5 Alasan Kenapa Kita Harus Sering Mengelus si Kucing!
21/12/2015 13479 Views

5 Alasan Kenapa Kita Harus Sering Mengelus si Kucing!

Catlovers semuanya pasti senang sekali jika sudah memasuki waktu luang catlovers dan pulang kerumah bukan? Pastinya catlovers akan lebih senang lagi jika kedatangan catlovers kerumah juga disambut oleh si kucing. Memang, pada saat istirahat seperti itulah waktu yang paling pas untuk kita memiliki quality time dirumah untuk mengenal si kucing lebih dekat dengan merawatnya, memberinya makan, mengajaknya bermain dan terutama, mengelusnya. Dikala kita tidak memiliki kegiatan setelah selesai bekerja ataupun tidak ada jadwal untuk hang-out bersama kerabat atau rekan, sangat tidak ada salahnya memberikan perhatian seperti itu kepada si kucing. Ini juga merupakan komitmen kita sebagai pemelihara kucing agar kita terus memperhatikannya tidak cukup hanya dengan memberinya makanan dan juga mainan yang dapat ia mainkan sendiri, akan tetapi juga dengan interaksi yang kita lakukan olehnya. Bukankah aneh apabila kita memelihara seekor kucing akan tetapi kucing yang kita pelihara tidak mengenal kita lebih dekat? Lalu, pada artikel cattery.co.id kali ini, kami ingin menghimbau kepada catlovers perihal 5 alasan kenapa kita harus lebih sering mengelus si kucing karena hal tersebut meskipun terlihat ‘sepele’ akan tetapi merupakan sarana berinteraksi kita dengan si kucing yang terbaik. Jadi, ayo kita ulas semuanya!

1. Menunjukan rasa kasih sayang dan cinta kita kepada si kucing

research_cat_petting1029_SB_PHOTO1

Ya, kita semua tahu dan yakin bahwa kita pasti sangat menyayangi dan mencintai si kucing. akan tetapi, kita tidak akan pernah bisa membahasakan hal itu secara lisan mengingat bahasa lisan kita dan si kucing yang jelas berbeda. Sesayang dan secinta apapun kita kepada si kucing, kita tidak akan pernah tahu secara pasti apa yang diinginkan si kucing hanya dengan mendengar meongannya, begitu pula si kucing, ia tidak akan pernah mengerti secara pasti apa yang kita bicarakan kepada dirinya. Oleh sebab itu, pada saat lisan tidak dapat lagi menjadi jembatan interaksi, aksi-lah yang harus mewakili. Dengan mengelus si kucing, itu sangat berarti bahwa kita sebagai pemeliharanya benar-benar mencurahkan rasa kasih sayang dan cinta kita kepada si kucing loh catlovers! Jangan kira bahwa dengan mengelus si kucing itu akan mengganggu dirinya karena hal itu kembali lagi pada bagaimana cara kita mengelus si kucing. Ingatlah, meskipun kucing adalah hewan yang soliter, itu tidak berarti kucing merupakan hewan yang sangat tidak sensitif terhadap lingkungan sekitarnya, khususnya hal yang menyentuh tubuhnya.

Kucing kita yang soliter ini merupakan pribadi hewan yang sangat sensitif dan peka terhadap apa yang berada didekatnya. Mungkin pada saat kita mengelus si kucing, kita mengelusnya terlalu keras atau mungkin juga kita mengelusnya secara tiba-tiba disaat ia tidur sehingga pada akhirnya menjadi sebuah gangguan untuknya dan ia memberikan reflek gerakan yang juga secara tiba-tiba, entah dengan segera pergi menjauh dari kita atau bahkan mencakar.

calico-250-250 kotak-250x250

So, elusan dari kita kepada si kucing dapat menjadi sebuah interaksi kasih sayang dan cinta kita kepada si kucing apabila kita mengelus si kucing secara benar dan lembut. Tidak jarang pula pada saat si kucing kita elus, ia jugamembalas rasa kasih sayang dan cinta kita dengan mengeluskan kepalanya ke tubuh kita, menjilati tangan kita atau dengan mendengkur.

2. Mengelus dapat mengurangi rasa stress si kucing (dan juga kita tentunya!)

iStock_000005820805Small-LRG

Kita sebagai manusia mungkin sanagt merasa cemas, gelisah dan ragu pada saat terbelenggu stress yang datang. Stress pun dapat muncul karena beberapa faktor yang sangat kemelut dan krusial. Tapi ternyata sahabat kecil kita yang satu ini juga dapat mengalam stress sama halnya seperti kita. Bahkan seringkali karena stress yang ia alami, ia jadi tidak ingin makan, tidak merasa aman (bahkan disaat kita berada didekatnya), tidak ingin berada didekat kita, menjadi lebih agresif dan juga mengubah pola tidurnya. Lalu, dalam hal ini mengelus si kucing juga dapat menjadi solusi tercepat dan terbaik dalam mengurangi bahkan menghilangkan stressnya.

