9 Hal Penting Untuk Kamu yang Ingin Memelihara Kucing!
18/10/2016 2540 Views

9 Hal Penting Untuk Kamu yang Ingin Memelihara Kucing!

Kucing merupakan hewan terbaik untuk dijadikan peliharaan di dalam rumah. Pasti juga masih banyak pecinta kucing yang merasa gemas melihat kucing di sekeliling mereka namun sebenarnya mereka belum menjadi seorang pemelihara karena beberapa hal yang masih dipertimbangkan. Memang benar, semua itu memiliki komitmen yang pastinya akan menjadi satu kewajiban jika kita memutuskan sesuatu, termasuk juga dalam memutuskan untuk menjadikan kucing menjadi hewan peliharaan dirumah. Jadi, kali ini cattery.co.id akan membahas beberapa pertanyaan yang seringkali dipertanyakan oleh orang-orang yang sedang galau untuk memelihara seekor kucing atau tidak dirumahnya. Well, kami harap ini akan menjadi pertimbangan kita yang baru ingin memelihara kucing ya!

  1. Dapatkah saya merawat seekor kucing?

woman-talking-to-catKira-kira kita bisa tidak ya merawat seekor kucing?

Seringkali kita mendengar pernyataan: “Kucing merupakan hewan yang mandiri, soliter dan tidak membutuhkan biaya juga perawatan ekstra dalam perawatannya” dengan artian bahwa kita sebagai pemelihara kucing cukup hanya dengan menyediakan tempat dan makanan dirumah tanpa memikirkan hal lainnya. Ya, kita bisa setuju bahwasannya kucing merupakan hewan yang mandiri dan memang soliter dalam beberapa segi, akan tetapi bukan berarti kita menggampangkan perawatan si kucing. Ya, mungkin kucing tetap bisa survive tanpa perhatian dan perawatan lebih dari kita sebagai pemeliharanya. Namun kembali lagi, apakah benar begitu yang disebut dengan memelihara sesuatu? Tentu jika kita telah berkomitmen untuk memelihara sesuatu itu berarti kita akan merawat mereka sampai kepada hal yang paling mendetail sampai bagaimana cara memandikan si kucing hingga penanggulangan apa yang harus segera dilakukan jika si kucing sakit. Bahkan sebenarnya kucing tidak menjadi jinak seperti sekarang jika bukan manusia yang menjinakannya. Pada waktu berabad-abad yang lalu pun di timur tengah kucing masih menjadi hewan yang amat liar, namun manusia kemudian menjinakkan mereka dan populasi kucing juga semakin meluas karena dirawat oleh manusia hingga sampai kepada kucing peliharaan yang ada dirumah. Ya, mungkin kita akan berpikir bahwa ada kucing yang hidup di jalanan dan mereka terlihat survive. Namun kembali lagi, apakah kucing yang hidup dijalanan memiliki kebahagiaan dan kecukupan seperti halnya kucing-kucing rumahan? Tentu tidak. Mereka memang membutuhkan manusia disamping mereka agar lebih bahagia.

web-cats-owner-corbisYa, tentu. Ini merupakan komitmen!

calico-250-250 kotak-250x250

Jadi, akan lebih baik jika kita memutuskan untuk memelihara seekor kucing itu juga berarti kita telah berkomitmen untuk merawat sekaligus juga melindungi mereka. Untuk yg baru ingin memulai pemeliharaan kucing, cukup 1 ekor kucing saja tidak dianjurkan lebih. Lalu mulailah mencari tahu apa makanan yang cocok untuk mereka, bawalah mereka ke dokter hewan secara berkala agar kondisinya terjaga dan tentunya terhindar dari berbagai macam penyakit.

  1. Apakah anak-anak / adik dirumah sudah siap untuk memelihara kucing?

cute-child-girl-plying-with-cat-hd-wallpaper-its-my-funAmankah anak-anak jika kita tinggalkan bersama si kucing?

