Tips Memperkenalkan Kucing kepada Keluarga Barunya
06/09/2016 3304 Views

Tips Memperkenalkan Kucing kepada Keluarga Barunya

Salam perkenalan dari si kucing, anggota keluarga kita yang baru!

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat kamu memutuskan untuk adopsi anak kucing baru:

  • Kucing biasanya dapat hidup harmonis dengan sesamanya, tapi bisa juga hidup sendiri sendiri. Kucing di alam bebas biasanya menjadi pemburu tunggal; bagaimanapun kita tahu bahwa kelompok kucing liar dapat hidup secara bersosial yang intim dengan makanan dan beberapa keperluan lain yang telah disediakan.
  • Pilihlah anak kucing yang dapat dengan mudah bersosialisasi.
  • Jika kamu mempertimbangkan untuk mengadopsi lebih dari satu, lebih baik mengadopsinya dari tempat yang sama.
  • Jika kamu memiliki anjing, apakah anjing kamu terbiasa hidup dengan kucing? Kalau anjing kamu sudah tua bisakah dia menghindar saat anak kucing mengganggunya?
  • Periksalah temperamen kucing lama anda dan lihat apakah dia mau menerima teman baru atau tidak.
  • Terkadang paling mudah memperkenalkan kucing dengan jenis kelamin berbeda.
  • Kucing tua akan sulit mengatasi anak kucing yang muda dan enerjik.

u3acY

Salam Kenal!

calico-250-250 kotak-250x250

Pastikan perkenalan anak kucing kamu yang baru berakhir menyenangkan dengan tips mudah berikut ini spesial dari Cattery.co.id !

Jadi pada akhirnya kamu mengikuti keinginan untuk mengadopsi kucing. Kamu mungkin boleh berpikir bahwa kucing tersebut sangat sempurna, tapi apakah hewan peliharaanmu yang sudah ada akan berpikir hal yang sama dengan kamu? Walaupun alasan mengadopsi hewan baru adalah untuk memberikan teman kepada hewan lama, mereka mungkin tidak menyambut kedatangan anggota baru dengan tangan terbuka.

Kesan pertama pada awal perkenalan sangatlah penting. Beberapa kucing akan menyambut baik kedatangan teman baru mereka, sementara beberapa lainnya akan menampakkan ekspresi tidak suka dalam setiap kesempatan, jadi apabila terjadi kesalahan pada proses perkenalan ini, maka akan sulit untuk memperbaikinya.

Penting juga untuk meyakinkan mereka bahwa mereka tidak perlu berebut untuk apapun, termasuk makanan, tempat tidur, minuman, litter box dan juga perhatian kamu. Sisi baiknya, anak-anak kucing lebih mudah berbaur karena mereka belum matang secara seksual dan terlihat tidak berbahaya.

Semua tahap perkenalan sebaiknya dilakukan di waktu dan suasana yang tenang, sehingga kucing-kucing kamu merasa nyaman. Gunakan wadah masing-masing saat makan agar tidak terjadi perselisihan. Setiap hari letakkan wadah makan mereka secara berdekatan.

49fe885a55526a378e275998f8776aa3

Bertemu dengan Anak-anak

Saat anak kucing sudah mantap dan bisa menerima kamu, sekarang saatnya memperkenalkannya kepada anak-anak kamu. Libatkan mereka dalam pengasuhan sehari hari seperti memberi makan dan melakukan perawatan, hal ini akan membuat anak kucing mengingat anak-anak kamu dengan peristiwa-peristiwa positif.

Ajarkan mereka bagaimana cara mengangkat dan memegang anak kucing dengan benar. Topang bagian bawah bokongnya dan mintalah mereka untuk menunggu sampai anak kucing tersebut menghampiri mereka dan mencari perhatian.

Jangan biarkan anak-anak dibawah usia 5 tahun sendirian dengan anak kucing tanpa pengawasan karena anak kucing mudah sekali merasa takut akan suara keras dan gerakan mendadak. Oleh karena itu butuh waktu bagi anak kucing untuk terbiasa dengan hal tersebut. Pastikan juga anak-anak kamu tidak menganggap anak kucing sebagai mainan. Anak-anak juga harus belajar untuk tidak mengganggu saat anak kucing sedang makan atau saat sedang menggunakan nampan kotoran.

827a7322b7025b4f97b96b1dafd7257a

Bertemu dengan Anjing

Walaupun menurut kepercayaan tidak bisa, tetapi anjing dan kucing bisa hidup bahagia bersama.

Juliette Jones, Manajer Kesejahteraan Kucing Wood Green mengatakan: “memperkenalkan seekor anak kucing baru kepada anjingmu harus perlahan dan ekstra hati-hati untuk menghindari malapetaka”. Sebagian anjing memiliki naluri memangsa yang sangat kuat dan tidak akan dapat hidup bersama dengan kucing.

“Yang terpenting jangan paksa mereka untuk hidup bersama. Jangan paksa mereka bertemu dengan cara membawakan anak kucing kepada anjing. Hal ini bukan hanya membuat anak kucing takut, tapi dia bisa juga menggigit atau mencakar kamu saat berusaha melarikan diri. Daripada kita yang memperkenalkan mereka, lebih baik biarkan mereka mengenali masing-masing. Anjing harus bisa menghindar saat anak-anak kucing mulai mengganggu, begitu juga dengan anak kucing, harus bisa melarikan diri dan sembunyi ke tempat dimana anjing tidak bisa meraihnya.