Tetapi yang lebih hebatnya lagi bahwa pada saat kita mengelus si kucing ternyata stress yang kita alami juga dapat berkurang! Mungkin kita berfikir bagaimana hal itu bisa terjadi, akan tetapi memang benar adanya. Ini merupakan kecenderungan dimana seseorang akan merasa lebih nyaman apabila ia bertemu atau berinteraksi langsung dengan hal yang ia sukai dan sayangi. Dalam hal ini, kucing merupakan hal yang kita sukai dan sayangi tersebut, sehingga banyak sekali penelitian yang menyatakan bahwasannya pemelihara binatang (khususnya para pemelihara kucing) memiliki tingkat stress yang jauh lebih rendah dibanding mereka yang tidak memelihara seekor binatang dirumahnya.

Kita bahkan juga telah tahu bahwa kucing juga dapat menjadi terapi untuk beberapa orang yang memiliki permasalahan psikis, dan karena stress merupakan salah satu permasalahan psikis, kucing dapat menjadi ‘dokter’ terbaik kita untuk menghilangkan stress. Sebuah studi juga telah menyatakan bahwasannya mengelus si kucing dapat mengurangi tingkat stress, kecemasan dan juga mengurangi tekanan darah yang berlebihan (tinggi, bagi penderita hipertensi).

3. Mendeteksi adanya kutu pada tubuh si kucing

Ya, kita semua tahu pastinya tiap hewan berbulu pasti sering terserang gatalnya kutu. Memang menjengkelkan ya catlovers jika terserang kutu, kita saja yang manusia tidak terelakkan dari binatang kecil yang satu ini. Dari kita, kutu pasti menyerang bagian kepala kita yang dipenuhi rambut. Nah, begitu pula si kucing. Karena ia termasuk jenis hewan yang berbulu, si kucing sangat tidak terelakkan dari serangan kutu. Jika catlovers sering melihat si kucing menggigiti bagian badannya, tidur seperti tidak tenang atau menggaruk bagian badannya dengan kaki belakangnya secara terus menerus, dapat diindikasikan bahwa si kucing terserang kutu. Kira-kira bagaimana ya cara agar kita mengetahui langsung keberadaan kutu-kutu yang selalu membuat badan si kucing kesayangan kita gatal?

Sering-seringlah mengelus si kucing! Karena sebenarnya dengan kita menyentuh dan menangani langsung si kucing, kita tahu secara langsung ataupun tidak apa yang sedang dirasakan olehnya. Sesekali disaat mengelus, terfokuslah pada bagian bulu-bulunya, apakah ada serangga hitam kecil yang berjalan dengan cepat di badan si kucing. Jika ada, itulah kutu yang harus kita basmi agar si kucing tidak lagi merasa terganggu disaat ia sedang tertidur ataupun bermain dengan kita. Jadi, sebenarnya dengan kita bisa terus mengelus si kucing, kita juga akan merasa familiar dengan bulu dan kulitnya sehingga kita bisa tahu apa saja yang terjadi dengan perkembangan kulit dan bulunya. Seperti kita tahu keberadaan kutu tadi, semakin cepat kita mengetahui keberadaan kutu pada tubuh si kucing, lebih cepat pula kita dapat menghilangkan kutu-kutu tadi dari tubuh si kucing sebelum terlambat dan menjadi lebih banyak!

4. Mendeteksi adanya luka pada tubuh si kucing

552e4e180423bdd7278b4568

Kita memiliki kucing (jantan ataupun betina) sama saja seperti memiliki anak laki-laki yang sangat pendiam dan tidak pernah terbuka untuk menceritakan apa yang sedang ataupun telah ia hadapi di luar. Beberapa dari catlovers pasti selalu memperbolehkan si kucing untuk bermain diluar rumah beberapa kali karena memang nyatanya ini bagus untuk tetap mengasah insting si kucing sebagaimana seharusnya ia pada alam liar. Tidak baik untuk kita terus mengeram si kucing untuk hanya bermain di dalam rumah, yang penting pada saat si kucing bermain di luar usahakan tetap ada yang mengawasinya.