Ya, anak kecil sudah pasti memiliki rasa penasaran yang sangat tinggi dan begitu pula si kucing. Lalu pastinya hampir semua anak kecil menyukai  binatang. Tentu jika kita membawa anak kucing ke dalam rumah untuk di pelihara, itu sudah pasti akan dianggap oleh si anak sebagai teman sejatinya sampai nanti. Tetapi, pertanyaannya adalah apakah si kucing juga sudah siap untuk berada dekat dengan si anak? Kita tahu jelas bahwa seekor kucing pasti memiliki cakar dan itu bisa saja jadi hal yang berbahaya untuk si anak yang pada akhirnya menimbulkan luka goresan dan membuat anak-anak dirumah tidak lagi inging bermain dengan si kucing (banyak kasus trauma kepada kucing berawal dari ini). Jadi saran terbaik-nya yang dilansir dari catsabout.com adalah kita lebih baik memelihara seekor kucing yang sudah melewati masa kecilnya dan sudah cukup dewasa jika kita memiliki anak-anak dirumah.

cats-and-children-when-to-introduce-them-53f72f009bbe8Bahagia jika kita melihat si kucing dan anak-anak akur dirumah!

Tetapi tidak apa juga jika tetap ingin memelihara kucing yang masih kecil dengan tujuan agar anak dirumah tumbuh besar seraya dengan si kucing dan menjadi sahabat. Namun tetapi dengan satu komitmen, yakni mengajari si anak untuk bagaimana memperlakukan si kucing dengan baik, tidak melakukan hal kasar / iseng yang dapat menyakiti si kucing, tidak meningkatkan agresi si kucing dan beberapa hal lainnya yang bisa saja menjadi awal permasalahan si anak dan juga si kucing. Jika kita berhasil melewati masa ini dan si kucing dan anak menjadi semakin dekat, itu pasti akan menjadi motivasi besar untuk kita dan juga si kucing!

  1. Bagaimana dengan potensi kerusakan furniture dan perabotan lainnya di dalam rumah?

furniture-scratchYa, ini adalah mimpi buruk!

Apakah kita memiliki kasur yang berbahan luar dari sutera? Atau mungkin kursi model queen yang terbuat dari kayu jati dan berbalutkan kain bahan terpilih? Oh, mungkin juga ada karpet asli dari Turki di dalam rumah dan juga gordyn yang dibuat asli dari luar negeri? Ya, mungkin itu merupakan furniture di dalam rumah yang akan menjadi target utama si kucing untuk bermain dan tentunya, melatih cakarannya dan semua pemelihara kucing pasti pernah atau setidaknya was-was dengan hal itu. Lalu bagaimana penanggulangannya?

some-safe-cat-friendly-solutions-to-clawing-and-scratching-56657f5339bd3Jadikanlah scratching post sebagai tempat favorit si kucing untuk melatih cakarannya!

Hadapilah. Kucing memang perlu mencakar-cakar sebuah media untuk menjadi tempat latihannya dan tentu ini merupakan salah satu kemampuan mendasar yang harus dimiliki si kucing. Kita tidak bisa menahan kebiasaan mereka dalam cakar-mencakar, namun itu bukan berarti kita pasrah si kucing mencakari furniture kita. Belikanlah si kucing tempat mencakar khusus (scratching post) agar ia anteng mencakar pada tempatnya. Mulailah latih si kucing mencakar pada scratching post dengan memperlihatkan si kucing pada saat kita menggaruk-garuk pasir di dalam litter box-nya setelah ia makan dan yang terpenting tempatkanlah scratching post pada tempat terfavorit si kucing.

  1. Tidak bisakah hanya dengan memutuskan kuku si kucing?

Cat-Scratch-Fever-by-beau-fotoYa, cakar si kucing memang harus diwaspadai namun bukan berarti kita harus memutuskan kuku si kucing!

