakanlah satu sikat yang sama untuk kucing-kucing yang kita miliki (tapi sebelumnya pastikan kucing-kucing kita dirumah bebas dari penyakit kulit yang menular). Sebelum kita menyikat / menggosok badan si kucing, biarkan mereka mencium aroma daripada sikat tersebut. Lalu gunakan sikat ini pada kucing yang tidak terganggu dengan aroma yang telah mereka cium, jika reaksi mereka pada saat mencium sikat tersebut terlihat seperti mengelak, janganlah gunakan sikat yang sama.Reaksi penolakkan ini sangat beragam, seperti menjauhkan kepala mereka dari sikat, mendesis, menggeram. Disaat inilah kita jangan memaksa mereka untuk menyikat dengan sikat yang sama tadi. Lalu apa akibatnya jika kita memaksakan untuk tetap menyikat bulu mereka dengan sikat yang sama dengan kucing yang lain? Mereka kelak akan stress dan menjadi lebih sensitif dengan masalah teritori. Lalu bagaimana caranya? Kuncinya satu. Jangan menyerah, dan ayo kita coba lagi di kemudian hari hingga reaksi si kucing ini menjadi normal apabila mencium aroma teman kucingnya!

5. Gunakan face pheromone-diffuser sintetis kucing!

DN-0146_medfeline’s face pheromone-diffuser

Ketika si kucing merasa nyaman dengan sesuatu mereka pasti akan menggosokan wajah mereka kepada sesuatu yang membuat mereka nyaman tadi. Pada saat inilah mereka sebenarnya mengeluarkan pheromone ‘senang’ mereka. Ya, itu berarti si kucing telah merasa nyaman dengan kita, kaki meja kita, kursi kita, mainan mereka dan hal-hal lainnya dirumah yang telah mereka ‘tandai’ seperti itu. Ini juga berarti bahwa si kucing akan merasa aman dan nyaman apabila mereka ingin bersantai di sekitar benda-benda tersebut.

comfort_zone_refill_1024x1024seperti aromaterapi elektrik yang biasa kita pakai dirumah

Lalu feline facial pheromones sintetis seperti ComfortZone dapat membantu kucing merasa aman pada setiap teritorial yang mereka sambangi. Mereka akan merasa aman, nyaman dan santai disetiap tempat yang kita berikan pheromone sintetis tadi dan tentunya ini akan mengurangi rasa stress si kucing pada saat mengelilingi seisi rumah (tentu ini juga dapat bekerja untuk saling mendekatkan kucing-kucing catlovers dirumah).

So? Bagaimana? Layak untuk dicoba? Tentu saja iya! Kami yakin seluruh atau setidaknya beberapa dari cara-cara tadi akan bekerja dengan baik hingga akhirnya kucing-kucing catlvoers akan semakin akur satu dengan yang lainnya. Ya mungkin memang butuh kesabaran dalam melakukan hal ini, akan tetapi apabila kita sudah merasa sayang terhadap si kucing, apa mungkin kita akan membiarkan mereka tidak akur satu sama lain? Kita saja dapat menyayangi mereka semua sekaligus, bagaimana mungkin mereka tidak menyayangi satu dengan yang ainnya? Cobalah!

Cat playing patty cake

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Pemula

Memilih Kucing yang Tepat

Kucing mana yang tepat untuk kamu? Kucing memiliki bentuk dan ukuran tubuh yang sama untuk berbagai jenis, tetapi sebenarnya mereka memiliki temperamen, minat dan kebutuhan yang berbeda lho. Sebelum membeli

Cat News

Susah mana, breeeding ras Persia atau Exotic

Hai Catlovers bagi kamu yang masih penasaran mengenai pengetahuan ataupun yang mau melakukan breeding kucing, nah kali ini cattery.co.id akan berikan artikel yang bisa menjadi referensi kamu. Ibu Paramita Suri

Pemula

Membawa Kucing ke Rumah

  Saat membawa kucing ke rumah adalah hal yang paling menyenangkan bagi kita, namun hal tersebut dapat menjadi saat yang menakutkan bagi kucing untuk beradaptasi. Kucing akan menghadapi suasana, suara

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!