Namun, tetap saja pada saat si kucing kembali dari luar rumah terkadang ia menjadi lebih pasif dari biasanya atau malah agresif. Disinilah posisi kita sebagai pemelihara harus lebih peka kepada sahabat kecil kita yang satu ini. Sepulangnya ia dari luar rumah, usahakan untuk mengelusnya, dari sini kita dapat mendeteksi adanya luka atau tidak pada badan si kucing yang mungkin berupa luka cakar, benjolan, kulit yang kering atau bentuk luka kulit lainnya. Hal ini pun tidak hanya didapatkan si kucing dari berkelahi, bisa saja dengan terkena ranting atau pecahan kaca ia juga dapat terluka. Jadi cegahlah penyakit kulit si kucing sebelum terlambat ya catlovers!

5. Mendeteksi luka dalam yang tidak terlihat

petting-my-cat-wallpaper-660x3301

Ya sama hal-nya seperti poin ke 4, akan tetapi mengelus disini jug sangat berguna untuk mendeteksi adanya bagian tubuh si kucing yang terkena luka dalam seperti lebam yang tidak terlihat, keseleo ataupun terkilir. Mungkin pada saat si kucing mulai berjalan pincang, kita dapat segera menyadari bahwa si kucing kakinya sedang terkilir ataupun terluka dan langsung membawanya ke dokter hewan. Akan tetapi terkadang si kucing dapat menyembunyikan rasa sakitnya karena ini merupakan sifat dasar si kucing yang tidak ingin terlihat lemah didepan mangsaannya (dan hal ini merupakan insting).

Cobalah untuk sering mengelus si kucing agar kita tahu apakah ada luka dalam si kucing yang tidak terlihat secara fisik, bermula-lah pada bagian kaki karena seringkali kucing terkilir akan tetapi ia tidak berjalan pincang, lalu pada saat si kucing menjadi lebih agresif sewaktu kita sentuh atau elus bagian kakinya, dapat diindikasikan ia sedang terkilir sehingga ia dapat langsung kita berikan penanganan yang tepat dengan kita bawa ke dokter hewan.

In brief…

cat-being-pet-istock-000007447282medium

Jadi catlovers, mulai sekarang cobalah untuk menjadi lebih dekat dengan si kucing terutama melalui interaksi terbaik yang dapat kita lakukan kepada si kucing yakni, mengelus. Dengan mengelus kita akan mengetahui lebih jelas keadaan apa yang sedang dilalui oleh si kucing, bagaimana kita harus memperlakukan si kucing dengan benar dan melakukan penanganan khusus ke dokter hewan apa bila sudah waktunya (lebih baik lagi jika rutin). Namun, jangan lupa. Ada beberapa bagian yang mungkin si kucing kurang suka untuk kita elus, contohnya adalah bagian perut. Itu merupakan bagian paling sensitif dari si kucing dan pada saat kita mencoba mengelusnya pasti ia akan merespon dengan sigap dengan mencakar atau menggigit. Si kucing pada saat itu merasa kita akan memperdaya dan melukainya dengan menyentuh perut yang merupakan bagian paling sensitif dari dirinya.

N.B

HowToPetACatTop“Panduan” mengelus si kucing, semoga berguna untuk calovers!

Mungkin bisa kita mengelus si kucing pada bagian perut, akan tetapi pada saat si kucing masih kecil. Karena cakaran dan gigitan kucing yang masih kecil tidak terasa menyakitkan, melainkan hanya terasa geli!

How to pet a cat by Jackson Galaxy:

(ibr)

Artikel ini disponsori oleh:
Plasa Emas Fancy Feast Advertise with us

You might also like

Cara Merawat Kucing

Cara Mengetahui Jenis Kelamin Anak Kucing

Beberapa catlovers pasti sudah bisa membedakan jenis kelamin jantan atau betina pada kucing. Namun bagaimana membedakan jenis kelamin kucing yang baru lahir? Catlovers yang sudah berpengalaman pun terkadang terkecoh ketika

Cara Merawat Kucing

9 Cara Mudah Merawat Kucing Persia Untuk Pemula

Kucing persia adalah salah satu kucing favorit bagi para pecinta kucing. Ketika memutuskan membawa kucing persia ke rumah, tentu harus di iringi dengan komitmen untuk merawatnya secara rutin setiap hari.

Cara Merawat Kucing

Kucing Akan Mengalami Obesitas jika Terlalu Disayang

Solusi untuk mengatasi obesitas adalah pemikiran yang kreatif. Ahli tingkah laku Jon Bowen menjelaskan semuanya. Para ahli fitness akan dengan senang hati memberitahu kamu bahwa obesitas disebabkan oleh terlalu banyak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!