JANGAN. Kuku si kucing (cakar-nya) merupakan hal yang paling berharga untuk pertahanan si kucing. Cakar ini juga merupakan hal terpenting yang dimiliki si kucing untuk menjaga keseimbangan dan pada saat memanjat pohon yang menanjak. Bayangkan saja, pemutusan kuku pada si kucing, apakah itu manusiawi? Jika kita diberlakukan seperti itu, apakah kita akan terima? Tentu tidak. Namun memang, jika si kucing merupakan kucing yang memiliki keaktifan berlebih pada saat menggunakan cakar-nya, tidak ada salah-nya untuk memotong sedikit bagian tertajam dari kuku si kucing (tidak semuanya) dan alangkah lebih baik jika kita meminta seseorang yang ahli untuk melakukan ini dan tidak melakukannya sendiri.

file_1030_cat-at-scratching-postBagaimanapun kucing memang harus melatih cakarannya karena itu satu-satunya hal bagi mereka untuk mempertahankan diri.

Sebenarnya banyak juga kasus kucing di penampungan yang setelah kuku mereka dipotong mereka malah lebih agresif, penakut, mendesis dan menggigit. Tentu tidak menjadi solusi terbaik bukan? Ya jika kita mengaku sebagai pecinta kucing, sudah jelas kita harus mencintai segala yang ada pada diri si kucing bukan?

  1. Dapatkah saya berkomitmen untuk memberikan perawatan yang si kucing butuhkan?

woman-looking-at-her-cat

Well, jangan lupa untuk mengecek kesehatan si kucing secara berkala!

Nah, ini merupakan pertimbangan yang serius, terlebih lagi jika kita berkomitmen bersama keluarga dirumah untuk memelihara seekor kucing. Betul bahwasannya jika si kucing sudah jinak, mereka akan selalu dalam keadaan terkontrol meskipun sedang bermain dengan anak-anak dirumah, namun ini bukan berarti kita bisa meninggalkan kucing dan anak-anak dirumah tanpa pengawasan sepenuhnya. Ini tetaplah menjadi kewajiban kita untuk mengawasi si kucing dan anak-anak dirumah setiap waktunya, khususnya jika mereka sedang dirumah dan bermain.

similarities-between-cat-human-anatomy_1b0e81175e4b8c75Tentu kucing yang sehat pasti akan menimbulkan kebahagiaan bagi kita sebagai pemeliharanya!

Alangkah baiknya jika sebelum kita memelihara kucing, kita bertanya kepada relasi yang mungkin telah lama memelihara kucing dirumahnya sehingga kita bisa belajar banyak dari pengalaman mereka. Tentu, konsultasi kepada pihak-pihak ahli juga tidak bisa disepelekan karena kita juga perlu belajar tentang behavioristic si kucing. Akan lebih baik jika kita bisa menjadikan kucing kita sebagai sahabat dan keluarga kita dirumah bukan?

  1. Apa memungkinkan bagi saya untuk dianggap ‘keluarga’ bagi si kucing?

o-CAT-PEOPLE-DOG-PEOPLE-facebookItu bagaimana kita memiliki pendekatan dengan si kucing!

Banyak yang mengatakan bahwa kucing adalah hewan yang sangat senang menyendiri, soliter dan memerlukan kerja keras untuk mendapatkan perhatian mereka! Well, ini adalah kucing dan bukanlah ibu mertua yang nyatanya kucing adalah hewan yang juga sangat mudah bersosialisasi karena rasa penasaran mereka yang tinggi dan mereka amat sangat menyukai perhatian yang mereka dapatkan dari pemelihara mereka. Jika semua berjalan dengan baik, kita tetap memiliki waktu bermain yang cukup dengan si kucing, tidak mengacuhkan si kucing dan sebagainya, kelak si kucing juga akan menggantungkan dirinya kepada kita sebagai pemelihara hingga akhir khayatnya. Tentu, si kucing juga akan merasakan kesepian jika kita tidak begitu memperhatikan mereka, jadi jangan salahkan mereka apabila mereka juga tidak perduli kepada kita. Kucing adalah cermin yang akan memperlakukan kita sebagaimana kita memperlakukan mereka dan ini akan menimbulkan sikap kucing yang destruktif karena mereka akan menimbulkan hiburannya sendiri. Lalu jangan sampai juga kita menganggap animo dimana kucing adalah raja dan kita adalah budaknya, itu adalah kesalahan besar. Cukup berikan waktu sebentar setiap harinya untuk menjadi sesuatu yang penting untuk si kucing, seperti bermain dan juga memberikannya makanan sekaligus mengelus-ngelusnya. Ingat, komitmen tidak akan menjadi beban jika sedari awal kita menjalankannya dengan tulus.