Tips-tips Oke

  • Perkenalan yang terbaik dilakukan di dalam ruangan. Anjing harus berada dalam keadaan aman saat diperkenalkan dengan anak kucing sampai kamu merasa yakin mereka nyaman bersama dan tidak bahaya bagi kucing.
  • Berikan hadiah kepada anjing karena tidak mengejar atau menggonggong kepada anak kucing. Mengajak anjing jalan-jalan sebelum perkenalan akan membuat proses perkenalan lebih mudah karena anjing dalam keadaan lelah.
  • Awasi setiap pertemuan anjing dengan anak kucing. Jangan pernah biarkan mereka dalam satu ruangan tanpa pengawasan. Letakkan pembatas diantara tempat anjing dan anak kucing jadi anak kucing bebas keluar masuk dan anjing tidak bisa mengikuti.
  • Waktu makan adalah waktu yang menyenangkan jadi gunakanlah waktu tersebut untuk memperbaiki hubungan diantara keduanya. Letakkan makanan anak kucing ditempat yang tidak bisa dijangkau anjing dan berikan juga cemilan kepada anjing.
  • Perlahan saat anak kucing sudah mulai terbiasa dengan anjing, kamu boleh mengijinkan mereka untuk lebih sering berinteraksi. Biarkan anjing mengendus anak kucing sebentar saja, lalu mintalah anjing untuk menyingkir dari anak kucing. Lakukan ini dengan aman untuk mencegah malapetaka mendadak dan pastikan kamu bisa setiap saat mengalihkan perhatian anjing dengan memberikan makanan enak.

157653954

Bertemu dengan kucing lain

Meskipun kamu mengira akan sangat mudah anak kucing yang baru langsung berbaur dengan kucing lama, tapi faktanya ini sangat jarang terjadi. Juliete mengatakan: “Pilihan terbaik adalah memberikan ruang terpisah untuk anak kucing yang baru, sementara biarkan kucing lama memiliki akses untuk menjelajah seluruh rumah kecuali ruangan khusus anak kucing. Dan biarkan mereka terbiasa dan merasa nyaman dengan lingkungannya. Menghabiskan waktu dengan anak kucing baru dan kucing lama secara adil sampai mereka merasa cukup. Salah satu dari mereka akan menyadari kehadiran yang lainnya melalui aromanya. Saat keduanya sudah mantap, aroma mereka akan bercampur. Ini melibatkan penukaran perlengkapan tidur atau mengelus kucing tanpa cuci tangan terlebih dahulu lalu mengelus kucing lainnya. Jangan menggosokan selimut ke salah satu kucing lalu menggosokan ke kucing lainnya karena hal ini dapat membuat mereka kaget berlebihan.

Kamu juga bisa mengijinkan kucing baru untuk menjelajah rumah saat kucing lama sedang diluar, jadi kucing baru akan terbiasa dengan suasana sebelum dipertemukan dengan kucing lama. Saat keduanya sudah bisa saling terima dan aromanya sudah berbaur, kamu bisa membuka pintu perlahan dan biarkan mereka bertemu. Saat keduanya berada dalam ruangan yang sama, cobalah untuk selalu alihkan perhatian mereka dengan makanan atau mainan.

Kucing-kucing itu akan menilai satu dengan lainnya melalui kontak mata dan bahasa tubuh. Ketika salah satu menjadi agresif letakkan bantal atau kain diantara keduanya. Jangan melerai saat mereka berkelahi karena kamu akan terlihat sebagai orang yang jahat dan kamu bisa dicakar. Akan butuh waktu bagi mereka untuk bisa saling menerima dan pada akhirnya mereka akan bisa saling menerima. Saat mereka terlihat baik-baik saja kamu bisa membiarkan mereka bertemu sebentar, lalu secara bertahap biarkanlah mereka bertemu untuk waktu yang lebih lama. Pisahkan mereka saat malam karena kamu tidak bisa mengawasi mereka seperti saat siang hari.

Jangan biarkan kucing-kucing saling berkejaran karena kalau hal itu terjadi akan sulit untuk dihentikan. Pastikan kamu memiliki banyak tempat yang aman untuk mereka sembunyi.

Oke, sekarang catlovers sudah siap dong mengenalkan kucing barunya ke segenap penduduk rumah 😉

(nes)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Perilaku Kucing

Mengapa Kucing Perlu Menandai Teritorialnya?

Kucing perlu menandai teritorialnya dengan berbagai macam alasan, tetapi tahukah catlovers jika kucing juga meninggalkan tanda mereka pada orang-orang yang mereka cintai. Mereka melakukan itu untuk menunjukkan kasih sayangnya pada

Perilaku Kucing

Kucing Stress dan Penanganannya

Stress. Ini adalah bagian yang selalu hadir dalam kehidupan manusia. Apakah itu terkait dengan pekerjaan, masalah kesehatan, masalah keluarga, atau masalah keuangan, ada begitu banyak cara bagi stress hadir ke dalam kehidupan kita.

Perilaku Kucing

6 Alasan Mengapa Kucing Suka Bersembunyi

Entah di lemari atau di bawah tempat tidur kita, satu hal yang pasti adalah kucing adalah hewan yang suka bersembunyi. Para perusahaan yang berfokus pada kucing juga telah mengetahui hal

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!