  1. Seberapa banyak perawatan yang diperlukan si kucing?

p0354fhgYa, perawatan si kucing jangan sampai ketinggalan!

Ya, berbicara komitmen dalam memelihara kucing dirumah tidak terlepas dari perawatan mereka ke dokter hewan yang harus dilakukan secara berkala. Tentu, kita ingin apa yang kita pelihara tetap sehat dan semangat bukan? Sebenarnya yang terpenting adalah check-up yang rutin ke dokter hewan, vaksinasi, grooming¸pembersihan gigi secara berkala dan juga sterilisasi pada kucing yang mungkin belum disterilisasi sebelumnya. Sebenarnya dengan kita mengabaikan rutinitas ke dokter hewan, ini hanya akan menumpuk penyakit yang mungkin di derita si kucing hingga akhirnya berakhir pada penyakit dalam yang kronis. Apakah ini akan menjadi solusi? BIaya yang semakin mahal dan tentunya hasil dari penyembuhan yang tidak pasti?

  1. Apakah saya hanya ingin memiliki kucing yang hidup di dalam rumah?

maxresdefaultasefgAkan lebih aman jika si kucing berada di dalam rumah daripada diluar rumah!

Sebenarnya ada terlalu banyak bahaya untuk si kucing jika hidup diluar rumah, hal utama adalah lalu lintas yang carut marut yang tidak kecil kemungkinan pada saat si kucing bermain diluar dan ia berada di jalan raya. Bukankah itu mimpi buruk bagi kita semua sebagai pecinta kucing? Jadi mulailah pikirkan dimana tempat yang cocok dan ada di dalam rumah agar si kucing bisa menempatinya (tentu dengan kandangnya, litter box, scratching box, tempat bermain, tempat makan dan juga minum akan lebih baik berada di satu area). Akan tetapi ini bukan berarti si kucing tidak boleh keluar rumah, keluar rumah juga akan menjadi sangat baik untuk memperluas diri si kucing dalam bersosialisasi dengan lingkungannya. Namun tetap ada kita disamping si kucing ya!

  1. Cukup besarkah rumah kita untuk si kucing?

Yang penting adalah bagaimana kita menyayangi si kucing!

Ini juga merupakan pertanyaan yang sering dilontarkan oleh orang-orang yang ingin memelihara kucing. Jawabannya adalah kucing tidak begitu memikirkan seberapa besar atau kecil tempat tinggal kita. Mereka hanya membutuhkan apa yang mereka butuhkan seperti yang sudah kita sebutkan diatas dan tentunya yang terpenting adalah kasih sayang kita yang penuh kepada si kucing. Banyak juga orang yang memelihara kucing pada sebuah apartemen / flat yang berukuran studio, namun kucing tersebut tetap merasa nyaman dan tetap bahagia!

So, sudah siapkah kita untuk memelihara kucing di rumah?

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Pemula

Membawa Kucing ke Rumah

  Saat membawa kucing ke rumah adalah hal yang paling menyenangkan bagi kita, namun hal tersebut dapat menjadi saat yang menakutkan bagi kucing untuk beradaptasi. Kucing akan menghadapi suasana, suara

Pemula

Cara Memilih Kucing yang Sehat

Setiap pecinta kucing tentu ingin memiliki kucing yang sehat. Namun beberapa catlovers yang ingin mulai mengadopsi kucing tentu masih bingung bagaimana memilih anak kucing yang sehat. Cattery.co.id akan sedikit memberikan

Pemula

Bagaimana Caranya Agar Kucing Kita Berteman Satu Sama Lain?

Kucing. Mamalia menggemaskan berkaki empat dan berbulu ini memang tidak mungkin membuat kita bosan bermain dengannya atau sekedar memandangnya. Manja-nya si kucing tentu menjadi salah satu alasan mengapa kita tidak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!